Y O U T U B E

20170103_083555Clowi…..teriak niken tiba-tiba, dengan suara yang menggema keseluruh ruangan dan mencuri perhatian semua orang yang sedang berada dalam ruang tamu yang sangat luas itu, memecah keheningan atas  sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Ayah sedang asik ngobrol dengan ibu sedangkan  bang fery sibuk dengan project mixing lagu nya dan niken sendiri konsentrasi dengan segudang buku-buku yang setia menemaninya berselancar melalui jendela dunia itu.

Clowi….dari 3 jam yang lalu, kau sudah memutar lagu yang sama, kakak bosan mendengarnya, apa tidak ada lagu lain yang kamu tau selain itu ??? Kamu tau tidak….suara musik mu itu mengganggu konsentrasiku ” bentak niken sontak berdiri dengan kedua tangan bertumpu di pingganggya.

Ada apa sih ka ….” tegur ibu  tak kalah keras dengan suara niken, mungkin efek terkejut karena suara niken, sedangkan ayah  dan bang fery hanya membisu dan menatap tajam ke arah niken dengan segudang pertanyaan yang telah siap si lontarkannya, namun terhalang di bibir, takut kalau kalau niken bakal makin marah, karena ini  kali pertama niken begitu marahnya sama clowi,  adek kecil nya yang kini telah beranjak dewasa dan telah duduk di bangku kuliah semester 3.

Namun niken tak menjawab pertanyaan ibu, dia berlalu begitu saja masuk kamar dan membanting pintu dengan sangat keras.

Ada apa sih sayang ??? ” tanya ibu,  mencoba menenangkan clowi yang terlihat shock dan sangat ketakutan dengan kucuran air mata yang membasahi pipi mulusnya.

Yah begitulah clowi, cewek manja, cantik, pintar, imut dan kesayangan semua orang,  yang sangat sensitif dengan suara keras dan bentakan. Bisa-bisa dia menangis sampai esok hari jika di bentak, mungkin stok air matanya sangat banyak, hehehe…

Karena pertanyaan ibu juga tak kunjung mendapat jawaban, akhirnya ayah mendekat dan mencoba membujuk nya, putri kesayangan ayah,  ” seru ayah mencium lembut kepala clowi dan mendekat perlahan membawa clowi dalam pelukannya.

Putri kesayangan ayah kok bisa sesedih ini sih ? Diapain sama kaka ???

Kakak marah-marah karna clowi dengarin lagu dari youtube dengan lagu yang sama, ” seru clowi menjelaskan dengan masih terisak….

Anak ayah yang cantik, kata-kata ka Niken nggak usah dibawa ke hati yah, mungkin aja kakak kita itu lagi ada masalah di kuliahnya,  jadi sensitif, baru kali ini kan kakak semarah itu.

Setelah hampir setengah jam, akhirnya ayah berhasil  menenangkan clowi yang kini terlelap karena lelah menangis. Kini giliran ayah menenangkan niken dan menghampirinya di kamar.

Tok…tok…tok…niken sayang….boleh ayah masuk ??” Tanya ayah dengan sangat hati-hati ”

Masuk aja ayah, pintunya nggak di kunci ” seru niken menjawab dari dalam dengan masih nada kesal”.

Niken sayang…putri ayah yang paling baik…ayah tau kamu kesal, tapi kan bisa pelan ngomongnya sayang, kakak tau sendiri kan kalau clowi sangat sensitif dengan bentakan, bisa-bisa nangisnya sampai besok baru berhenti,  untung saja clowi sudah tertidur karena kelelahan menangis.

Coba deh kakak pikir….bukankah seharusnya kita senang karna clowi sudah menyukai kembali musik batak ???? Itu artinya clowi sudah melupakan sedikit trauma atas masa lalunya ???” Seru ayah menjelaskan dengan begitu lembut dan segera menyadarkan Niken dari kekesalannya. Dan kini Niken merasa bersalah.

Memang sih baru hari ini clowi kembali menyukai lagu batak setelah 2 tahun kepergian Fandy.

Clowi begitu benci dengan lagu batak, karena Fandy menemui ajalnya setelah selesai konser itu diakhiri di kota sibolga dengan sebuah tragedi kecelakaan. Clowi sangat benci lagu batak karena itu selalu mengingatkannya tentang kepergian fandy malam itu.

Fandy, seorang laki-laki tampan dan baik hati, yang telah menjalin kasih dengan clowi hampir 3 tahun. Clowi selalu dinyanyikan lagu batak saat mereka berduaan. Tentu saja, karena fandy adalah seorang artis batak.

Pertemuan yang tidak direncanakan sebelumnya, atau boleh dibilang itu pertemuan yang tidak disengaja, malam itu disaat kami pulang kamupung ke sibolga, dimana ada konser batak di lapangan bola pada malam pergantian tahun, dimana konser fandy dan kawan-kawannya berlangsung. Saat itulah clowi terpilih dari sekian banyak penonton untuk duet bersama fandy di panggung, awalnya sih clowi bersikeras menolaknya, namun berkat bujukan ku dan bang Fery, akhirnya Clowi pun naik panggung dan berduet dengan fandy. Perpaduan suara yang manis menurutku, karena adek kecilku punya suara yang begitu merdu, hanya saja dia itu orangnya pemalu.

Sejak malam itu lah hubungan fandy dan clowi dimulai, mereka terlihat sangat bahagia dan kerap menghabiskan waktu bersama setelah kembali ke jakarta, awalnya hanya teman biasa hingga kini jadi pacaran beneran. Oh my God adek kecilku sudah pacaran bahkan sebelum kakanya. Tapi tidak apa-apa, yang terpenting adalah kebahagiaanya.  Hingga tak terasa hubungan mereka pun memasuki tahun ketiga, namun takdir berkata lain, tragedi malam itu menghancurkan semuanya. Dan untuk pertama kalinya clowi membenci musik batak seiring kepergian fandy.

Tapi untuk pertama kalinya juga setelah tragedi malam itu clowi kembali menyukai musik batak yang ditontonnya di youtube, tapi kenapa saya malah menghancurkannya ??? Oh …tidak…tidak…Niken….ini tidak baik…” bisik niken dengan sangat kesal pada dirinya sendiri “.

Kakak….seru ayah menyadarkan Niken dari kenangan itu…

I..ia ayah…nanti Niken akan minta maaf sama clowi ” seru Niken dengan nada suara sedikit kecewa “.

Terimakasih sayangku, sudah mau mengerti ” seru ayah membawa Niken dalam pelukannya dan berlalu keluar dari kamar niken “.

*****

Dengan perlahan niken menyusup masuk ke kamar clowi, dengan penuh penyesalan, Niken mencium lembut pipi adek kecilnya itu. ” maafin kakak yah sayang….kakak nggak bermaksud buat kamu sedih…” bisik niken  mencium lembut pipi mulus adek kecilnya itu, yang tertidur pulas…

Adek kecilnya itu memang kesayangan semua orang, bagaimana tidak ???? Dia itu sangat manis, pintar dan baik hati, dia juga pemaaf.

keesokan paginya Niken mencoba meminta maaf ke clowi, dan niken pun berhasil.

Pagi adek ku…”sapa niken membangunkan clowi dari tidur nyenyaknya “.

Pagi kakak…”seru clowi menjawab, sepertinya dia telah melupakan kejadian tadi malam “.

Maafin kakak yah sayang, kakak nggak bermaksudnya begitu…”rengek ka Niken…

Ia kakak…nggak apa-apa…” seru clowi beranjak dari tempat tidur “.

Tapi sebabagai permintaan maaf kakak, hari ini apapun yang clowi minta, akan kakak turuti…

Serius ???” Tanya clowi memastikan “.

Tentu saja….” seru Niken mantap…”

Traktir  makan mie gomak yah ka…” pinta clowi manja “.

Tapi dimana kita bisa menemukan mie gomak ??? Minta ibu saja yang masak…” seru niken menyarankan “.

Di restoran Fandy….” jawab clowi datar….”

Entah kenapa kata-kata itu keluar begitu saja, mengingatkannya kembali pada kenangan masa lalu indah mereka.

Baiklah kalau begitu …” seru Niken…ikut masuk dalam mobil setelah pamit dari ayah dan ibu juga bang Fery “.

Memang mie gomak nggak dijual umum di direstoran itu, itu disajikan hanya untuk fandy dan clowi tiap datang ke restoran ini, kini restoran itu di kelola oleh ayah dan ibu nya fandy.

Kenangan itu yang semakin menguatkan niat clowi untuk datang kembali kesana, rasa rindu yang tak dapat dibendungnya, rindu akan nyanyiannya, senyuman manisnya, suaranya, pelukannya ahhh….Tuhan, sungguh aku merindukannya ” bisik clowi dalam hatinya dan berusaha untuk tidak menangis lagi tiap kali mengingat Fandy, sesungguhnya Fandy masih hidup dalam hatinya,

Tapi tak satupun yang berubah dari restoran ini, bisik Clowi memandang kesekeliling cafe begitu melangkah masuk, Foto mereka berdua, fandi dan clowi masih terpajang manis  di belakang meja reseptionis, yups…bahkan siapun yang melihat foto itu akan terkagum-kagum karena itu sungguh manis,

Clowi menatapnya begitu lama, sepertinya dia memutar kembali kenangan manisnya bersama fandy lewat foto itu, hingga tak terasa air matanya jatuh membasahi pipinya…”.

Clowi…sayang….” seru tante cindy menghampiri clowi yang sedang asik memandangi foto dirinya bersama Fandy  dan segera wanita itu memeluknya dengan begitu erat, begitu juga om Muji  ikut memeluk clowi…” sudah nang….clowi jangan sedih lagi yah…bujuk tante cindy  menghapus air mata clowi.

Diletakin mana bu makanannya ” tanya seorang waitress itu dengan makanan di kedua tangannya ”

Letakin di meja paling pojok itu yah mbak, ” pinta tante cindy mengancungkan tangan ke arah meja yang dimaksudkan, meja dengan pemandangan langsung ke kolam ikan dengan air mancur kecil di tengah-tengahnya, meja tempat dimana fandy dan clowi selalu duduk bersama jika datang ke cafe.

Mie gomak ??? ” seru clowi begitu mendekat ke meja yang berisi penuh makanan itu.

Ia…itu mie gomak !!!! Bagaimana tante tau ????

Fandy yang pesan ke tante, untuk selalu menyiapkan makanan itu saat clowi berkunjung kesini ” itu permintaan terakhir fandy…”

Air mata clowi kembali tumpah…..

Udah sayang….nggak usah di tangisi lagi, fandy sudah tenang di alam sana ” seru tante cindy mencoba menghibur “.

Kalau sedih terus ? Kapan kita akan menikmati mie gomak yang sangat lezat ini ??? Sungguh perut om sudah keroncongan…” seru om muji bercanda dan mengalihkan perhatian clowi “.

Ini lah salah satu alasan clowi tidak bisa move on dari fandy…yups….itu dia,  kebaikan tante cindy dan om muji yang memperlakukan clowi seperti putri mereka sendiri.

Huffff….

Sungguh waktu begitu cepat berlalu kala ngobrol bersama om dan tante, tapi bagaimanapun clowi harus pulang, karena malam telah beranjak larut…

Terimakasih yah  tante…om….” seru clowi pamit sembari memeluk tante cindy dan om muji bergantian.

Terimakasih atas semuanya ” ujarnya lagi berlalu pergi meninggalkan resto “.

***

Walaupun pernah diomelin kak niken karena memutar lagu yang sama selama 3 jam, namun semua itu tidak membuat clowi kapok, untung ayah telah memberikan pengertian kepada Niken.

Apa sih yang membuat clowi suka lagu itu ? Coba kakak lihat ” seru Niken mengarahkan laptop putih itu kearahnya “.

Hmmmm…menurut kakak sih biasa saja,  ” seru niken mengomentari penampilan penyanyi di video itu sembari terus mencari kelebihan dari penyanyi itu sehingga bisa menarik perhatian adik kecilnya.

Vocalisnya sih biasa aja kak, nggak ganteng-ganteng amat ” seru clowi ikut mengomentari “. Tapi entah kenapa, setiap kali melihatnya dan mendengarnya bernyanyi, aq merasakan kehadiran fandy, dia mirip banget sama fandy, apalagi saat dia menyanyikan lirik ” paboa ma tu au…paboa ma tua…” itu keren parah ” seru clowi antusias.

Ok, sekarang kakak bisa paham, tapi apa clowi sudah mencari tau tentang penyanyi nya ??? ” tanya ka niken menatap lembut  adik kecilnya itu yang masih tetap fokus ke video tadi.

Belom sih ka…” jawab clowi datar dengan tetap menatap ke laptop putih itu ”

Tapi kenapa ? ” tanya niken geram melihat adik kecilnya yang hanya ingin menikmati musiknya tanpa tau latar belakang penyanyi itu.

Aq hanya tidak ingin dia bernasib sama nanti dengan fandy ka….

Tapi itu tidak sama clowi, tapi kalau itu yang terbaik menurut clowi, ok kakak setuju ” ujar niken pasrah “.

***

Februari, bulan cinta, bulan dimana clowi dilahirkan ke dunia, tapi entah kenapa, kali ini ada yang berbeda, semua orang acuh akan hal itu, seakan tak ada yang mengingat akan ulang tahunnya. Bahkan pada jam 12.00 pun tak ada surprize, hingga pagi beranjak sore hal yang diharapkan pun tak kunjung  terjadi juga, kecuali sms singkat dari ayah yang mengajakku makan malam di hardrock cafe.

Baiklah, fix tidak ada hadiah ” bujuk clowi dalam hati nya.

Melangkah meninggalkan rumah menuju tempat yang dipilihkan ayah, dengan mengenakan gaun hijau tosca dan sepatu senada serta rambut hitam  panjangnya yang di biarkan terurai bebas.

Tapi ada sesuatu yang aneh, cafe sepi. Tidak ada ayah, ibu , kak niken dan bang fery.

Hufff …kebiasaan buruk nih datang telat tiap kali janjian ” gumam clowi dalam hatinya dan melangkah masuk ke dalam cafe,

Tapi apa yang terjadi ???

Tiba-tiba lampu mati…

Paboa ma tuau….paboa ma tuau… ” lantunan lagu favorit clowi di perdengarkan diikuti lampu menyala yang membuat clowi begitu kaget, ternyata semua orang yang disayangi nya ada disana, termasuk juga penyanyi yang selalu di kaguminya itu lewat youtube.

Happy birthday clowi…” teriak mereka serentak ”

Namun seperti biasa, clowi tak kuasa menahan tangis bahagianya, atas kehadiran semua yang disayanginya disana, termasuk juga om muji dan tante cindy.

Kenalin, ini Marko, adik fandy ” seru tante cindy memecah kebingungannya.

Hai clowi…happy birthday…” seru laki-laki itu mengulurkan tangannya ”

Tapi kok bisa ?? ” tanya clowi dengan masih bingung “.

Tiup  dulu lilinnya, nanti saya akan jelaskan semuanya ” pinta Marko mendekatkan kue tart berhiaskan lilin warna warni itu ke hadapan clowi.

Tapi fandy tidak pernah cerita kalau dia punya adik seganteng kamu ? ” goda clowi memecah keheningan diantara mereka ”

Dia sengaja tak menceritakannya, karna dia tau waktu tidak banyak. Tapi tentang clowi, dia ceritakan semuanya kepada ku.

Tapi kenapa ???

Karena dia mengidap kanker otak stadium 4…

Tapi dia kan meninggal bukan karena penyakit itu, tapi karena kecelakaan ” teriak clowi protes “.

Kecelakaan itu hanya lah sebuah pengalihan supaya kamu tak terlalu sedih kehilangan dia, tapi pada kenyataannya kamu begitu terpukul akan kehilangan fandy, itu diluar dugaan kami.

Fandy sudah memikirkan semua itu, dan dia menitipkan ini untuk kamu sebelum dia meninggal ” seru Marko menjelaskan dan menyodorkan sebuah kotak berukuran sedang dengan pita merah itu ke tangan clowi”.

 

Happy birthday sayang ku…

Wah….kamu pasti makin cantik dan dewasa sekarang…

Kamu masih ingat nggak dengan janji kita ???

tapi maaf yah sayang, aq tak bisa menemani kamu ke tempat itu.

Sebagai gantiku, ada marko yang akan menemani kamu kesana.

Semua yang diperlukan sudah ada di kotak ini yah sayang…

Selamat bersenang-senang…

I love you….

 

Begitulah isi surat yang ada di kotak itu, lengkap dengan passport, tiket, dan uang.

Air mata clowi kembali tumpah, dia tidak menyangka candaannya ditanggapi serius oleh fandy, waktu itu fandy pernah bertanya tentang hadiah yang di inginkannya di ulang tahun yang ke 20.

Sontak clowi menjawab ” jalan-jalan ke jepang “.

Tapi apa gunanya lagi jika itu tanpa mu ? ” bisik clowi dalam hatinya ”

Tapi jika ini memang mau mu, aq akan pergi, tapi bukan dengan marko. Biarlah aq pergi bersama bayangan mu…” bisik clowi lagi.

****

Dan benar saja, clowi nekad pergi sendiri tanpa marko.

Namun marko tetap mengikutinya secara diam-diam, karena itu adalah amanah dari almarhum  abangnya.

Namun terlepas dari fandi, sebenarnya clowi sudah sejak pertama menaruh simpati pada laki-laki berambut gondrong dan bertubuh atletis itu, entah karena mirip sama fandy ??? “Yang pasti clowi sendiri belum bisa memastikan perasaannya ”

Clowi….

Kamu kenapa sih keras kepala banget ” tegur marko ”

kamu mau nyasar lagi kayak kemari ??? ” tanya marko lagi mastikan dengan perasaan kwatir”.

kamu belum tau tempat ini, sudahlah ikut aq aja…” bujuk marko”

Aq janji akan membawamu kemanapun kamu ingin pergi ” seru marko lagi ”

Akhirnya clowi luluh juga dan mau ikut bersama marko ” lebih tepat nya jadi tour guide sementara khusus untuk clowi , karena jepang sudah merupakan rumah kedua untuk marko, karena dia kuliah di negara itu.

Tak terasa seminggu berlalu mereka bersama menikmati indahnya negri sakura itu, hingga melahirkan rasa nyaman yang bertumbuh di hati kedua nya.

Namun  di malam terakhir sebelum balik keindonesia, clowi membeku terbujur kaku dalam kedinginan, membuat marko panik bukan main. Selimut, baju hangat tidak mempan untuk menghangatkan tubuhnya, sehingha tidak ada pilihan lain kecuali menghangatkan tubuh clowi dengan suhu tubuhnya dengan cara memeluknya dan membawanya dalam dekapannya  dengan balutan selimut tebal, dan ternyata itu berhasil, berangsur-angsur suhu tubuh clowi meningkat hingga membuat keduanya tertidur pulas hingga keesokan hari nya.

Marko ….” teriak clowi begitu melihat laki-laki itu tidur  di sampingnya ”

Clowi, kamu sudah bangun ? Gimana keadaan kamu? Apa sudah baikan ? ” tanya marko begitu antusias dan bergegas bangun dari tempat tidur.

Memangnya saya kenapa ? Baik-baik aja tuh…

Kamu sendiri kenapa ikut tidur di ranjang ??? ” tanya clowi menjauh ”

Syukur lah klo kamu baik-baik saja, soalnya tadi malam itu suhu tubuh kamu benar- benar dingin dan itu membuatku panik, aq minta maaf yah soalnya tak ijin untuk memelukmu, karena tak ada pilihan lain lagi, karena selimut pun tak mempan untuk menghangatkan tubuhmu.

Serius ???

Terimakasih ya, kamu baik banget, seru clowi memeluk tubuh marko dengan sangat erat, membuat marko begitu bahagia dan terharu.

Sungguh reaksi clowi di luar dugaannya, dia berfikir bahwa clowi akan menamparnya karena telah memeluknya tanpa ijin.

Bang fandy benar, clowi adalah gadis yang sangat baik ” bisik marko dalam hatinya”

Clowi adalah gadis yang tau terimakasih, gadis yang lembut dan periang, serta rendah hati.

Tak sadar semua pujian itu keluar begitu saja dari dalam hatinya.

Apakah dia mencintai gadis cantik itu ? Yang tidak lain adalah pacar abang nya sendiri?

Marko bingung harus bagaimana sekarang, rasa cinta yang bergejolak di dalam dadanya membuatnya terlihat kaku dan canggung, tak seperti biasanya. Jantungnya berdegug kencang tiap kali berada di samping clowi, bibir nya kaku, seakan enggan mengeluarkan kata-kata, kecuali tetap menatap mesra clowi.

Setidaknya hanya itu yang bisa dilakukannya saat ini.

Apa aku salah mencintai pacar abang ku sendiri ” bisiknya dalam hati penuh dilema ”

Hei…marko….” teriak clowi menyadarkannya dari lamunan indah itu “.

ada apa sih ? Apa ada yang salah ? ” tanya clowi bingung ”

Nggak ada apa-apa sih, hanya kagum aja. Beruntung bangat yah fandy punya pacar sebaik dan secantik kamu ” jawab marko sedikit memberanikan diri “.

Oh soal itu, sebenarnya sih bukan fandy yang beruntung, tapi aku.

Aq sangat beruntung punya pacar sebaik fandy.

Nanti juga kamu akan bertemu dengan cewek yang baik, percayalah ” seru clowi sembari sibuk merapikan barang – barang yang akan di bawanya pulang ke indonesia “.

Tapi cewek itu adalah kamu clowi ” bisik marko dalam hati nya”

Marko hanya bisa mengaguminya dari jauh, setidaknya itu yang bisa di lakukannya saat ini.

Apa boleh saya bertanya sesuatu ? ” tanya marko dengan sangat hati-hati “.

Boleh ” jawab clowi singkat ”

Apa kamu masih cinta sama fandy ?

Ia…

Tapi kenapa ? Fandy kan sudah tiada…

Yah, kamu benar sekali, fandy memang sudah tiada, tapi dia tetap hidup dalam hati ku.

Sampai kapan ?

Sampai aku mati…

Apa itu artinya kamu akan tetap hidup sendiri ??

Tentu saja tidak, hidup ini harus berjalan terus marko, bukan berarti saya harus jadi perawan tua kan ???

Terus kenapa kamu belum punya pacar ?

Karena aku belum menemukan orang yang tepat seperti fandy

Tapi kenapa kamu tiba-tiba tanya seperti itu ?

Nggak ada apa-apa, cuma mau tanya saja…

Yakin cuma tanya ? ” seru clowi memastikan”

Sebenarnya sih tidak, kalau aku boleh jujur, aku telah jatuh cinta sama kamu bahkan sejak pertama fandy menunjukkan foto mu ke pada ku, dan dengan bangga memiliki pacar seperti mu, sungguh aq iri sama bang fandy.

Terus…sekarang kamu cinta sama aq ? Itu maksudnya ? ” tanya clowi tanpa basa-basi ”

Ia…” jawab marko mantap”

Aq juga suka sama kamu” seru clowi datar ”

Benarkah ???

Yup, itu benar sekali ” tapi bukan berarti cinta loh ya…” seru clowi lagi menegaskan ”

Tapi jika marko tidak keberatan, aq ingin mendengar kamu menyanyikan lagu itu lagi secara live, bisa ? ???

Tentu saja, asal itu bisa membuat clowi senang ” seru marko dengan senyum penuh cinta “. Memang… dia saat ini belum bisa meluluhkan hati gadis cantik itu, tapi paling tidak dia sudah berhasil menarik perhatian clowi lewat lagu nya. Itu membuat marko semakin bersemangat latihan untuk menampilkan yang terbaik.

****

Kini 2 bulan telah berlalu semenjak kepulangan mereka dari jepang.

Clowi sibuk dengan aktifitasnya dan begitu juga dengan marko.

Rasa suka yang pernah di lontarkan clowi sepertinya hanya omong kosong, buktinya saja clowi tak pernah merespon bbm ataupun telp dari marko.

Itu membuat marko semakin dilema, dia tak bisa membujuk hati nya untuk berhenti mencintai clowi. Semakin dia ingin melupakan clowi, semakin rindu itu menggebu dalam dadanya.

Clowi memang bukanlah gadis gampangan, dia termasuk orang yang sulit untuk jatuh cinta.

Apa itu artinya clowi tak mencintainya ???

Tidak…tidak…tidak…itu tidak benar ” bujuk marko dalam hati ya ”

Marko meminta dukungan dan restu dari ayah dan ibu clowi, begitu juga niken dan bang  fery.

Dan mereka semua mendukungnya.

Hi…clowi…adek ku yang paling cantik ” sapa bang fery mendekat dan memeluk clowi yang sedang berada di balkon atas.

Hi … bang fery sama kak niken mau kemana ? Kok sudah rapi begitu ? “Tanya clowi begitu melihat mereka mendekat”

Kita mau ke cafe, tapi clowi juga harus ikut yah ” bujuk bang fery ”

Aq nggak mau ikut ah, lagi malas….” seru clowi masuk ke dalam kamar nya ”

Ayolah adek ku ….” bujuk bang fandy setengah memohon “.

Dan seperti biasa, clowi luluh…

Baiklah…” seru clowi dengan sangat terpaksa, dan berjalanenuju kamar meninggalkan bang fery dan kak niken di balkon.

Tak selang berapa lama, akhirnya clowi muncul dengan gaun denim biru yang membuatnya terlihat cantik…

Ayo berangkat…” seru clowi mengajak bang fandy dan kak niken turun ke lantai bawah, tapi pada kenyataannya bukan hanya mereka saja yang ikut, ayah dan ibu juga ikutan.

Ayah sama ibu juga ikutan ??? Kok bisa ?? Sebenarnya ada acara apa sih ?? ” tanya clowi bingung “.

Hmmmm….maksudnya ayah sama ibu nggak boleh hangout lagi, gitu ??? Sudah tua gitu maksudnya ???

Bukan…bukan…bukan, bukan begitu maksudnya ayah ” seru clowi mencoba membujuk ayah yang pura-pura memasang muka kecewa.

Baiklah,kalau begitu kita pergi bersama ” ajak clowi melangkah menuju mobil, walau dalam hatinya masih menyimpan sejuta tanya “.

Sekitar 30 menit perjalanan, akhirnya mereka tiba di depan sebuah cafe yang belum pernah di kunjungi clowi sebelumnya.

Lewat sini pak, ” seru salah satu petugas keamanan memuntun mereka ke salah satu meja yang mengarah ke panggung yang tak terlalu besar itu “.

Apa ada penyanyi yang bagus hari ini ? ” bisiknya bertanya ke bang fery, yang duduk persis di sampingnya “.

Itu loh dek, band kesukaan kamu…

Siapa ???

Tuh orangnya ” seru bang fery mengarahkan pandangannya ke panghung kecil itu dan mendapati band nya untuk bernyanyi “.

 

Selamat malam semuanya…

Lagu ini khusus saya persembahkan untuk seseorang yang sangat istimewa dalam hidup saya, dia gadis yang sederhana, parasnya cantik, baik hati, senyumnya begitu manis, dan periang.

Clowi…lagu ini untuk mu ”

 

Cieeeee….so sweet banget…..” goda bang fery ”

Hmmmm….ternyata dia memepati janjinya untuk menyanyikan lagu itu secara live, dan clowi sangat senang untuk itu.

Dan seperti biasa, clowi tak mampu untuk menolak pria gondrong itu yang memintanya menjadi pacarnya bahkan calon istrinya katanya…

Hei….clowi itu masih kecil, belum bisa menikah ” bentak bang fery pura-pura marah ” diikuti cuitan dan tawa seluruh ruangan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Handphone

harga-samsung-galaxy-s6Setahun telah berlalu setelah kehilangan HP kesayangan ku di bandara waktu pulang kampung, namun entah kenapa aq selalu punya harapan kalau HP itu akan kembali lagi ketanganku.

Hmmmm….apa itu mungkin ??? Entahlah…..

Yang jelas kejadian itu membuatku kapok untuk naik Lion Air, sungguh sangat membekas dihati. Semua data rahasia perusahaan yang berupa pasword berbagai account resmi perusahaan tempat dimana aq bekerja ada di dalam HP itu, dan aq sangat takut kalau itu sampai bocor….

Tapi mau bagaimana lagi ????

Woi…..” seru bang Kiki  menyadarkanku dari kenangan HP itu…

Ya….” jawabku datar tanpa menoleh….”

Ada apa sih dek ???? Jangan bilang kalau kezia masih kepikiran tentang HP kamu yang hilang dibandara ” seru bang Kiki menebak…”

Yah….jawabku singkat…

Oh my God…..kezia….abang kan udah beliin kamu HP yang lebih bagus…kenapa masih memikirkan itu lagi sih ??? ” protes bang Kiki geram…”

Ia…aq tau bang…tapi bagaimana kalau data di dalamnya bocor ke pencuri itu…

Kezia…..” tegur bang kiki dengan tatapan nya yang sangat tajam “.

Ia…ia…nggak lagi kepikiran itu, kezia janji…” seru ku meyakinkan bang kiki, walau sebenarnya aq masih tetap memikirkan nya “.

Nah gitu dong…itu namanya baru adek ku yang paling cantik ” puji bang kiki sembari menyodorkan amplop putih ke tangan ku.

Apa ini ??? ” tanya ku heran…

Itu print out tiket kita sabtu nanti pulang kampung….

Waw….kita naik garuda bang ??? ” tanyaku begitu mengeluarkan tiket dari dalam amplop.

Ia…” jawab bang Kiki cuek “.

Terimakasih abang ku yang paling ganteng sedunia….” seruku memuji bang kiki dan mencium pipi nya yang sedikit berbulu itu “.

Bang kiki…adalah abang ku satu satunya, dan aq adek satu-satunya juga, itu artinya kami hanya 2 bersaudara.

Dia salah satu laki-laki kesayangan ku setelah ayah….

Hmmmm….dia sangat manis, selalu memperlakukanku lembut tapi tegas seperti saran ayah…supaya aq tidak manja

Sebenarnya bang kiki punya usaha di medan, tapi karena aq ngotot ingin kuliah dan sambil kerja di jakarta, bang Kiki pun ikut hijrah kejakarta dan membangun cabang usahanya di jakarta juga dan membeli rumah di depok dekat kampus ku.

Sebuah pengorbanan yang tak mudah menurut ku…

Tapi mau bagaimana lagi ??? Bang kiki selalu kalah tiap kali berdebat dengan ku..karna aq keras kepala, apa yang sudah kuputuskan tidak bisa di ubah siapapun. Dan bang Kiki tau banget soal itu, makanya tanpa pikir panjang dia langsung ikut hijrah ke jakarta.

Tapi selama ini bang kiki belum punya pacar, dia selalu jalan bareng denganku kala belanja, hangout ataupun sekedar picnic ke tempat wisata. hhhmmmm apa tidak ada wanita yang suka dengannya ???

Tidak mungkin ???

Sebagai adeknya saja aq terpesona dengan kebaikan dan kegantengannya, apalagi dengan wanita lain ??? ” tanyaku dalam hati…”

Hei….ada apa sih kalian berdua asik banget ngobrolnya, sampai nggak sadar kalau aq datang ” seru bang Andre ikut bergabung duduk di sofa ruang tamu, dia teman sekaligus orang kepercayaan bang kiki di perusahaannya,

Dia sudah seperti abang juga untukku, sama seperti bang Kiki.

Bang kiki punya pacar tidak ” tanyaku berbisik , supaya tidak kedengaran bang kiki .

Nggak punya …

Bagaimana bisa ???

Sebenarnya sih banyak yang suka sama dia, tapi dia aja yang nggak mau, karena dia terlalu mengkwatirkan mu.

Kok bisa ???

Yah…bisa aja…kiki pikir kalau dia sudah punya pacar nanti, dia takut tidak punya waktu lagi memperhatikanmu.

Oh…gitu…” jawabku singkat ”

Hei…kalian berdua ngomongin saya ???” Tanya bang kiki mengagetkan ku ”

Nggak bang…” jawabku singkat…”

Ngomong-ngomong kalian mau pulang kampung ??? ” tanya bang Andre begitu memperhatikan kertas yang ada di tangan ku ”

Ia…” jawab ku singkat “.

Kenapa nggak ngajak -ngajak ? Aq juga kan mau ikut pulang kampung…” seru bang Andre protes “.

Pulang kampung kemana ? loe kan nggak punya kampung ” tanya bang Kiki mengerutkan keningnya.

Maksudnya pulang kampung ke kampung kalian juga…” jawab bang andre pelan, karena takut tidak di ijinin bang Kiki untuk ikut “.

Ide bagus tuh…jadi loe juga bisa ikut jagain kezia nanti di bandara supaya tidak kabur-kaburan ” seru Bang kiki melirik ke arah ku “.

Bang kiki….tegurku tegas…

Asik….seru bang Andre girang …

****

sabtu yang di tunggu-tunggu pun datang…7

Kiki…kezia….” teriak bang andre dari depan pintu, ” sepertinya dia tidak sabaran lagi ingin ikut cepat-cepat pulang kampung “.

Ia…ia…” seruku melangkah keluar bersama bang Kiki dengan tas ransel masing-masing berukuran sedang  yang menempel di punggung .

Huah…..akhirnya nyampe juga di kampung halaman setelah perjalanan 2.5 jam di udara, hmmmm membosankan ” gumam ku dalam hati “.

Tapi minum kopi sepertinya enak nih…” bisikku lagi dalam hati, melangkah menuju starbuck hingga aku pun lupa untuk pamit terlebih dahulu ke bang Kiki. ”

Mba, coffee expresso panas 1 yah…” pintaku ke salah satu pegawai yang berdiri di belakang meja kasir itu dan segera berlalu menuju salah satu meja setelah membayar tagihannya.

Hei…boleh saya ikut duduk…” seru seorang lelaki menatap ku “.

Lelaki bertubuh tegap dengan seragam pilotnya…

Ok…silahkan ” seruku cuek dan menyeruput kopi panas itu…hmmmm…nikmat…rasa lelah terbayar sudah….

By the way, apa kamu kenal dengan Hp ini ??? ” tanya nya menyodorkan sebuah HP samsung putih itu tepat di hadapan ku…

What ????? ” ini kan hp ku yang hilang??? Bagaimana bisa sama kamu ??? ” tanyaku tanpa basa-basi “. Kamu yang curi ya…???? ” tanyaku langsung menuduh…

Bukan aku….tapi salah satu kru bagasi menjualnya pada ku, katanya dia lagi butuh duit,

Kenapa kamu mau membelinya ? Ini kan barang curian ??? Itu artinya kamu juga mendukungnya mencuri ” seruku mengomel …”

Ia, gue tau sih itu salah…..tapi saat itu dia terpaksa melakukan itu karena anaknya di rawat di rumah sakit…” seru laki-laki itu membela diri “.

Sebenarnya bukan itu saja alasannya…alasan utama saya membeli Hp itu karena aq melihat ada foto Kiki disana berdua sama kamu.

Kamu kenal dengan bang kiki ???

Yah…kenal…Kiki itu satu sekolah dengan ku waktu SMA, bagaimana aku bisa lupa ???

Oh ia…??? ” tanyaku tak percaya…

Emang kamu siapanya kiki ?

Aq adeknya kiki…..

Akhirnya omborolan kami makin asik aja, sedangkan di tempat lain bang kiki kelimpungan mencari ku dan akhirnya menemukanku di starbuck itu.

Dre….kezia mana ??? ” tanya bang andre begitu sadar ku tak berada di sampingnya lagi…”

Lah…gue juga nggak tau, tadi kan sama loe…gue baru dari toilet bro…jawab andre.

Loe gimana sih ??? Loe gue ijinin ikut kan buat jagain kezia… bentak bang Kiki marah dan panik…sementara dia harus memikirkan jawaban untuk ayah yang telpon saat itu…

Hallo ayah….

Sudah sampai dimana nak ? Apa perlu ayah jemput ??? Atau Apa ayah suruh supir jemput ???

Nggak perlu ayah…biar kami naik taxi aja…

Tapi kok ayah tidak dengar suara kezia ??? Dimana adek mu ?

Mmm…mmm…kezia….kezia…

Nak…ada apa ? Kezia mana ??? ” tanya ayah lagi mastikan …

Mmmm…kezia lagi beli kopi ayah…seru bang Kiki memberi jawab dan tersadar seketika…

Kenapa aq nggak kepikiran dari tadi sih ??? Oh my God…kezia kan paling senang minum kopi….Bodoh…bodoh…bodoh… seru bang kiki kezal menepuk jidatnya.

Ki…apa kezia sudah ketemu ? ” tanya bang andre menghampiri…

Loe sudah cari di starbuck belum ? ” tanya bang Kiki …

Belum…

Ihhhhsssss….ayo….pasti kezia ada disitu seru bang kiki mengajak bang andre.

Nah..itu dia…” seru bang andre menunjuk ke arah kami “.

Dia sama siapa tuh ???

Mana gue tau…” seru bang andre mempercepat langkahnya memasuki kedai kopi itu namun belum bisa mengalahkan panjang langkah bang kiki.

Kezia…. harus nya kan pamit ke abang klo mau beli kopi ” seru bang andre memelukku dengan begitu erat..

Ia…sory..abang ku yang ganteng dan baik hati…sahut ku membalas pelukannya.

Andi ???? ” tanya bang kiki kaget begitu melepaskan pelukannya dariku dan menoleh ke arah laki-laki yang bersama ku tadi.

Hei….kiki…long time no see….” seru Andi sontak memeluk bang kiki..”

Keren banget loe…wah…jadi juga yah cita-cita loe…” puji bang Kiki “.

Ngeledek aja loe…

By the way…bagaimana loe bisa ketemu adek gue ??? ” tanya bang Kiki langsung ke intinya…

Lah…dek…ini kan Hp kamu yang hilang itu ??? Bagaimana bisa disini ??? ” tanya bang kiki begitu melihat hp di atas  meja ”

Tuh, teman abang yang kasih..

Kok bisa ??? ” tanya bang Ki penasaran ” dan Andi pun menjelaskannya kembali ke bang kiki seperti yang telah di beritahukannya kepadaku tadi…

Hadeh….syukur deh…kezia kepikiran terus tuh sama hp nya….gue pusing bro…udah hampir setahun juga, tapi dia tetap berharap Hpnya kembali…aneh…tapi terbukti…sepertinya jodoh…” seru bang Kiki memeriksa kondisi Hp kezia yang masih terawat itu.

Seperti reuni hari ini, awal yang baik dan pertemuan yang tepat.

Dari saat itu kezia dan andi berteman dan semakin akrab hingga akhirnya tanpa disadari rasa nyaman itu bertumbuh jadi cinta.

Bahkan bang kiki sendiri kaget kala kezia memperkenalkan pacarnya, saat dimana kezia wisuda pada bulan desember tahun berikutnya.

****

hello…bang kiki …” peluk kezia dari belakang, begitu pulang dari kampus, kebetulan hari ini dia pulang cepat karena hanya untuk mengambilkan kartu undangan untuk sabtu nanti, sehingga untuk pertama kalinya kezia berkunjung ke perusahaan bang kiki, dan itu membuat kiki sangat senang.

Tumben kesini ???? Ada apa adek ku, peluk bang kiki lembut dan mencium kening kezia….

Tada……undangan…” seru kezia menyodorkan undangan di tangan bang kiki.

Kok ada 5 undangannya ? Kan kita cuma ber empat ? ” tanya bang kiki penasaran “.

Ada deh….rahasia….” sahut kezia dan berlalu begitu saja.

Hmmmm…. kezia….

Sabtu yang ditunggu-tunggu pun datang, kezia sudah berdandan begitu cantik dan anggun membuat ayah dan ibu terkagum-kagum melihatnya, begitu juga bang kiki dan bang andre, ini pertama kalinya mereka semua melihat kezia berdandan seanggun ini, yang biasanya cuek dengan penampilan.

Waw……cantik banget ya…putri kita…” puji ayah..

Ia dong ayah….tapi ibu nggak kalah cantik kan dari kezia ??? ” tanya ibu tidak mau kalah, diikuti tawa bahagia semua nya….

ia…ia…ibu juga cantik…” puji ayah…

Pak…mobilnya sudah siap…” seru pak kadir, sopir pribadi bang kiki, memotong pembicaraan kami ”

terimakasih ya pak…sekarang pak kadir boleh pulang dan libur untuk hari ini, biar saya yang bawa mobil ” pinta bang kiki mengambil kunci mobil dari tangan pak kadir..”

Tapi…pak…

Sudah…tidak apa-apa…

Terimakasih ya pak..seru pak kadir menunduk dan pergi.

Namun begitu sampai parkiran gedung, tempat dimana wisuda kezia akan dilangsungkan, bang kiki bertemu kembali dengan Andi.

Hei…bro…ngapain loe disini ??? Apa adek loe juga wisuda hari ini ? ” tanya bang kiki menghujaninya dengan pertanyaan “.

Bukan adek gue bro…

Terus ???

Tapi pacar gue….”sahut andi mendekat disamping ku ?

Tunggu…tunggu…tunggu…maksudnya apa yah ??? Gue jadi bingung ??? Jadi yang loe maksud itu, adek gue ??? ” tanya bang kikj mengerutkan kening “.

Ia…” jawab andi tegas “.

hei….bentak bang kiki….sembarangan loe, sejak kapan gue kasih  ijin buat pacaran dengan adek gue …” serj bang kiki mendorong tubuh andi menjauh dariku, dengan tatapan tajamnya “. Dan untuk pertama kalinya aq melihatnya berlaku kasar seperti itu kepada orang lain.

Andi…tak berkutik di depan bang kiki sedikit pun, dia hanya menunduk, hingga akhirnya bang kiki merangkulnya.

hahahahaha….Hei..bro…apa loe pikir gue sungguh-sungguh marah ???

Terus ???

Gue nggak sesadis itu kali bro…

Itu artinya loe restui hubungan gue nih ??? ” tanya Andi dengan raut wajah bahagia ”

Hei….jangan senang dulu, gue baru restui kalau loe traktir kita semua makan setelah selesai acara wisuda, gimana ???

Ok…gampang…” seru Andi menjabat tangan bang Kiki disertai gelak tawa bahagia semuanya.

Hmmmm…double kebahagiaan hari ini…

Semua akhirnya happy ending…

and now I know, when Some people says ” dont worry about your soulmate, cos one day you find the one man who loving you and caring about you…”

This is the show timr….

My fist love

perbedaan-cinta-pertama-danterakhir-1Cinta tak semudah itu dilupakan, walau telah 15 tahun berlalu, namun bayangan dan sentuhan itu tetap segar dalam ingatan, seperti baru kemaren.

Seseorang yang mengenalkanku arti cinta untuk pertama kalinya, saat duduk di bangku SMA.

Yups….dia Riki….pria tampan  dan baik hati itu, dan bukan cuman itu saja, Riki juga orang yang paling pintar seangkatannya, hmmmm…..hidupnya nyaris sempurna.  Pantas saja dia jadi idola semua orang, bukan hanya kaum wanita saja, namun di kalangan pria juga.

Dia terkenal dingin kesemua wanita yang mencoba mendekatinya, ” setidaknya itu cerita yang aku dengarkan dari vivi adek sepupu Riki yang juga satu kelas dengan ku “.

Namun diantara semuanya, dia memilihku dan menjadikanku orang yang spesial….sejak pertama menginjakkan kaki disekolah ini,

Namun aku selalu menolak diperlakukan spesial olehnya, karena rasa minder yang menyingkirkanku perlahan  yang semakin menciptakan jarak dengannya.

Siapa aku ???

Aku hanya adek kelas yang punya prestasi pas-pasan…

Untuk itulah aku memilih untuk tidak memiliki hubungan special dengannya…hanya sekedar saja, setidaknya itu caraku mengatasi kecumbururuan yang memerangiku tiap kali  melihatnya di goda para cewek-cewek ganjen itu.

Walaupun aku tetap memilih untuk tidak berpacaran dengannya, karna memilih fokus untuk belajar ” itu alasanku untuk nya ” namun dia tak terpengaruh dengan itu, dia mendukung semua keputusanku, menjadi sahabat terbaik untukku, menjadi mentor favorit yang selalu aku cari saat kesulitan dalam hal memahami pelajaran. Dia begitu sabar mengajariku memahami semua pelajaran. Terbukti dari hasil ujianku mengalami kemajuan, dan semester 2 prestasiku langsung melejit dan bertengger di juara 1 umum dari seluruh kelas 1, kini aku bisa bersanding dengannya di panggung juara menerima penghargaan yang sama.

Cie…cie…cie……juara nie….” ledek Riki menghampiriku…”

Ka Riki….protesku…..menatapnya tajam, tatapan yang selalu bisa mengalahkannya..

Aku sangat bersyukur bisa mengenalnya, dan aku ingin dilain waktu nanti,  jika aku telah dewasa dan sukses dalam karir, aku bisa bertemu dengannya lagi, untuk mengucap kata terimakasih, karena dia telah menjadi guru untukku, dan menyadarkanku, bahwa hidup ini adalah adu pintar jika kita ingin hidup ” itu yang selalu dia katakan saat semangatku mulai menyusut “. Dia selalu hilang ” bahwa harta orang tua itu bukan milik kita, tetapi milik mereka, kita hanya di beri “.

Komunikasi kami pun berjalan lancar walaupun Riki telah berada di negri orang nan jauh diseberang, dia mendapat beasiswa di salah satu universitas di inggris….hmmm…mengagumkan sekali.

Namun 1 bulan setelah kelulusan ku, ponselku hilang di raup perampok, sehingga aku kehilangan kontak dengannya.

Satu hal yang kusesalkan…

Namun untuk mengatasi rasa sesal yang mendesakku setiap saat, aq menyibukkan diriku untuk fokus belajar, karena aku memilih jurusan Bisnis di salah satu universitas di london, jurusan yang disarankan ayah untuk aku tekuni, supaya bisa menjadi penerus ayah di perusahaan, karena aku adalah anak tunggal ayah dan ibu.

Hmmm….waktu berlalu begitu cepat, sudah 15 tahun semenjak kelulusanku dari SMA, dan itu artinya juga sudah 15 tahun sudah tak mendengar kabar dari Riki, entah dimana dia sekarang. apa dia sudah menikah ataupun belum, namun di setiap doa dan harapan ku, aku membujuk sang pencipta untuk menahannya tidak menikah sebelum aku bertemu dengannya, namun harapan itu hampir hilang di telan waktu….

Telah berbagai upaya telah kulakukan untuk mencari nya, baik itu online maupun offline, tapi hasilnya nihil.

Tak pernah hal ini ku ungkapkan ke siapapun, karna mereka pasti meledekku nanti.

Dan harapan itu semakin sirna, saat Rey pacarku mengajakku untuk menikah. Hmmmm….tak ada alasan yang logic untuk menolak ajakannya, aku takut jika aq menolaknya dengan alasan ingin bertemu dengan Riki sebelum menikah dengan Rey, pasti akan jadi kacau…

Hey………anak ayah kok mukanya kencang begitu ??? Harusnya bahagia dong sayang…Rey sudah mengajak Ishin menikah…” seru ayah mengomentari, namun aku memilih untuk tidak menanggapinya “.

Ishin…..putri ayah kenapa ????? Cerita ke ayah….

Nggak ada apa-apa ayah….” jawabku menyender kan kepala ke bahu ayah ”

Tapi acara nanti malam, Ishin nggak lupa kan ?

Acara ??? Acara apa ayah ???

Ishin benaran lupa ????

Ia ” jawab ku singkat “.

Nanti malam itu acara memperkenalkan secara resmi putri ayah ke suluruh jajaran staff dan karyawan beserta para kolega bisnis ayah…karna ayah sudah yakin sekarang setelah melihat pekerjaan Ishin di perusahaan.

What ???? Sorry ayah….ishin lupa…

So…putri ayah…harus berdandan yang cantik…

Emang selama ini ishin nggak cantik ya ayah ???” Tanyaku pura-pura memasang muka cemberut “.

Hehehehe….hmmm….tentu anak ayah gadis tercantik di dunia, di dunia ayah tapi…” seru ayah bercanda dan membawaku dalam pelukan hangatnya “.

Ayah….” rengek ishin manja …”.

****

Acara malam ini benar – benar perfect, crowded dan berisik dan aku tidak terlalu menyukainya, sehingga saya memilih untuk menepi ke sudut taman dan memandangi indahnya kota bandung di malam hari setelah ayah memperkenalkanku kepada para staff, karyawan dan koleganya.

Ayah tau banget soal itu, bahwa aq tidak terlalu suka keramaian…sehingga ayah tidak memaksaku untuk terus berada dalam acara itu.

Hmmmm…hmmm….hmmm….

Ayah….seruku menoleh ke belakang…..ayah membawakanku 1 gelas kopi ekspresso kesukaanku, sedangkan ayah membawakan bir untuknya.

Waw….terimakasih ayah….ayah tau aja klo ishin suka kopi….seruku menyambar gelas kopi yang ada di tangan kanan nya ayah…

Tentu saja ayah tau….walaupun ayah sibuk, tapi untuk yang satu ini, tentu ayah tidak lupa…

mmmmm….yummy….” seruku menyeruput kopi…..

Gimana acaranya sayang, apa kamu suka ?

Bagus ayah….tapi ishin capek…boleh tidak kalau ishin naik duluan ke kamar ?

Acaranya kan belum selesai sayang, masih ada satu orang lagi rekan bisnis papa yang belum nyampe, katanya sih sudah di jalan. Tungguin yah sayang…demi ayah….please…” seru ayah setengah memohon “.

Baiklah…ini demi ayah….” seruku mengiyakan bujukan ayah “.

Tak berselang lama pak Kadir datang menghampiri kami .

Maaf pak….tamu nya sudah datang…” seru pak Kadir dengan suara tegas.”.

Baik pak, nanti saya akan kesana …. ” jawab ayah ”

Tuh kan…baru saja di omongin, sudah datang….panjang umur…

Akupun menģandeng tangan ayah menuju rekan bisnisnya itu…

Malam pak Gerald, kenalin ini putri saya…” seru ayah memperkenalkan ku saat aku masih konsentrasi menyeruput kopi yang ada di tangan ku “.

Ishin…..seru nya mengagetkanku dan sontak mengangkat kepala”.

Riki ????

Kalian sudah saling kenal ???? ” tanya ayah sedikit bingung “.

Ia ayah…Riki ini abang kelas ishin waktu SMA …” seru ku menjelaskan …”

Oh my God….dunia ternyata sangat sempit, bagaimana aq tidak tau kalau ishin ini anaknya Pak Darmawan ??? Kenapa bapak tak pernah cerita ???

Thanks God,  telah mengabulkan permintaanku walau aq harus menunggu selama 15 tahun ini, bertemu dengannya saja aq sudah sangat senang ” bisikku dalam hati dengan terus memandang wajahnya dan bercerita tentang masa SMA, itu menyenangkan sekali hingga aq lupa waktu…”

Hm.mmm….hmmm…siapa yah tadi yang sudah ngantuk ???? ” seru ayah meledekku “.

Ayah……” seru ku manja “.

Om…apa ishin masih suka disuapin seperti dulu ???

Ya tentu saja….” jawab ayah tertawa lepas bersama Riki, sepertinya mereka berdua senang mengejekku , hmmmm coba ada ibu disini untuk membelaku…” bisikku dalam hati dan menerima semua ledekan dua lelaki itu.

Sungguh begitu bahagia melihat ayah bisa tertawa lepas bersama Riki, seperti tidak ada jarak di antara mereka, pemandangan yang belum pernah aq lihat waktu ayah bersama Rey…..

Ah….sudahlah….Aq kan sudah mau menikah sama Rey…

Ishin….ishin….sudahlah, bertemu dengannya saja sudah bersyukur…” bisikku dalam hati…”

Setidaknya, aq masih bebas bertemu dengannya selama 3 bulan kedepan, sebelum hari pertunanganku dengan Rey, dan aku tak ingin menyembunyikan ini darinya, untuk itu aq berencana mengenalkannya besok dengan Rey. Meskipun dalam hati kecilku ingin bersama dengan Riki, tapi tetap aku harus menghargai janjiku dengan Rey…aq sudah setuju menikah dengannya….

***

Baru saja mau telp ka Riki….eh ka Riki telp duluan…

Hei….Ishin…siang ini kita ada rapat kan ?” Seru Riki mengingatkan ku dari seberang…

Yeah….jawab ku singkat…

Oh ia…by the way…. Riki setelah habis rapat, masih ada acara tidak ???.

Nggak ada sih, emang ada apa ? ” tanya Riki antusias “.

Aq ingin mengenalkanmu sama pacar ku ” seruku menegaskan ” dan kamu juga boleh bawa pacar mu ” seruku menyarankan , dwngan nada suara sedikit tidak rela “.

Baiklah…”jawab Riki singkat dan menutup telepon dengan segera tanpa mengucapkan kata perpisahan seperti yang biasa dilakukannya sehabis bicara dengan ku di telp…apa dia juga masih menyimpan rasa yang sama dengaan ku ???” Tanya ku dalam hati, ada rasa sedikit bahagia yang tak dapat terkukiskan olehku saat melihat Riki cemburu…”.

Tapi kenapa ????

Memang aku akui, walau aku audah beraama Rey namun hatiku masih tinggal dalam kenangan bersama Riki. Namun aku tak bisa mengubah kenyataan kalau aku sudah akan menikah”.

Huffff…apa aku terlalu serakah ?

Bukankah dalam doaku hanya ingin bertemu dengan Riki sebelum pernikahanku dilangsungkan ?

Tapi kenapa sekarang ???setelah bertemu dengan Riki , malah aku ingin meminta lebih ????…

Tidak…tidak….tidak…ini tidak adil bagi Rey…

Rey sudah sangat baik untukku……

Sayang……” seru Rey mencium pipiku dan menyadarkanku dari kebingungan itu…”

Hey…sayang….selamat datang…” sapaku membalas ciuman Rey…

Sayang…kamu ingat nggak sih, aku pernah cerita tentang abang kelas yang ingin sekali aku temui sebelum pernikahan kita ? ” tanyaku mencoba mengingatkan Rey….”

Yang mana yah….”seru Rey berusaha mencari – cari dalam ingatannya…” oh ia…benar….sekarang aku ingat….Riki kan ???? ”

Yups….benar sekali…Riki…

Kenapa  dengan dia ??? Apa kalian sudah bertemu ???

Sudah bertemu dwngannya tadi malam….dan apa kamu tau sayang ??? Ternyata dia itu partner bisnis papaku yang baru ???oh my godness….it make me surprized…” seruku bercerita dwngan begitu bers3mangat, s3hingga aku mengabaikan bagaimana perasaan Rey….”

Bagus dong kalau begitu…” seru Rey menanggapi dengan semangat yang sedikit berkurang…”

Makanya itu sayang, kan kita s2bentar lagi sudah akan bertunangan dan akan segera menikah, untuk itu aq tidak ingin menyembunyikan apapun dari kamu sayang…” seruku membujuk Rey supaya mau menemui Riki “.

Ia…sayang …..jadi kapan kita bertemu d2ngan nya???

Hari ini…

Tak berselang lama, Riki pun datang dengan seorang perempuan cantik nan anggun menghampiri ke meja dimana kami duduk…

Hey…ka Riki….kenalin pacar aku…”seruku mengenalkan Rey…dan kemudian berjabat tangan, begiu pula Riki mengenalkanku dengan wanita yang ada disampingnya, sebagai pacarnya.

Namun karena terlalu antusias bercerita tentang masa SMA hingga membuat kami lupa untuk sesaat dengan pasangan kami…

Hmmm..hmmm…hmmm…kita berdua masih ada disini loh….seru Rey mengingatkan…

Sorry sayang…..aq terlalu bersemangat ” setuku meminta maaf kepada Rey, bermaksud ingin mengurangi sedikit rasa bete yang merasuki sekujur tubuhnya dan membakar hatinya dengan api cemburu….

Begitu pula Riki meminta maaf kepada pacarnya…

Aq tau…walau hatiku selalu berdebar saat bertemu dengan Riki, dan ingin sekali bersamanya, namun aku tak mampu….aku tak kuasa menghampiri nya dan masuk dalam hatinya, karena cinta Rey yang begitu tulus yang mampu menahanku untuk tetap tinggal bersamanya.

Aku tau, cinta pertama adalah kenangan yang sangat indah untukku, namun cinta terakhirku adalah yang paling istimewa yang membuatku menjadi wanita yang istimewa.

Dan hari ini aq memenuhi janjiku denga Rey dan menikah dengannya….

Selamat tinggaal cinta pertamaku, kenanganmu  akan tersimpan rapat dalam lubuk hatiku….dan akan tetap tinggal disana hingga akhir hayatku. Kini aku akan melangkah bersama cinta terakhir ku dan menghabiskan sisa hidupku untuk mencintainya…itu janjiku.

*****

Terimakasih sayang ku…karna kau tetap memilihku walaupun aku tau kau menginginkan Riki bersamamu ” seru Rey menghampiriku di tempat tidur setelah selesai acara pernikahannya.

Tentu saja, Riki memang baik dan ganteng, hal itu tidak bisa dibohongi… tapi sumi ku jauh lebih tampan dan baik hati darinya…” seruku memujinya “.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MARKETING CINTA

images-1

Bodoh…lelet…lamban….

Begitulah kata-kata yang saya dengar tiap kali melakukan kesalahan.

Aq sudah berteman akrab dengan kata-kata itu, namun Dia selalu berhasil merobohkan tembok air mata tumpah di pipi ini, lagi…lagi…dan lagi…

Hatiku sakit, diriku tak berharga dimatanya.

Air mata yang terus mengalir deras di pipiku, bahkan saat bertemu dengan client besar ku.

Aq disalahkan oleh kantor dan juga client yang tidak mau rugi.

Aq harus apa ???

Aq hanyalah seorang marketing….

Apa yang harus aq lakukan ????

Jika hanya aq sendiri yang menanggung kerugian itu ? Mungkin hingga tua pun gajiku takkan cukup untuk itu.

Client yang terkenal galak itu memang awalnya bukanlah miliku, dia client kantor yang dilempar ke padaku karna sudah lelah menghadapi sikap si client besar itu, memang sih mereka sangat berpengaruh terhadap roda kelangsungan operasional kantor tempat kerja ku.

Dan hari ini adalah kali pertama aq bertemu langsung dengan bos pemilik perusahaan client besar itu.

Namun ditengah perjalanan dia memberitahukan bahwasanya tidak bisa hadir dan di wakilkan oleh anaknya.

Rasa kecewa di dalam dada tak dapat lagi aq tutupi, namun proyek ini memakasaku untuk tetap tersenyum walau menunggu begitu lama.

Ingin teriak namun terhalang di bibir…

Semua telah ku korbankan untuk menyelesaikan masalah ini.

Bahkan untuk me lobbynya saja gajiku satu bulan ludes hanya untuk makan siang, namun apa yang aq dapatkan, titik terang tetap belum terlihat. Hingga tanpa sadar aq menangis dan menceritakan semua yang aq rasakan setelah lelah berdebat dengannya.

Tidak bisa kah bapak bermurah hati sedikiiit saja….please…aq mohon makan lah makanan yang telah aq pesankan ini. ” pintaku dengan suara pelan “.

Bagaimana bisa anda meminta saya untuk makan jika masalahnya saja belum clear ???

Saya tau itu pak, tapi mungkin inilah pertemuan kita yang pertama dan yang terakhir, karena saya akan mengundurkan diri besok, karena itu sudah menjadi janji saya kepada bos saya jika saya tidak bisa menyelesaikan masalah ini, jadi saya mohon dengan sangat untuk ikut bergabung makan bersama saya, karena ini semua saya siapkan untuk anda, saya mengorbankan gaji saya satu bulan untuk memesan makanan ini, dan besok saya tidak tau lagi harus makan apa…

Baiklah kalau begitu ” seru laki-laki itu sembari duduk “. Tapi ingat, belum ada kesepakatan diantara kita ” seru laki-laki itu lagi mengingatkan ku.

Baik pak, saya tau….

Terimakasih ya pak karna telah ikut bergabung makan siang bersama saya ” sahutku mengucapkan kata perpisahan dan menjabat tangannya dengan erat dan menatap wajahnya, hmmmm he is so handsome ” bisikku dalam hati”. Apa dia sudah punya pacar ??? No…no…no……Heina…Heina….dia ikut makan aja syukur. Hmmmm….” bujukku dalam hati “.

Ada rasa yang tak terlukiskan olehku setelah bertemu dengannya….oh my God….kenapa aq bisa sebahagia ini yah, sementara besok aq sudah menyandang label pengangguran.

Hufff….keluhku menghela nafas panjang, merebahkan tubuh di kasur dan tidur….

keesokan harinya seperti biasa saya datang kekantor dengan membawa surat pengunduran diri di tangan dan dengan hati yang pasrah, namun yang terpikir olehku tidak terjadi, surat pengunduran diriku tak di setujui.

Pagi pak….sapaku begitu masuk ke ruangan si bos yang galak dan cerewet itu.

Pagi Heina…ada apa ? ” tanya nya begitu melihatku seakan tidak terjadi apa-apa.

Saya mohon pamit untuk mengundurkan diri hari ini pak, karena saya telah gagal menyelesaikan proyek itu, dan sesuai dengan janji saya maka saya yang akan mengundurkan diri.

Siapa bilang kamu gagal ???

Maksudnya ? ” tanya ku penasaran, tak biasanya dia sebahagia ini “.

Coba lihat ini ? ” serunya menyodorkan selembar kertas fax ke arah ku “.

Apa ini serius ? Tanyaku tak percaya dan membaca ulang PO yang masuk itu.

Yah…seperti yang kamu lihat…

Kok bisa ???” Tanya ku lagi masih tidak percaya.

Coba kamu tanya sendiri saja ke pak Hendra .

Bapak hendra siapa ?

Kamu benaran tidak tau bapak hendra siapa ? Kemarin kamu ketemu dengan siapa memangnya ?

Saya bertemu dengan anak pak Hedi suryo ” jawab ku singkat “.

Itu namanya Hendra….

Oh…….jawabku manggut…manggut….sembari melangkah keluar ruangan bos galak itu, meraih telepon genggam dan segera menghubungi pak Hendra untuk mengucapkan rasa trimakasih.

Hello selamat pagi…sapaku terlebih dahulu…

Selamat pagi…

Apa betul ini pak hendra ? ” tanyaku perlahan “.

Ya. Betul, ini dengan siapa ?

Ini Heina pak dari PT…..

Oh, ada madalah lagi ya mba ? “Tanyanya ketus ”

Nggak pak, cuma ingin mengajak bapak makan siang nanti jika bapak berkenan.

Ada urusan apa lagi mba ??? Mau memaksa saya makan lagi ?? emang masih punya uang ??? Bukan kah kemaren gajinya satu bulan habis mentraktir saya makan siang ???

Hehehehe…ini beda pak, saya ingin mengajak bapak ketempat yang istimewa, dimana tidak banyak orang tau.

Kamu yakin ???

Yakin pak, jawabku mantap,

Apa bapak bekenan ? ” tanyaku lagi memastikan.

Saya pikir-pikir dulu yah mba ” jawabnya langsung mematikan telepon “.

Tap…i…pak….” sahutku perlahan menurunkan telepon genģam itu dan meletakkannya di atas meja dengan rasa kecewa.

Apa aq yang terlalu berharap ???? Atau aku ge..er… ?

Sudahlah ” bujukku dalam hati “.

Heina….loe kenapa ? Pagi-pagi mukanya udah kenceng begitu ? ” tanya hadi meledekku “.

Nggak apa-apa di…

Yakin ???” Tanya hendi lagi mendekat kan 2ajahnya tepat di d3panku.

Oh my God, hadi…..kepo banget sih ” protesku mendorong wajahnya menjauh dari hadapan ku “.

Kerja….kerja…kerja…bentakku agak sedikit keras…

Jam seakan enggan berputar pagi ini, begitu lama menunggu makan siang…Heina harap-harap cemas menunggu jawaban dari pak hendra, bolak-balik dia melirik layar kecil itu hingga jam menunjukkan jam 11.45…waktu yang semakin menipis membuat jantungnya berdetak tak beraturan.

Namun di ujung keputus asaannya Kania sang resepsionist cantik itu membawa kabar gembira dan menghampiri Heina.

Mba…

Ia…” jawabku tanpa menoleh ”

Ada client mba tuh di ruang tunggu .

Siapa Kania….

Aq nggak tau tuh, lihat aja lah sendiri …” perintah Kania berlalu begitu saja “.

Mana orangnya, tanya Heina dalam hatinya, karena Kania sudah tidak ada disitu.

Melirik keseluruh ruangan, dan matanya terhenti pada punggung seorang laki-laki yang sedang asik melihat-lihat barang di showroom.

Siang pak ” sapa Heina dengan sangat hati-hati “.

Siang…” jawab laki-laki itu berbalik arah “.

Pak hendra ????

Kenapa kok kaget gitu ???

Mmmmmm nggak kenapa- kenapa pak, saya kira tadi bapak tidak mau ikut ajakan saya. Tapi kenapa tidak kabarin saya pak ? Biar saya yang datang ke kantor bapak.

Sudah tak apa-apa, kita jadi tidak nih berangkatnya ???

Jadi dong pak, ayo….” ajakku membukakan pintu untuk nya “.

Memangnya kita mau kemana yah mba ? ” tanya pak hendra begitu di dalam mobil “.

Tenang aja pak, saya yakin tidak akan mengecewakan.

Baiklah ” jawabnya nurut “.

Tak berselang lama akhirnya kami tiba di tempat salah satu cafe kecil yang menurutku sangat cozy itu.

Pak hendra melirik sekeliling, nampaknya dia masih asing dengan tempat ini, tempat dimana aku menghabiskan waktu luang mengusir penat dan menentramkan hati yang penuh ujian kesabaran menghadapi client yang bermacam karakter.

Hai…non Heina, tumben bawa laki-laki, siapa non ? ” tanya Rido pemilik cafe itu yang juga adalah teman masa kecilku namun beda nasib, tapi dia tidak pernah memandang rendah diriku, dia selalu siap sedia saat ku butuh pertolongan, saat ku butuh teman curhat bahkan saat ku butuh teman hangout…

Dia adalah kado terindah yang Tuhan beri untukku, entahlah apa aku bisaembalas kebaikannya ??? Dia sudah seperti kakak untukku, bahkan pacar nya sering merasa cembu4u kala dia lebih mementingkan jalan bersama ku.

Dia bisa melepasku sendiri saat dia yakin saya bersama dengan orang yang pas dan baik hati seperti dia ” itulah janjinya “.

Do, kenalin nih client aq ” seruku memperkenalkan pak hendra “.

Do…seperti biasa ya ” pintaku mengajak pak Hendra duduk “.

Waw….tempatnya fantastic… ” seru pak Hendra menanggapi “.

Apa pak Hendra menyukainya ??? ” tanyaku memastikan “.

” tentu saja ” jawabnya singkat….”.

Tapi kalau diluar kantor, bolehkah Heina panggil saya dengan Hendra saja tanpa pak ???

Hmmm…rasanya nggak sopan pak…

Nggak apa-apa? Soalnya kalau di panggil pak saya merasa sudah tua.

Emang pak Hendra belum menikah ???

Emang tampang saya kayak bapak-bapak yah ? Seru pak hendra balik bertanya.

Sedikit ” jawab ku bercanda….

Heina….seru pak Hendra protes…

Ia..ia…nggak kok pak, hehehehe maksud saya Hendra.

****

Awal persahabatan kami dimulai dari siang itu, pak hendra tak se-galak yang gua duga.  Dan yang paling penting PO lancar terus bahkan mereka request lebih banyak dari sebelumnya.

Air mata keputus asaan yang tumpah dipipiku hari itu, kini jadi air mata kebahagiaan.

Hendra semakin hari semakin dekat denganku, kerap kali kami menghabiskan waktu bersama, walau itu hanya sekedar ngobrol maupun olah raga. Kebetulan sekali kami sama-sama menyukai bidang olah raga yang sama yaitu badminton.

Namun terkadang rasa minder itu menghampiriku kala diajak gabung bersama teman-teman bisnisnya.

Siapa aq ????

Aq hanya seorang marketing dengan gaji pas-pas an, tolakku dalam hati berusaha menahan rasa yang tumbuh kian hari kian  menjadi.

Kebaikan hendra semakin membuatku jatuh cinta terhadapnya.

Namun aq takut mengakuinya…..biar lah rasa ini tetap tersimpan rapih di dalam hati.

Namun usahaku tetap sia-sia, sekeras apapun aq menepis rasa ini, dia semakin tumbuh dan tumbuh hingga ada rasa ingin memilikinya.

Apa dia mau sama orang rendah seperti aq ini ????

Heina……..colek Hendra menyadarkanku dari lamunan itu.

I…ia…” jawab ku terbata-bata.

Ada apa sih ???” Tanya hendra penasaran “.

Nggak ada apa-apa Hen, oh ia ngomong-ngomong kita mau kemana ? Inikan bukan jalan ke arah rumah ku. ” tanyaku lagi melihat jalanan yang asing menurutku.

Ya kamu benar, kita mau ke apartemen saya.

Ngapain ???? Bukannya bapak tinggal sama bokap dan nyokap ?

Yeah…itu benar, tapi kadang aq pulang ke apartemen jika butuh waktu untuk sendiri atau kumpul sama teman-teman.

Oh gitu….

Tak berselang lama….

Ok …. kita sampai ” seru hendra membuka pintu mobil dan membukakannya juga untukku.

What ???? Jantung rasanya mau copot deg-deg an, so sweat dia membukakan pintu untukku, ” bisikku dalam hati.

Ayo kita masuk ” ajak hendra menggenggam erat tanganku membuatku semakin deg-degan dan ikut ajakannya.

Waw…..pujiku kagum melihat apartemen mewah itu. Mungkin rumahku saja tak ada seluas ini.

Mau minum apa ?

Apa aja ” jawab ku singkat “.

By the way, kenapa pak hendra bisa sebaik ini sama saya ?  Saya kan hanya seorang amrketing, sementara Hendra ???

Hmmm… aq sih nggak pernah memandang orang lain seperti itu ” jawab nya dengan me yodorkan segelas orange juice kepadaku.

Heina sudah punya pacar belum sih ? ” tanya hendra mengajakku duduk santai di sofa empuk itu.

Belum…

Kalau hendra sendiri ? ” tanyaku balik “.

Belum…

Tapi saya nggak percaya ” seruku sembari minum “.

Kenapa ???

Orang sebaik dan seganteng Hendra belum punya pacar ?

Ia benar, sebenarnya sih bukannya tidak ada yang mau, hanya saja belum ada yang click di hati.

Kenapa bisa ???

Yah…bisa aja, tapi akhir-akhir ini aq mulai jatuh cinta dengan seseorang.

Waw…mantap ….dengan siapa ???” Tanyaku penasaran “.

Dengan kamu ” jawab Hendra menatap mataku begitu dalam “.

Aq jatuh cinta saat pertama kali kau menangis di testo waktu itu, ” seru hendra menjelaskan dan semakin mendekatkan duduknya kearahku hingga kaki kami bersentuhan.

Kamu mau tidak jadi pacar ku” tanya hendra semakin memdekatkan wajahnya ke wajahku hingga bibirnya menempel hangat dengan bibirku bahkan sebum sempat menjawab pertanyaannya.

Aq mau ” jawabku membalas ciumannya.

*****

Apa ???

Mau ????

Apa aq sedang bermimpi ????

Tidak…tidak…tidak….ini tidak mungkin ? ” sangkalku begitu sampai di kamar kos.

Seorang hendra mau sama saya ???? Apa itu mungkin ???

Mungkin dia cuma bercanda malam itu…

Hufff…baiklah, mulai hari ini harus menjaga jarak darinya sebelum cinta itu terus tumbuh ” bisikku dalam hati “.

Tapi rupanya hendra menyadarinya saat telepon dan sms atau WA semua terabaikan .

Aq salah apa ???” Tanya hendra dalam hatinya “.

Akhirnya hendra mencari alasan untuk bertemu bos ku di kantor hanya untuk melihat ku, begitu katanya…

Hallo pak Hendra….apa kabar…..” sapa bos ku, pak Doni “….

Kabar baik pak ” sahut hendra menjabat tangan pak doni tapi dengan mata yang tidak fokus “.

Tumben pak hendra ke kantor kami ? Apa ada masalah lagi ? ”

Tidak ada pak, kebetulan tadi ada urusan di dekat sini, jadi saya sempatkan untuk mampir.

Oh begitu, terimakasih ya pak karna sudah mau berkunjung ke kantor kami, maaf nih tidak bisa lama-lama temanin pak hendra ngobrol, saya panggilkan Heina yah pak ”  seru pak doni pamit ”

Baik pak doni…jawab hendra singkat…

Heina…” teriak pak Doni begitu masuk ke ruangan ku “.

Ia pak…” jawabku sigap “.

Ada client kamu di depan….

Siapa pak ? Saya nggak ada janji hari ini ” jawab ku sedikit bingung mencoba mengingat-ingat jadwal hari ini.

Temui aja sana…” perintah pak doni tegas”.

Baik pak…” jawabku segera berdiri dari tempat duduk keluar ruangan dan menemui client itu di ruang tunggu “.

Pak hendra…..”seruku tak begitu antusias “.

Heina….apa kabar ??? ” sapa hendra begitu melihatku .

Saya kabar baik pak, pak hendra apa kabar ???…” tanyaku basa-basi dan mempersilahkannya duduk, sementara aq masuk kedalam mengambilkannya minuman “.

Heina kenapa sih menghindar dari saya ? Apa saya ada salah ?

Ngomong-ngomong kenapa pak hendra datang ke kantor kami ? Apa ada masalah ? ” tanyaku mengalihkan pembicaraan.

Heina…….” aq datang kesini bukan untuk urusan kantor…” seru hendra menegaskan, menggenggam erat tanganku.

Terus ??? ” tanyakh pura-pura tidak tau “.

Sepertinya disini bukan tempat yang tepat untuk membicarakannya, seru hendra menggenggam erat tanganku dan pamit ke pak doni “.

Pak doni…saya pamit ya, soalnya ada beberpa hal yang harus di bahas tentang proyek selanjutnya ” seru hendra pamit “.

Baik pak, hati-hati di jalan ” jangan lupa anak orang diantar pulang kerumahnya ya…” seru pak doni bercanda.

Rupanya dia bisa juga bercanda, baru kali ini aku melihat senyumnya sumringah begitu…gumamku dalam hati melirik tajam ke pak doni.

***

Hendra mengajakku ke suatu tempat yang belum pernah aku datangi sebelumnya, tempatnya cozy, hmmmm….rumah impian semua orang dengan halaman yang luas dipenuhi dengan bunga-bunga dan juga kolam renang, look like palace ….

Kita kemana ??? ” tanyaku menghentikan langkah .

Kita di rumahku sekarang …

Maksudnya ????

Aq ingin memperkenalakan istana ini kepada calon ratunya nanti.

Siapa ???

Tentu saja kamu….

Kenapa aku ??? Aq kan hanya seorang karyawan biasa, bagaimana bisa aq masuk kedalam keluarga terhormat sepertimu ???

Heina….bisakah kau berhenti mengatakan itu? Sungguh kata-kata itu menyakitiku….pinta Hendra membawaku dalam dekapannya yang begitu dalam hingga aku terhanyut di dalamnya, bahkan untuk seseaat aq lupa akan siapa diriku….

Aq mencintaimu bukan karna apa yang kamu punyai, tapi aku mencintaimu sebagai dirimu seutuhnya, aq nggak butuh hartamu, aq nggak butuh title mu, dan aku tidak butuh karirmu, tapi yang kubutuhkan adalah cintamu, cinta yang mampu menyentuh meleburkan kebekuan hatiku untuk pertama kali, cinta yang mampu melembutkan kerasnya hatiku.

Tapi……

Nggak Heina….aq mohon menikahlah denganku ” pinta Hendra melepas pelukannya dan berlutut di depanku, dengan sebuah cincin berlian di tangannya “. ” sungguh polos wajahnya….

Aq mencintaimu hendra ” seruku menuntunnya berdiri dan memeluk tubuhnya dengan sangat erat….

Janji tidak akan mengabaikanku lagi ? ” tanya hendra bercucuran air mata “.

Janji…jawabku meyakinkannya dan mencium pipinya.

Hmmm….laki-laki segagah kamu ternyata bisa nangis juga toh…” setuku bercanda…”.

Heina…..seru hendra menatapku lembut dan membawaku kembali dalam pelukannya ” terimakasih yah sayang….bisiknya lembut di telingaku, mengusap lembut rambut panjangku.

Tapi…apa ayah dan ibu kamu merestui hubungan kita ? ” tanyaku dengan sangat hati-hati melepaskan diri dari pelukannya .

Tentu saja…” jawabnya singkat …”

Bagaimana kamu seyakin itu ?

Yakin dong….coba heina tanya aja sendiri…

Gimana caranya jika saya sendiri belum kenal…

Makanya itu kenalan….

Bagaimana carany ????

Aq juga bingung tuh, bagaimana caranya ???” Goda hendra membawaku kembali dalam peluknya.

Jika ini mimpi….sungguh aq tidak ingin bangun….” bisikku dalam dekapannya “.

Tentu saja ini bukan mimpi….” celetuk hendra…seperti dia tau apa yang kupikirkan “.

Bagaimana kamu bisa tau, kalau saya lagi memikirkan itu ???

Tentu saja saya tau, kan kita sehati….godanya lagi mencumbuiku mesra.

****

Hari-hari pun berlalu begitu indah berkat kehadiran hendra di hidupku, dia mewarnai setiap perjalan hidup menjadi lebih indah.

” dia pelangi hatiku…ingin ku selalu berada dalam dekapan peluk tubuhnya, menikmati senyum indahnya, bersama-sama mengarungi hidup dengan malaikaat-malaikat kecil yang akan hadir lebih indah “.

Hmmmm…..sepertinya mimpiku kejauhan….

Kriing…kring….kring….bunyi telpon yang ada di meja kerjaku, menyadarkanku dari lamunan indah itu…

Hello….selamat siang…” sapaku ramah “.

Sayang……teriak hendra dari seberang….

Hendra ???? Tumben telp ke kantor ? Kenapa nggak pake hp aja ?

Aq lagi sibuk nih, jadi tidak bisa pegang hp…

Oh gitu….cie…cie…cie…ceritanya pangerang ganteng sudah rajin nih ke kantor ???” Ledekku bercanda …”sejak kapan…..???

ia dong sayang, kan untuk masa depan kita nanti.

Baiklah, semangat sayang….

Aq suruh supir jemput kamu nanti sore ya sayang, soalnya aq nggak sempat, takut telat…

Emang kita mau kemana ???

Aq mau ajak kamu ikut bergabung di acara perusahaan nanti malam, jadi….kamu pakai gaun yang aku titip  ke supir yah, dan aku juga ikut mengirimkan make up artis juga…

What ??? Emang aq artis ???

Heheheehe ia dong…kamu sang penghibur dan pembawa kebahagiaan di hidupku….” goda hendra…”

Ok baiklah….seruku setuju …

Udah dulu ya sayang, aq mau kerja lagi nih…

Semangat sayang ku….” seruku menutup telp.

Hmmmm….kang Supri,  supir nya hendra sudah menunggu di depan kantor bahkan sebelum jam 5 kasian….

Silahkan non…pinta kang supri membukakan pintu mobil untukku…

Cie…cie…cie….” ledek semua teman-teman kerjaku berkerumun di depan pintu, tapi aq sengaja merahasiakan hendra dari mereka, hingga waktunya tiba…

Oh ia mba…ngomong-ngomong kita keacara apa yah, kok berdandan seheboh ini ” tanya ku ke mba Ria tukang mekap itu.

Saya juga nggak tau non, saya hanya melaksanakan perintah …” seru mba Ria membereskan alat-alat make up nya dari atas meja rias kecil itu.

Waw….cantik sekali ” puji mba Ria lagi…”

Terimakasih mba ” jawabku dengan tetap memandangi kaca rias itu “.

Non…..apakah kita bisa berangkat sekarang ? Acaranya sudah di mulai non….” teriak kang supri dari luar kamar “.

Ok pak…seruku membuka pintu dan berjalan ke parkiran mobil.

Tak berselang lama mobil melaju menuju lobby sebuah hotel mewah…yups…..apa ini tidak dalah ???” Tanyaku ke kang supri…

Tidak non….

Rasa minder itu kembali menghampiriku….

Selamat malam non Heina…sapa seorang satpam …begitu melihatku keluar dari dalam mobil.

Silahkan ikut saya non….”

Semua orang telah ada di ruangan nan mewah itu lengkap dengan dandanan yang begitu necis….sepertinya semua undangan disini adalah orang – orang terhormat …

Apa aku salah ruangan ????

Heina….ngapain kamu kesini ? ” tanya pak Doni berbisik menghentikan langkahku, ” syukur Tuhan…ternyata ada yang saya kenal ” bisikku sedikit tenang “.

Aq juga nggak tau…” jawab ku bingung ”

pak doni ngapain disini ? ” tanya ku pelan ”

Aq diundang pak Hendra kesini…

Emang ada acara apa ???

Aq juga nggak tau pasti sih…dengar-dengar katanya pertunangan pak hendra …

What….” tanyaku kaget…”

Selamat malam semuanya….mohon perhatiannya untuk mendengarkan kata sambutan dari pak Hedi Suryo ” teriak MC dengan suara lantang….”

Pertama-tama saya mengucapkan terimakasih kepada para hadirin dan para kolega yang bersedia meluangkan waktu nya untuk datang disini “.

Ini adalah malam dimana saya mengumumkan pensiun dari urusan bisnis dan memberikannya kepada anak saya….sekaligus merayakan kedatangan anggota baru ke dalam keluarga besar Suryo…seorang anak gadis yang sederhana dengan hati yang luar biasa, seorang wanita yang mampu meluluhkan hati anak saya, yang bahkan tak bisa kulakukan sebagai ayah nya dan malam ini wanita itu akan resmi jadi keluarga besar Suryo…

” Heina Nandita Suryo…….”

Lampu sorot mengarah kepada ku, mengundang semua mata para undangan ……

what ????” Tanyaku kaget ……jantung ku berhenti untuk sesaat dengan masih tetap berdiri kaku, apa ini mimpi ??? ” tanya lagi dalam hati menoleh ke sekeliling memberanikan diri menatap mata para tamu yang hadir disitu….

Sayang………” sapa Hendra menyadarkanku dari lamunan itu, menggenggam erat tangan ku dan menuntunku ke depan dimana papa dan mamanya berada ?

Untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupku mengalami hal seindah malam ini, tak percaya…..dan masih belum sadar bahwasanya semua ini kenyataan….

malam ini aq dan hendra resmi bertunangan untuk kemudian di persatukan dalam pernikahan kudus yang tidak akan lama setelah ini ” begitulah yang dikatakan hendra dan semua keluarga besarnya, bahkan mereka telah menentukan tanggal pernikahannya tanpa meminta persetujuan dariku terlebih dahulu…

Bagaimana jika saya berkata tidak ??? ” protesku memasang muka sedikit cemberut, walau sesungguhnya ini adalah mimpi besar ku…

Jangan gitu dong sayang…” bujuk hendra…”

Tapi aq boleh tetap bekerja tidak di kantor tempat ku yang lama ?

Sepertinya kamu harus resign sayang….soalnya kamu tau sendiri kan pernikahan kita tinggal sebulan lagi…

Tapi masih berat rasanya meninggalkan mereka sayang….gimana dong…..” tanya heina bingung…”

Gini aja….nanti malam kamu undang semua teman kerja kamu makan malam di rumah, gimana ???

Ok…”jawab heina mengiyakan…

****

Cie…cie…cie…marketing cinta dapat jodoh…celetuk salah seorang teman kantor ku di tengah-tengah asiknya makan malam diikuti ledekan mereka semua…

Akhirnya sebulan kemudian, aq dan hendra resmi jadi suami istri dan aku pun resmi menyandang nama belakang keluarga Suryo…

” kita tidak bisa memilih dengan siapa kita jatuh cinta, karena jodoh itu tidak akan pernah tertukar….”.

Tua Bersama mu

soul💑 Ku tuliskan kenangan tentang caraku menemukan diri mu.

Tentang apa yang membuatku mudah berikan hatiku pada mu.

Takkan habis sejuta lagu untuk menceritakan cantik mu

Kan teramat panjang puisi tuk menyuratkan cinta ini

Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia,

karna tlah kuhabiskan sisa cintaku hanya untukmu.

Aku pernah berfikir tentang hidupku tanpa ada diri mu

Dapatkah lebih indah dari yang kujalani sampai kini

Aq selalu bermimpi tentang indah hari tua bersama mu

Tetap cantik rambut panjang mu meskipun nanti tak hitam lagi

Bila habis sudah waktu ini tak lagi berpijak pada dunia

Telah aq habiskan sisa hidup ku hanya untuk mu

Bila musim berganti sampai waktu terhenti..

Walau dunia membenci ku kan tetap disini…👫

lyrik sebuah lagu yang menggugah hati, menenangkan jiwa dengan penuh cinta, sebuah lagu yang mampu membuatku tak berhenti mendengarnya, mungkin bila dihitung sudah mencapai ribuan kali aq memutarnya, namun tak sedikit pun rasa bosan itu mengusikku.

Lagu yang mampu memutar kembali dan kembali kisah cinta daddy dan mommy.

Yeah…itu benar…

Kisah cinta yang manis melebihi manisnya gula dan madu.

Dipertemukan dalam sebuah tragedi cinta yang meremukkan jiwa, dalam lautan air mata ditengah keputus asaan dan hilangnya impian.

Daddy sengaja meninggalkan indonesia untuk melupakan kenangan Kinan pacarnaya yang lebih memilih hidup dengan laki-laki lain yang lebih kaya darinya.

Sedangkan mommy juga meninggalkan indonesia untuk alasan yang sama.

Sebuah kebetulan atau tidak, itulah yang terjadi, namun kenangan yang mereka anggap akan hilang seiring mereka menjauh dari orang-orang yang berbahagia di tengah penderitaan mereka, itu tidaklah serta merta hilang begitu saja. Kenangan itu semakin kuat meremukkan hati yang telah hancur.

Namun tak ada yang kebetulan dalam hidup ini, semua telah dirancangkan indah oleh sang pencipta.

Pada malam sabtu  seminggu setelah sampai di Amereka, daddy memutuskan untuk untuk refresh pikiran yang penuh dengan mimpi buruk itu.

Namun rasa kasihan mengusik dalam jiwanya melihat gadis indonesia  yang mabuk itu di goda para lelaki begitu dia samapai di salah satu club malam.

Sorry… she is my girldfriend ” seru daddy menarik tangan mommy dari kerumunan para laki-laki itu, dan segera membawanya pulang ke apartemen nya, karena daddy tidak tau siapa gadis itu dan kemana dia akan mengantar nya pulang.

Daddy menunggu mommy terbangun hingga besok paginya disambut dengan omelette dan coklat hangat.

Mommy kaget begitu terjaga dari tidur panjangnya semalaman.

ini kamar siapa ??? ” tanya mommy dalam hati sembari  melangkah turun dari tempat tidur menuju meja makan.

Hei….kamu sudah bagun seru daddy yang sudah menunggu mommy di meja makan.

Kamu siapa ???

Kenalin “Johan”….seru daddy memperkenalkan diri.

Kristin…”seru mommy menjabat erat tangan daddy “.

Pertemanan mereka dimulai dari pagi itu dan bertumbuh menjadi sahabat hingga akhirnya benih-benih cinta itu tumbuh dihati mereka berdua, hingga akhirnya resmi pacaran.

Namun kebahagiaan itu tak segampang itu mereka dapatkan…

Beribu rintangan menghalangi langkah mereka untuk bersatu.

Namun tak bisa dipungkiri  bahwa cinta itu masih berkuasa diatas segalanya.

Mereka tak memaksakan kedua belah pihak untuk merestui cinta mereka, namun perlahan…perlahan…dan perlahan…

Cinta mereka mampu menembus waktu 7 tahun untuk mendamaikan dendam di jiwa, menghapus emosi di dalam hati, dan menyambung kembali tali silaturahmi yang putus berpuluh-puluh tahun lalu.

Sungguh bukan perjalanan yang singkat dan bukan juga perjalanan yang gampang, sesekali terbersik rasa putus asa di hati kecil mereka berdua kala melihat betapa kerasnya keluarga kedua belah pihak menentang.

Ber- ribu liter air mata tumpah di kesunyian dan berjuta doa telah dipanjatkan membujuk Dia yang empunya hati.

Akankah cinta mereka yang menang ???? ” begitulah sepenggal pertanyaan yang tak kunjung mendapat jawaban”.

Beku dalam kotak kebencian dan buta oleh tembok dendam yang bertahun-tahun mengkung-kung mereka dalam penjara tradisi yang didoktrin dari para nenek moyang kedua belah pihak.

Terkadang ada sedikit rasa penasaran di dada ingin mengetahui, membuka dan menghangatkan kebekuan hati, namun niat terhalang oleh rasa takut, takut kualat kepada para sesepuh yang terdahulu.

Namun tak seorang pun dari kedua belah pihak yang mampu menjelaskan dengan sangat detail akan akar dari permusuhan itu.

Hanya kabar angin yang samar-samar yang sampai ketelinga mereka berdua, bahwasanya kedua belah pihak merupakan kompetitor bisnis yang saling menjatuhkan, tak perduli apakah itu boleh atau tidak boleh, menghalalkan semua cara untuk saling menjatuhkan itulah yang mereka lakukan, walau sebersik rasa tidak tega mengusik di kegelapan hati mereka.

Kenapa mereka tidak join saja ??? ” tanya daddy….”.

Bukankah bisnis ini akan jadi hebat jika saling mendukung ? ” tanya mommy …”

Mencoba beribu cara untuk melakukan pendekatan dari segi bisnis setelah gagal dengan pendekatan hati, mommy dan daddy mengulik beribu cara untuk mengaplikasikan ilmu bisnis yang mereka dapatkan di negri orang nan jauh disana.

Untung waktu itu keluarga kedua belah pihak tak mengetahui hubungan mereka berdua sewaktu di negri orang nan jauh itu, karna jika itu terjadi maka kemungkinan salah satu dari mereka akan ditarik kembali ke indonesia.

Namun pendekatan melalui bisnis itu pun hampir patah arang menembus tembok permusuhan yang menjulang tinggi menyombongkan kemampuan diri.

Hingga saat dimana kedua bidang usaha mereka berada di ambang kehancuran ditengah-tengah krisis moneter yang melanda seluruh dunia. Dan hanya ada satu cara untuk bertahan hidup mpertahankan usaha untuk tetap hidup yaitu ” menepis jauh-jauh emosi di dalam jiwa, melupakan dendam yang membara di dalam hati dan mencoba untuk bergandengan tangan saling menopang untuk berjalan saling beriringan ditengah kehancuran bisnis dunia.

Tapi apa itu mungkin ??

Akankah itu bisa terjadi ???

****

Sebersik cahaya terlihat sayup-sayup di ujung kegelapan keputusasaan kedua belah pihak, yang tua telah kehabisan ide untuk mempertahankan bisnis yang dibangun dari kucuran keringat dan beribu doa dan pengorbanan akan terancam hilang tersapu puting beliung kehancuran bisnis dunia. Hingga dengan berat hati kedua keluarga belah pihak menyerahkannya ke tangan orang muda yang memiliki beribu ide terpendam yang mampu mengangkat dan membawa terbang tinggi bisnis yang patah sayap.

Bagaimana bisa terbang tinggi jika sayap-sayap nya telah patah ?

Pagi…ketemu  pagi….tetap terjaga demi pusaka yang tak ternilai harganya ?

Mommy dan daddy  melakukan semuanya dengan penuh cinta dan pengorbanan yang tulus.

Hingga berhasil menembus dan terbang tinggi di tengah kehancuran dunia, bercahaya ditengah kegelapan awan tebal kebangkrutan dan terlahir sebagai pemenang menebar cinta dan ketulusan.

Satu hal yang ingin mommy dan daddy tunjukkan

” cinta tak pernah salah memilih ”

” cinta masih berkuasa diatas segalanya “.

” dengan cinta sebuah pengorbanan akan berarti, dan  dengan cinta kesedihan akan berganti senyum, dengan cinta pula semua hal akan lebih mudah “.

” dan dengan cinta membuat hidup kita berarti dan bermakna “.

Akhirnya kakek dan nenek beserta keluarga besar kedua belah pihak merestui hubungan mommy dan daddy setelah perjalanan panjang itu.

Namun tak berselang lama, awan gelap itu kembali menyelimuti hati daddy.

Bagaimana tidak ????

Kebahagiaan yang baru saja menghampiri mereka kini akan segera berlalu. baru saja kebahagiaan itu menghampiri, tapi kenapa dia harus pergi lagi ??? Mommy di ponis dokter mengidap kanker otak stadium akhir.

Bagai disambar petir disiang bolong, air mata kembali tumpah.

Setelah 2 tahun bergulat dengan rasa sakit yang disamarkannya dalam senyuman, kini mommy menyerah, namun bukan karena mommy tidak ingin terus bersamaku.

Bagaimana dia hidup tanpa seorang ibu ?

Bagaimana putri bisa tidur nyenyak tanpa pelukan mommy ???

Bagaimana ???

Siapa yang akan membacakan dongeng untuknya sebelum tidur ???

” begitulah pertanyaan yang selalu di lontarkan mommy dari rintihan rasa sakitnya “.

Daddy yang menghantarkannya hingga menikah nanti, takkan daddy biarkan anak kita kehilangan akan kasih sayang mommy nya, daddy janji akan menjelma seperti mommy juga saat dia butuhkan, daddy yang akan melakukan semua itu untuknya”. ” seru daddy menghibur mommy ”

Cancer…itu terlalu kuat untuk menjadi lawannya mommy.

Dia menjemput mommy  saat usiaku menginjak 9 tahun, saat dimana aq begitu membutuhkan cinta yang begitu besar, merangkulku dalam keheningan malam, menceritakanku hal-hal baik dan menarik, dan menatahku ditengah kerasnya dunia.

Namun Tuhan lebih sayang kepada mommy melebihi sayang daddy.

The best mom…best friend…best mentor…best…best…and the best…

Awal yang begitu berat untukku melangkah tanpa mommy, menjalani hidup dengan lautan air mata.

Namun daddy……berusaha tegar untuk menghiburku, walaupun aq tau hatinya…dan separuh hidupnya telah pergi, daddy sering menangis dalam kesunyiannya. ” kangen mommy “.

daddy menjelma sebagai mommy, sebagai daddy, sebagai sahabat, hingga akhirnya mampu membawaku terbang tinggi mengarungi indah nya hidup dan memghabiskan sisa waktu yang ada dengan hal-hal menarik dan bermakna.

Tak sedetikpun daddy mengijinkanku melaluinya tanpa cinta.

Daddy menepati janji nya untuk menjadi ibu untukku….

Tua bersama kenangan mommy, itulah keputusannya.

Cintanya telah mati untuk dunia ini, telah habis untuk mommy seorang.

Daddy is daughter first love…

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat membawaku tumbuh menjadi seorang gadis cantik, pintar dan baik hati yang dikagumi oleh para lelaki” setidaknya itu yang dikatakan para karyawan daddy… hehehe….agak naik kuping dikit sih…

Tapi….mereka semua akan menghilang tanpa jejak begitu melihat daddy….

Aq tau semua ini dilakukannya untuk ku, he is my daddy….Dia akan selalu nomor satu dalam hidup ku, dan tolak ukur dalam hal mencari pasangan hidup.

Mungkin hal itu yang membuatku bertahan sendiri hingga saat ini, karna hingga saat ini belum seorang  pun yang seperti daddy. Dan mungkin tidak akan pernah ada lagi.

*****

Morning daddy……” sapa ku mendekat ke meja makan “.

Morning sayang…..” anak daddy udah rapi aja nih??? Ini kan sabtu sayang, kan vey libur kaliahnya” tanya daddy mencium keningku”.

Bagi daddy, aq ini masih tetap gadis kecilnya yang selalu dimanja, sepertinya daddy belum rela dan belum sadar kalau aku sudah tumbuh besar dan menginjak bangku kuliah semeser 5, atau mungkin saja daddy yang tidak ingin sadar bahwa sanya gadis kecilnya telah tumbuh dewasa ???? Tapi yang pasti, aq senang dimanja. Dan sedikit banyak sifat manja ku membuat sebagian para lelaki tarik diri dan tak ingin bersama ku. Tapi aq nggak sedih soal hal itu, itu artinya mereka tidak pantas untukku ” begitu kata daddy “.

Orang yang ingin hidup bersama anak gadisnya daddy harus mencintai vey seperti daddy.

Tapi carinya kemana ????

Cuma ada satu orang yang seperti daddy di dunia ini…

Rasa sayangnya daddy membuatnya protektif dalam hal pemilihan jodoh, hingga detik ini sudah hampir 30 cowok yang hilang tanpa jejak, takut atas sikap daddy. Yah….seperti yang saya bilang tadi, mereka semua akan kabur begitu melihat daddy…

Hahaha….lucu juga sih…

Tapi jika begitu terus ???? Siapa yang akan bertahan ???

Entahlah….apa nanti daddy akan menemukan seperti yang diinginkannya untukku, semuanya terserah daddy, karena aq tau itulah yang terbaik.

Vey….sayang…kok diam aja sih ditanyain daddy ???

Hehehehe….sorry daddy, I just wanna say I love you ” jawabku ngeles….dan ikut bergabung di meja makan “.

Dad….

Yes….

Daddy hari ini ke kantor tidak ????

Yes….why ???

Vey wanna hang out with daddy, like watching movie and then take lunch together and window shopping or etc, tanya vey…dengan suara manjanya yang membuat daddy tak pernah bisa menolaknya “.

Hmmmm….but daddy have a meeting at 8 o’clock. Sorry honey….” seru daddy  membujuk vey yang terlihat kecewa”.

😞 daddy nggak asik ” seru vey dengan wajah cemberutnya “.

Tapi daddy janji, setelah meeting kita akan hang out, gimana ????

Ok, vey waiting for daddy on Raja Steak.

Apa nggak tunggu dirumah aja ? Takutnya vey nanti bosan tungguin daddy kelamaan.

Its ok daddy…

Daddy janji akan selesai lebih cepat ” seru daddy ”

ok daddy….vey berangkat bareng daddy yah, nanti drop vey di resto…

Are you sure ????

Yes….” jawab vey mantap “.

****

Pagi non….” sapa kiki salah satu waiter di resto daddy “.

Pagi mba…jawabku langsung menuju meja favorit dimana aq biasa duduk setiap kali datang ke resto, dan mereka semua sudah hafal mati dengan itu, juga makanan dan minuman kesukaan ku “.

Tumben non kesini pagi-pagi sekali ? ” tanya kiki lagi sembari meletaķan makanan dan minuman tepat didepan ku “.

Bosan dirumah mba, mending disini aja sembari tungguin daddy ” jawab ku dengan memainkan lagu yang ada di smartphone ku “.

Kiki dan semua pegawai juga sudah tau akan lagu apa yang saya putar ” yups…surat cinta “. Mereka sudah saling lirik kasih kode …”

Selamat menikmati yah non ” seru mbak kiki meninggalkan ku dan melanjutkan pekerjaannya “.

Pagi mba…pesan seperti biasa ya ” pinta seorang laki-laki muda, sepertinya dia sudah langganan di resto kami “.

Baik mas, silahkan duduk ” pinta kiki “.

Mbak, cewek yang duduk di meja paling pojok yang ada di dekat kolam itu siapa sih ?

Emang kenapa mas ?

Nggak sih mba, cuma mau tanya aja, kok s3pertinya dia selalu mendengarkan lagu yang sama setiap kali aq melihatnya disini ?

Oh yang itu???

Namanya Vey anak tunggal pak Johan pemilik resto ini, dan satu bulan terakhir ini dia suka sekali dengan lagu itu, walaupun terkadang kita yang mendengarnya bosan, tapi tak sedikit pun dia bosan, mungkin karena lagu itu mirip sekali dengan kisah cinta daddy nya yaitu pak Johan dan istrinya, momny nya non vey “.

Oh gitu yah mba…

Makanan saya diantar kemeja yah mba ” pinta laki-laki itu menjauh dari meja resepsionis “.

Hello sayang….sapa daddy mencium keningku “.

Hi dad…tumben daddy cepat ? Bukannya tadi katanya selesai meeting jam 12 ?.

Ia sih, daddy cancel sebagian, karna daddy nggak tega lihat anak gadisnya daddy menunggu terlalu lama “jawab daddy mencubit lembut hidung vey…”

Kita berangkat sekarang tuan putri ??? ” pinta daddy mengulurkan tangannya menuntun vey berdiri “.

Ok…lets go….” seru vey girang dengan senyum sumringah menggandeng tangan daddy “.

Mba …om itu pacarnya ? ” tanya laki-laki itu menghampiei mba kiki ke meja resepaionis lagi, sepertinya dia begitu penasaran, begitu vey dan daddy nya berlalu dan menghilang meninggalkan resto dengan mobil Fortuner putih itu “.

siapa maksudnya mas ? ” tanya mba kiki penasaran “.

Cewek yang tadi itu loh mba ? ” seru laki-laki itu menegaskan “. tergambar jelas di wajahnya “.

Kenapa mas ? Cemburu ya ?????” Ledek mba kiki, bercanda “.

Non Vey itu sudah punya pacar belum ???” Tanya laki-laki itu ”

Belum, semua pada takut mas, karena pak Johan sangat selektif kalau soal urusan jodoh ataupun laki-laki yang dekat dengan non Vey.

Sepertinya mas Andi penasaran ? Mas jatuh cinta yah sama non Vey ??? Tanya mbak kiki lagi “.

Hmmmmm… nggak sih mba, cuma pengen tau aja ” jawab Andi dengan wajah memerah, karena semua ketebak oleh mbak kiki “.

Ngaku aja…ledek mba kiki laki yang semakin membuat andi tak betkutik.

Hehehehehe…ia sih mba, entah kenapa sejak pertama kali melihatnya, ada rasa yang tak bisa saya jelaskan. Dia begitu manis dan imut, senyumannya menenangkan hati dan sorot matanya tajam menusuk kalbu menggugah hati dan menghangatkan jiwa yang sepi.

Waw…..puitis banget mas, ” seru mba kiki kagum…”.

Non vey suka cowok seperti apa sih mba ? Siapa tau saya masuk kriteria …” tanya andi  penuh harap “.

Nggak tau pasti sih mas, sepertinya non Vey suka cowok yang bisa menyanyi dan memainkan alat musuk, yah paling tidak nya suka musik lah. Karena non dan daddy nya juga sangat menyukai musik, kerap kali mereka juga menghabiskan waktu untuk sekedar karaoke an gitu.

oh gitu yah mba ” seru andi mangguk-mangguk ” ( sebenarnya kan gue penyanyi lagu yang selalu didengarkan nya non vey…” bisik andi dalam hatinya, namun dia tak memberitahukan hal itu kepada siapapun termasuk mba kiki.

****

Thanks for today daddy ….” seru vey begitu nyampe di rumah pulang hang out bareng daddy “.

Welcome sayang ku, apapun akan daddy laukakan untuk vey selama daddy mampu ” seru daddy merangkul erat tubuh mungilnya vey.”

Selain mendengarkan lagu yang sama setiap hari, vey juga memiliki hobi baru sekarang, sepertinya sih efek lagu itu, tiba-tiba saja kata-kata indah bermunculan dari hatinya membangun sebuah kalimat demi kalimat hingga melahirkN sebuah  cerpen, bahkan rencananya vey akan meluncurkan buku pertamanya…

Hey…” sapa seorang laki-laki muda mendekat ke meja vey dengan dua buah gelas coklat hangat ditangannya, minuman kesukaan vey di pagi hari, dari mana dia tau ? ” tanya vey dalam hati nya ”

This for you….” seru laki-laki itu menyodorkan sebuah gelas berisi hot coklat sebelum vey menjawab pertanyaannya …dan duduk tanpa dipersilahkan terlebih dahulu .

Vey hanya bisa menatap tajam ke arah laki-laki itu yang dalam perkiraan vey dia telah lebih tua lima tahun diatasnya.

Don’t look at me like that, I just want to be your friend…” seru laki-laki itu cuek sambil menyeruput hot coklat yang ditangannya.

What ….????? ” tanya vey dengan suara tinggi .

Andi…” seru laki-laki itu mengulurkan tangannya hendak berkenalan …”

Namun vey yang sedari tadi merasa terganggu memilih berpindah kemeja sebelah tanpa menghiraukan ajakan perkenalannya.

Tapi Andi tak menghiraukan nya, Andi ikut berpindah tempat kemanapun vey pindah…

What do you want ” tanya vey geram…

Be my friend, please…” pinta andi setengah memohon “.

Vey….” seru vey menjabat tangan laki-laki itu, dengan wajah masih kesal”.

Vey….gadis cantik nan baik hati, tidak sombong dan rendah hati, belum pernah sekalipun terlihat oleh ku anak konglomerat yang baik seperti dia.

Vey…selalu menghargai orang lain dan tidak pernah menganggap rendah kepada orang kecil.

Penampilannya sederhana namun tetap elegant, dia populer disemua kalangan, baik itu anak kecil, remaja, anak muda hingga lingkungan orang tua.

By the way…kok kamu suka banget sih dwngarin lagu itu ?

So what ? Its not your business….” jawab vey jutek…”

Cantik-cantik kok jutek sih ” gerutu Andi pelan .

Namun belum sempat andi cerita banyak hal, seorang lelaki bertubuh tegap datang menghampiri mereka.

Non…apa kita boleh pergi sekarang ? Soalnya daddy bilang kalau pagi ini non ada acara bedah buku  di grand indonesia? takutnya nanti telat non ” pinta laki-laki itu dengan tutur kata yang begitu sopan”.

Baik pak….” jawab vey berdiri dan meninggalkan andi tanpa pamit “.

Mbak…non vey kuliah dimana ? Jurusan apa ? ” tanya andi ke mba kiki begitu vey melangkah pergi meninggalkan resto “.

Hmmmm….si non kuliah jurusan bisnis gitu katanya di UPH. Tidak tau pasti sih mas, soalnya non vey tidak pernah cerita, hanya dengar-dengar dari teman-teman si non saja yang sering datang kesini.

apa si non memang orangnya jutek seperti tadi yah mba ?

Nggak mas, baru kali ini malah saya melihat si non jutek begitu, mungkin dia lagi ribet sama urusan kuliahnya.

Tapi tadi dengar dia mau bedah buku??? Apa dia penulis ????

Bukan lah mas…

Terus apa dong mba ?

Oh ia saya lupa, hari ini tuh ternyata peluncuran buku novelnya yang pertama yang berjudul ” mom’s love” . Itu  tentang mommy nya dan yang kedua rencananya kalau tidak salah judulnya ” my daddy is my Hero ” seru mba kiki berusaha mengingat-ingat.

Menulis itu hobby nya si non sejak mommy nya meninggal dunia, karena dengan cara itu dia bisa meluapkan semua isi hatinya. Tapi baru-baru ini non vey berani untuk meluncurkan  novelnya setelah dibujuk sama daddynya.

Waw….she almost perfect…” bisik andi dalam hatinya “.

****

Betapapun juteknya vey, tapi andi tetap tak patah arang untuk memenangkan hati gadis imut itu karena hatinya sudah terpaut oleh gadis jutek itu. Karena  sedikit banyak andi telah tau tentang pribadi si non cantik itu dari mba kiki.

Diakui nya Sungguh tak gampang untuk memenangkan hati gadis imut itu,

Sudah hampir 6 bulan dia mendekatiny Berbagai cara telah dilakukannya, termasuk mengungkapkan cintanya ke pada vey di malam minggu di sebuah cafe nan romantis itu.

Karena menurut informasi yang andi peroleh dari salah satu temannya vey, bahwa hari ini mereka ada rencana janjian ke cafe bumbum dalam acara temu kangen bersama Kira teman SMP vey yang sudah lama tak di temuinya sejak lulus. Tapi lebih tepatnya, ini sih rencana Andi yang sudah di rancang sempurna, berharap hasilnya juga nanti akan sempurna.

Kira itu adek perempuan andi satu-satunya.

Mereka berpisah karena Kira sekolah di luar negti, sedangkan Vey tetap tinggal di jakarta.

Andi mengetahui hal itu setelah Kira melihat wallpaper foto kakak laki-lakinya.

Ka….” teriak Kira dari ruang tamu memanggil andi yang sedang berada di kamar atas “.

Ia …. ” jawab andi masih dalam kamarnya “.

Ka andi…..” panggilnya lagi dengan suara yang lebih keras “.

Apa sih adek q…kalau kamu lapar, suruh bi ijah aja masakin, atau kalau kamu mau shooping ajak mama aja, ” seru andi melangkah menghampiri Kira di ruang tamu”.

Aq tidak mau dua-duanya…..

Terus ??? Maunya apa ???

Aq cuma mau klarifikasi foto yang di wallpaper ka andi ini siapa ” tanya kiki menunjukkan ke arah andi.

Hey….kamu nggak berubah ya adek q, paling senang kalau audit HP kakak nya.

Ia lah…aq kan kepo. ….

Hayo…siapa ???

Pacar kakak yah ???

Ih….kamu kepo….nggak berubah…udah sekolah di london juga, tapi kelakuannya tetap sama ” ledek andi mengalihkan pembicaraan “.

Mau tau ? Atau mau tau banget ??? Canda andi lagi…

Ih…ka andi kok jadi lebay gitu sih ? Nggak cocok tau….

ia…ia….itu foto calon pacar kakak..

What ???? Masih calon pacar ????

Ia, emang kenapa ? ” jawab andi cuek …

Dia nggak mau yah sama kakak ??? Atau kak andi yang nggak tau menggombal.

Bukan adek ku, yang ini beda…

Ya ialah…kalau soal cowok, dia memang cuek orangnya, tapi aslinya dia baik.

Kok kamu tau ???

Dia kan teman sekelas aq dulu waktu SMP…

Serius ????” Seru andi antusias mendekatkan duduk nya ke Kira….

Serius dong…..

Mau bantuin kak andi nggak dek ? ” pinta andi memohon “.

Nggak mau ah….

Yah…kok gitu sih sama kakaknya….Kira mau kalau kakak jadi jomblo selamanya.

Nggak mau sih, tapi….

Tapi apa ? ” potong andi tidak sabaran…”

Tapi….aq bantuin kalau kak andi beli mobil Kira….

Yah…tapi itu kan mahal banget dek, kenapa nggak minta di beliin papa aja sih…???

Hmmm….ok kalau begitu, berarti aq nggak jadi bantuin kakak…

Ia…ia…demi Vey, kak andi beliin…

Nah gitu dong ka…

Ia…” sahut andi dengan muka masam……”.

dan rencana yang telah mereka rencanakan pun mendapatkan hasil yang memuaskan walau belum sempurna. Vey sedikit membuka hatinya untuk mengenak Andi, kakak dari sahabatnya.

Ahak sedikit canggung sih memang, tapi vey tak kuasa menolak permintaan Kira.

Tapi itu pun dengan satu syarat, jika daddy mengijinkannya.

 

****

Daddy….

Yes honey….

Andi sebentar lagi mau datang ke rumah dad…

How is andi ???  Daddy belum pernah dengar nama itu.

Dia teman aq, dad. So…daddy must try to be nice guy…” pinta vey tegas “.

What ????  Itu kebalik sayang ku, Andy yang harus try to be nice guy sama daddy.

Yeah…I know that, but daddy too…

Daddy janji, tapi aturan daddy tetap sama, kalau menurut daddy dia tidak pantas atau saat dia tidak lulus test dari daddy ” its mean no relationship any more”.

Yeah…yeah…yeah…”seru vey menimpali, vey sudah hapal betul wejangan mengenapai peraturan seleksi calon pendamping untuk nya.

Pagi om…” sapa andi begitu pintu di bukakkan bi Ijah untuknya dan menghampiri vey dan daddy yang sudah menunggunya di ruang tamu “.

Pagi…jawab daddy ketus.

Kamu kenal anak saya dimana ? ” tanya daddy tanpa basa-basi “.

Di Resto om.

Kamu kerja apa ?

penyanyi om…

Tapi kok saya belum pernah ya dengar nama kamu ?

Belum terkenal banget om.

Penyanyi itu tidak ada duitnya, bagaimana bisa kamu membahagiakan anak saya ?

Saya kan berusaha semampu saya om…

Kamu tau kan anak saya dimanja dari kecil??? Apa kamu bisa melakukannya ?

Bisa om ” jawan andi mantap penuh percaya diri ”

Maaf, jika kamu hanya sebagai penyanyi, jangan berharap saya akan merestui.

Daddy…..” tegur vey menatap tajam ke arah daddy “.

Why ……apa daddy salah ??? Daddy kan cuma ingin anak daddy nanti diperlakukan di rumah suaminya seperti daddy, cuma itu saja ” seru daddy membela diri “.

I know dad…tapi ini namanya sudah merendahkan profesi  orang lain ” seru vey membela “.

Baru kali ini vey berani membela seorang laki-laki di depan saya ” bisik daddy dalam hatinya “.

Ok fine….”jawab daddy sedikit melunak namun tetap dengan syarat “.

kalau dalam 6 bulan ini daddy belum melihat dia sukses, jangan harap daddy merestui ” seru daddy tega “.

Ok…”jawab vey menerima tantangan itu “.

***

selama enam bulan itu lah Andi berusaha merebut hati Vey, dan berhasil walau sesekali terbersit rasa kwatir di dada atas restu daddy yang belum di dapatkan.

Sehingga apapun masalah yang dihadapinya, andi adalah orang kedua yang di ceritainnya setelah daddy. Termasuk dalam keadaan yang genting.

Dengan tangan gemetar, vey menelepon Andi, tidak ada nama lain yang dipikirannya saat ini, dia bingung dan panik karena daddy nya kecelakaan dan lebih apesnya lagi dokter bedah di rumah sakit itu sedang ada operasi dan yang satu lagi baru lepas dinas.

😭😭😭 vey hanya bisa menangis, membuat Andi semakin tak tenang.

Vey…are you oke ??? ” tanya andi di telpon mendengar tangisan Vey “.

Daddy have an accident ” jawab vey dengan masih menangis tersedu-sedu “.

Kamu dimana sekarang ? ” tanya andi mulai panik “.

We are in Handika hospital ” jawab vey dengan masih menangis “.

I’ll be there honey as soon as, dont worry ” bujuk andi mencoba menenangkan vey dan segera menutup teloponnya, meraih blazer dan berlari ke garasi.

Tolong siapkan meja operasi segera untuk pak Johan, saya sudah dijalan menuju kesana ” perintah andi kepada kepala perawat”.

melempar kunci ke satpam penjaga pintu dan  berlari secepat yang dia bisa, rasanya lorong rumah sakit seperti jalan tol yang tak kelihatan ujungnya.

Vey berlari kepelukan Andi begitu melihatnya muncul di ujung gang, its ok honey…everything be all right, I’ll do my best… ” seru andi memeluk erat tubuh vey,

Dok… waktu nya operasi ” seru suster susi mengingatkan ”

I promise to safe your daddy, believe me….” pinta Andi melepas pelukannya dan berlari ke ruangan  dimana daddy akan dioperasi.

mondar…mandir…vey tak tenang selama operasi berlangsung, air matanya terus mengalir bagai luapan sungai di musim hujan, kenangan manis bersama daddy menari indah di kepalanya yang semakin membuatnya takut kehilangan daddy dan tak rela walau sedetik pun. Hingga akhirnya Vey kelelahan dan tertidur di ruang tunggu sendirian di tengah malam, vey sengaja belum mengabari para keluarga karena takut semuanya panik.

Vey…sayang…..” seru Andi lembut, menyentuh pipi mulusnya dan mencoba membangunkannya dari tidur, Daddy kamu telah baik-baik aja sekarang.

Mendengar hal itu, vey langsung terjaga dari tidur nya dan berlari ke ruang perawatan dimana daddy terbaring tak berdaya tanpa mengucapkan terimakasih terlebih dahulu pada andi karena yang ada dipikirannya sekarang hanya daddy.

Gemetar kakinya melangkah masuk perlahan, air matanya kembali tumpah walau telah berusaha di bendungnya.

Daddy… ” bisik Vey terisak menggenggam erat tangan daddy yang tak berdaya itu, harus cepat sembuh ya dad, pokoknya vey janji tak akan nakal lagi, vey nggak akan manja lagi, 8vey akan belajar mandiri.

love you so much daddy, dont lift  me alone, I need you daddy more than you know, vey cant do anything without daddy.

Vey…biarkan daddy kamu istirahat dulu,  kita keluar yo ” bujuk andi merangkul pundaknya dan menuntunnya keluar.

Kita makan sesuatu diruangan ku, vey belum makan malam kan ? ” tanya andi menuntun vey ke salah satu ruangan kerja yang besar itu, ada sofa yang besar disana. Namun air mata vey tetap mengalir.

apa daddy akan baik-baik saja ???

Kenapa daddy belum bangun-bangun juga ???

Sssstttttt…..vey ….daddy kamu akan baik-baik aja, dia tertidur karna masih pengaruh obat bius, besok juga akan siuman ” seru andy membujuk vey dan membawanya dalam pelukan.

Thank you so much honey, you save my daddy, seru vey memeluk Andi dengan begitu erat.

Tapi bagaimana bisa ??? Bukankah kamu seorang penyanyi ” tanya vey penasaran…”.

Menyanyi itu cuma hobi ku dan kebetulan ada teman yang ngajakin rekaman, jadi aq pikir tak ada salahnya untuk menerima tawarannya, kalu hobi bisa menghasilkan uang, kenapa tidak ????

Ia juga sih….

Vey juga kan begitu…

Emang kamu tau hobi ku apa ?

Tau dong…

Apa coba ????

Penulis kan ????

Hmmmmm…..

****

Keesokan harinya daddy terbangun dan mendapati vey masih tertidur disamping tempat tidurnya dan andi di sisi yang satunya lagi ada andi.

Sayang….vey kok tidur disini ??? Daddy baik-baik aja kok

Dad… udah bangun ??? Bagaimana perasaan daddy ? Apa masih sakut banget yah dad ???

Aduh….sayang ku, daddy nih baru siuman loh…kok udah di tanyain terus ???” Protez daddy bercanda “.

Vey…om…saya keluar dulu sebentar ya…”pamit andi memotong pembicaraan vey dan daddy nya “.

Ok…thanks ya honey…” jawab vey menimpali dan kembali asik cerita dengan daddy.

Pagi…sapa seorang wanita muda berparas cantik dengan senyum yang manis menghampiri daddy, yaps itu suster Neni…

Oh ia sus…boleh minta tolong panggilkan dokter yang telah mengoperasi saya tadi malam? Soalnya saya mau berterimakasih ke dokter itu sus telah menyelamatkan saya ” pinta daddy “.

Tapi barusan dokternya  keluar dari kamar anda ? Apa tidak ngobrol dengannya??

maksudnya siapa sus ???

Dokter Handika pak, yang barusan keluar dari ruangan ini ” seru suster neni menjelaskan “.

Daddy melirik penuh tanya ke arah vey,

Yes dad, Andi dokter di rumah skit ini, dan dia juga anak pemilik rumah sakit ini ” seru Vey “.

What ??? Are you serious ???? How come ???? ” tanya daddy kaget “.

Yes daddy, vey juga baru mendengarnya tadi malam sebelum daddy di operasi.

Tapi kenapa Andi nggak jujur ke daddy ????

I dont know dad, maybe dia kapok kejadian yang sama terulang lagi jika dia mengungkap jati dirinya.

Maksudnya ???” Tanya daddy semakin bingung …

Andi punya masa lalu yang sedikit menyakitkan dad, pacarnya pergieninggalkannya untuk hidup berama laki-laki yang lebih segalanya dadi dia, dari situlah awalnya andi berniat cari calon istri yang benar-benar tidak terlalu mempermasalahkan aoal materi, tapi pada kenyataannya itu sangat susah, dia ketemu dengan ku tapi daddy mempersoalkan soal materi.

Daddy sih bukannya melarang sayang ku, daddy cuma ingin putri kesayangan daddy bersama dengan orang yang tepat, ” itu saja ”

Kalau soal materi, daddy punya banyak uang, daddy bisa melakukan apapun untuk kalian berdua, tapi daddy ingin melihat bagaimana sikapnya atas larangan daddy, bagaimana cara berfikirnya. Dan daddy telah mengamatinya selama 6 bulan ini, menurut daddy dia lulus ujian dari daddy…

Serius dad ? ” tanya vey dengan wajah bersemangat “.

Yes….” jawab daddy mantap “.

Thanks ya dad…you are my best dad in the world who Jesus gave it to me ” seru vey melebur kedalam pelukan daddy.

Finally vey & andi happy ending….

And they are succesfull to creat love story like mom and dad story ” is true love I call ”

 

 

 

 

 

 

 

 

 

NASI SAMPAH

Manfaat-Sampah-300x224Hidup ini keras seperti batu, pahit seperti empedu dan kejam seperti ibu tiri. Tapi kita harus bisa mengubah batu itu jadi roti dan empedu itu jadi gula.
Apa mau jadi penyihir ????
Bukan-bukan…maksudnya itu kita harus mengubah sendiri nasib kita. Itulah yang selalu ayah katakan setiap hari, hingga bosan mendengarnya.
Tapi jika begitu, kenapa ayah nggak bisa mengubah nasibnya ???
Pendidikan punya, tampang punya, hmmmmm….
Ok baiklah ” bujukku dalam hati “.
Berteman dengan sampah, makan nasi sampah, pakai baju sampah.
Tentu semua nya membujukku untuk bersungut-sungut.
Apa Tuhan salah menciptakan ???
Apa aq harus mati miskin ???
Tidak…tidak…tidak…
Nasibku ada di tanganku dan berkat adalah milik Tuhan, aq harus berubah.
Hmmm apa berubah jadi superman ????
Atau jadi pesulap ????
Pesulap ???? Itu ide bagus , ” jadi pesulap “.
Menyulap daun jadi duit ??? ” tentu tidak ”
Tapi menyulap sampah jadi duit.
kedengarannya sih keren, tapi bagaimana caranya ???
Woi……bengong aja loe…” teriak Redo mengagetkanku dari belakang “.
Hi do…”sapa ku datar…”.
Tumben banget loe sore-sore nangkring disini ? biasanya loe dah mulung di jembatan !!! Ada masalah ???
Nggak ada do..” jawab ku singkat dengan tetap memandang ke arah gedung pencakar langit itu. Tempat yang aku inginkan, tapi bagaimana caranya ??? Makan aja syukur…pasti gedung tinggi itu alias apartemen itu mahal banget deh harganya.
Huffff…..
Do…kira-kira kita bisa tidak yah suatu hari nanti tinggal disana ” tanyaku mengancungkan tangan ke arah gedung tinggi itu.
Gue sih yakin ver…asal kita mau kerja keras.
Tapi kerja keras aja nggak cukup do, buktinya aja tiap hari gue bekerja keras mulung pagi sore, tapi nggak ada yang berubah tuh, dapat makan aja sudah syukur, boro-boro mau tinggal di gedung tinggi, nggak kedinginan aja tiap malam udah syukur do ” seru vera dengan nada pesimis “.
Loe jangan pesimis gitu dong ver, tampang loe punya, pintar ia, suara bagus, apalagi coba ???? Itu aja udah cukup buat modal gaet suami kaya ver…
Do…do…orang kaya tuh nggak suka orang tidak berpendidikan dan kumuh kaya gue ini, boro-boro di lirik, nggak di usir aja udah syukur.
Tapi tenang ver, gue ada solusinya ” seru Redo menunjukkan selembar kertas “.
Apa ni ???
Ini tuh formulir pendaftaran masuk indonesian idol Ver, tadi ada yang bagiin gitu pas gue pulang manggul di pasar, tiba-tiba aja gue kepikiran loe.
Hmmmm….tapi kan suara gue pas-pas’an do, terus baju nya gimana ? Terus ????….
Stop…stop…stop….cukup komplen nya, sekarang isi formulirnya supaya besok aq bisa kembaliin lagi.
Tapi do….????
Ngak pake tapi….” perintah Redo sedikit keras “.
Baiklah ” seru vera meraih pulpen yang ditangan Redo dan segera mengisinya ”
Redo…teman terbaik vera dari sejak kecil, mereka di besarkan di lingkungan yang sama di pinggiran kali.
Redo orang yang pintar, baik, dan tulus, sayang orang tuanya tak punya modal menyekolahkannya, dia putus sekolah sejak dari SMP.
Redo pernah punya ide yang brilian dalam hal pengolahan sampah alias menyulap sampah jadi duit, tapi sayang ide tinggal ide dan telah membusuk dalam hatinya karena tak punya modal. Ingin sekali rasanya membantunya tapi apa daya tangan tak sampai, tapi suatu kelak cita – cita nya akan terwujud aku janji. Akan kulakukan yang terbaik untuk memenangkan kompetisi ini ” seru vera dalam hatinya dan menatap lekat ke mata Redo.
Helllo…klo mandangin gue terus kapan selesainya nih ? ” seru Redo menyadarkanku dari lamunan indah itu “.
Do…seandainya yah ide kita itu bisa terealisasikan, pasti ita bisa tinggal di gedung tinggi itu ” seru vera dengan terus menatap ke arah redo tanpa berkedip sekalipun.
Makanya loe harus menang vera cantik…biar semua mimpi kita terlaksana.
Ia gue janji, aku akan membawa hadiah juara satu itu pulang untuk kita.
Nah gitu dong, ini namanya baru vera yang sebenarnya …
****
Proses seleksi pertama pun akan di mulai hari sabtu sore di aula yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kami.
Terharu…sedih…bangga ..bercampur aduk melihat ketulusan dan pengorbanan Redo dalam mendukung ku dalam kompetisi ini, kesetiaannya tak pernah berubah dan ketulusannya akan selalu dalam hati, dan takkan aku lupakan itu “itu janjiku…”
Redo mempersiapkan segala hal yang aku butuhkan, dari mulai baju, sepatu, accesories. Padahal aq tau dia tak punya cukup uang untuk itu.
Dan yang paling surprise, Redo jadi salon dadakan, padahal dia baru mempelajarinya di youtube 3 hari lalu di salah satu runah warnet tak jauh dari rumah ku, semua dilakukannya untukku.
Tak ada kata yang sanggup melukiskan semua ini, hanya ucapan syukur yang tak terkira kepada Tuhan memberikan ku malaikat tak bersayap nan rupawan itu.
Tapi keputusasaan itu menghampieiku kembali, bagaimana tidak ???? Dari pagi antri diantara ratusan orang yang memiliki suara-suara yang bagus dengan style fashion yang trendi plus tampang keren.
Ver…nggak usah membandingkan dengan orang lain, kamu itu istimewa ” puji Redo, sepertinya dia tau apa yang sedang kupikirkan “.
Sekarang kamu harus fokus dan berdoa, karena sebentar lagi giliran kamu , ” seru Redo mengingatkan “.
Peserta berikutnya silahkan masuk ” seru salah satu MC nya “.
” hodo ito na hupillit i…sian sasude nahutanda ”
” ulini rupami, denggan ni basami do mambaen holongku tu ho ”
” modom pe au sae hasean do, lao mamikkiri di ujung na “.
” jakkonon mu do au, ingoton mu do au hasian, alusi au…”
” dokkon ito na holong toha mi, na paposson rohakki da hasian… ”
” husippon mai tu sude dongan mi, roha mi naung dilehon ko tu au…”
” hasian….”.
Suasana hening begitu selesai menyanyikan lagu itu, ada rasa deg-deg an dan takut bercampur aduk jadi satu, entah kenapa mulut ini menyanyikan lagu itu, lagu favorit Redo yang hampir setiap malam di nyanyikanya untukku sebelum pergi tidur ” padahal bukan itu lagu yang ku siapkan untuk kompetisi ini “.
Tak ada pilihan lain selain pasrah, dan aku tak menyesal sedikit pun menyanyikan lagu itu”.
Prok…prok…prok…suara tepuk tangan ketiga juri membuatku semakin grogi dan gemetaran.
” great…., ini dia yang saya tunggu , ” seru salah seorang juri ”
” dari mana saja kau tadi..seru juri yang lainnya menanggapi dengan meniru logat batak, yang memang meledekku sebagai orang batak “.
” kita duet yah di reff… pinta seorang juri yang kebetulan sama satu suku dengan ku alias orang batak toba, yups…he is name Judika sihotang, yang juga penyanyi idolaku. Tak menyangka bisa bertemu muka dengannya, sungguh ku tak menyesal seandainya tidak lulus di tahap ini “.
Tapi kalau aku tidak lolos ???? Bagaimana dengan nasib kami ???
Aq telah menjanjikan trofi kemenangan untuk Redo. !!!!
syukur seleksi pertama ini atas seijin Tuhan semua juri say Yes dan aq boleh melaju ketahap berikutnya, itu artinya persaingan semakin ketat.
Capek…lelah…dan hampir putus asa menghampiriku dalam sesaat, Namun satu hal yang tak pernah jauh dari ku, yups…he is my best friend, my best brother, and my best…best…bes…best..forever more.
Hadeh….tak semudah bayangan ku selama ini, segala yang terbaik yang ku punya telah ku lakukan, meskipun harus pulang malam ini berhenti di 5 besar mungkin sudah jalannya seperti ini dan mungkin saja hadiah itu tidak di perubtukkan bagi ku, bujukku dalam hati setelah pengumuman peserta out hari ini dan hanya bisa diselamatkan oleh will card.
Dan ternyata sekali lagi aq diselamatkan oleh salah satu juri yang sedari awal telah terhipnotis oleh suara q ” begitu katanya “.
Hingga akhirnya langkahku tiba di malam penentuan juara 1 dan 2. Sukacita yang tak terlukiskan oleh ku, tinggal selangkah lagi cita – cita kami terwujud “nasi sampah “.
Nasi sampah ???? ” tanya MC nya memastikanku tidak salah ucap ” 3x lagi dia mengulang pertanyaan yang sama untuk memastikan bahwa dia tak salah dengar.
Bagaimana bisa ? ” tanya salah satu juri “.
Akhirnya untuk pertama kalinya aq mengatakan semuanya dengan sangat detail, ditambah lagi dengan tanyangan visual yang memang sengaja di rekam oleh pihak penyelenggara kompetisi untuk mengetahui kehidupanku yang sebenarnya. Mereka tak percaya kami hidup di pinggiran kali nan kumuh itu .
Bagaimana bisa kamu hidup disana ???” Tanya seorang juri menitikkan air mata, antara kasihan dan terharu, tidak taupastinya “.
Namun satu hal yang pasti, aq tidak ingin dengan rasa kasihan orang lain, aq ingin menang murni oleh karena kemampuanku dan pilihan para pemirsa di rumah.
” juara ataupun tidak, kamu akan saya kontrak ” seru seorang juri yang juga merupakan pemilik salah satu Ph yang sangat terkenal bertangan dingin itu “.
Hmmmm…apa ada kulkas di tangannya ,?????
Tidak…tidak..tdak…maksudnya itu dia selalu berhasil mengorbitkan para artis menjadi di kenal oleh masyarakat banyak.
Tentu aq sangat bersyukur akan hal itu, namun entah kenapa??? Sedari tadi mataku tak bisa lepas dari panggung dimana sang juara akan berdiri nantinya.
Dengan menunggu pengumuman pemenang, apa ada yang ingin kamu katakan ? ” tanya MC nya seakan dia tau s3mua yang ada dalam pikiranku.
aku hanya ingin mengucapkan betapa bersyukurnya aku punya malaikat ” jawabku singkat “.
Malaikat ????” Tanya MC nya penasaran…hmmmm…tentu bukan MC namanya kalau tidak berhasil meng-kepoin para peserta.
” malaikat yang tak pernah jauh dari ku ”
” malaikat yang selalu ada disaat yang kubutuhkan ”
” penghibur disaat ku sedih, penyembuh disaat ku terluka ”
” malaikat yang menghangatkanku dari dinginnya malam oleh dekapan kasih sayangnya “.
” he is my Redo…”.
Redo ???? ” panggil MC nya dengan begitu lantang diikuti dengan sorotan lampu mencari orang yang bernama Redo.
Tonight he is so handsome..lebih dari biasanya dengan kaos polo putih dan denim warna biru dengan sepatu sniker yang semakin menyempurnakan penampilannya malam ini, aq tau semua itu dilakukan oleh kru media penyelenggara.
Apa kalian berdua punya hubungan spesial ??? ”
Lebih dari spesial ” jawab Redo mengiyakan dengan tetap menatap ku dengan begitu dalam.
Waw……its was amazing ” teriak MC nya semakin membuat suasanaya rame “.
Katanya Redo punya lagu yang selalu dinyanyikan untuk Vera, apa boleh dinyanyikan sedikit ? ”
Tentu…”jawab redo mantap…”
” hodo ito…. nahupillit i sian sasude nahutanda, denggan ni basami, ulini rupami domambaen rohakku tuho, dokkon ito naholong rohami napaposson rohakki da hasian… husippon mai tusude dongan mi rohami naung dilehon ho tuau hasian…”.
” lembut suara redo menyanyikan lagu itu dengan penuh perasaan dan menggenggam erat tangan ku “.
Waw…romantis sekali ” seru MC nya “.
Kalian berdua temui saya nanti di belakang setelah ini yah ” pinta salah satu juri yang tadi memintaku bergabung bersama mereka “.
Ada apa ini ? Kok main belakang-belakang ??? ” seru MC nya bercanda.
Sayang banget kan kalau suara redo hanya untuk vera saja, kenapa tidak ke semua orang ? Suaranya bagus dan saya yakin mereka akan jadi pasangan duet yang fenomenal nantinya.
Baiklah…nampaknya sudah mulai ngomongin bisnis ” jawab MC menimpali “.
Kenyataannya toh…” jawab juri tadi tidak mau kalah.
Ok baiklah…urusan belakang nanti saja, sekarang kita saksikan pemenang indonesian idoll tahun 2015 adalah…….
Deg..deg..an…menunggu pengumuman dengan bergandengan tangan erat dengan kiki teman ku di grand final.
Vera………..” teriak MC nya dengan sangat lantang “.
Semua terasa seperti mimpi, mimpi indah yang tak pernah terbayang oleh ku. Ku tak ingin bangun dari mimpi ini ” bisikku dalam hati dengan masih membisu namun air mata mengalir deras dipipi “.
Senang yang bukan main, akhirnya kehidupan ku, kehidupan keluarga ku berubah sejak malam itu, kini impian ku untuk tinggal di gedung tinggi kini tercapai, bahkan lebih dari situ, kami bisa mewujudkan ide yang telah lama tertanam di jiwa ” nasi sampah “.
Kini kami kembali bukan untuk menjadi sekedar pemulung, tapi kembali sebagai pemulung berdasi, dan bersamaan dengan itu otomatis nasib para pemulung di lingkunganku dulu kini berubah, aq bersyukur bisa melakukan lebih dari yang terpikir oleh ku.
Aq dan Redo kini jadi pasangan duet romantis dan fenomenal seperti kata juri pada malam itu.
Dan bukan hanya itu saja, terlebih kami pasangan suami istri yang sangat romantis, bagaimana tidak ???
Redo memperlakukanku bak putri raja, disayangi melebihi dirinya sendiri.
Thanks Lord, engkau memberikanku malaikat tampan nan rupawan itu, suami terbaik di dunia dan ayah terbaik untuk anak kami Gideon.
Rasanya seluruh hidupku tak cukup untuk menceritakan betapa indah nya pemberian Tuhan…
Mata ini ingin menatap terus wajah nya
Tangan ini ingin merangkulnya hingga akhir hidupku.
Hmn….hmn…hmn…sepertinya istriku semakin cinta aja nih…papa ganteng yah ??? ” goda Redo dan memelukku dengan penuh cinta dan kasih sayang”.
Terimakasih yah sayang, kau membuat hidupku berwarna dan berarti, malaikat dan bidadariku ” bisik Redo mesra”.
” hidup adalah anugrah, maka jangan pernah sia-siakan orang yang menyangi kita, dan perkakukanlah orang-orabg disekitar mu dengan penuh cinta, karena mereka adalah malaikat-malaikat yang Tuhan tempatkan disisi mu “.

My prince love

Garuda-IndonesiaTak ada seorang pun yang bercita-cita hanya sebagai karyawan, ataupun bawahan semata.
Semua orang ingin jadi pemimpin, semua orang ingin jadi pengusaha, semua orang ingin memerintah.
Tapi tak semua orang berhasil meraihnya, tak semua orang jadi pimpinan, tak semua orang jadi pengusaha.
karena jika semua orang menjadi pengusaha, siapa yang jadi karyawan ???
Jika semua orang jadi pimpinan ataupun bos, siapa yang akan jadi bawahan ???
Jika semua orang ingin memerintah, siapa yang akan di perintah ?
Sesungguhnya semua telah diatur sama sang pencipta…
Setiap orang dengan rejekinya masing-masing.
Hanya beberapa orang saja yang jadi pengusaha termasuk cita-citaku.
Yang jadi pertanyaan sekarang, apakah aku bisa menggapainya ?
Apakah aku bisa jadi pemimpin ?
Apakah aku bisa bertanggung jawab atas hidup banyak orang ? seperti mama dan papa ? seperti kakak dan abang ku ?
Tapi cita-cita, tetaplah cita-cita yang harus di capai bagaimanapun sulit dan mustahilnya, seperti kata pepatah mengatakan, gantungkanlah cita-citamu setinggi bintang di langit dan rendahkanlah hatimu serendah mutiara di dasar laut.
Tapi kenapa harus setinggi langit ?
Kenapa harus serendah mutiara di dasar laut ?
Karena bintang di langit itu indah dan dapat di pandang serta dinikati semua orang keindahannya, maka di harapkan cita-cita itu akan jadi berkat bagi semua orang yang membutuhkannya nanti.
Sedangkan mutiara didasar laut, sebagaimanapun dia dalam dan sulitnya, orang akan terus mencarinya karena hasilnya menenangkan jiwa oleh kilau sinar sang mutiara.
Tapi jika cita-citanya hanya digantung saja juga percuma, sesungguhnya cita-cita itu harus kita realisasikan dan kita usahakan sekuat tenaga selama nafas kita masih di kandung badan.
Dan cita-citaku ingin jadi pengusahapun begitu, cita-cita masa kecil, masa sekarang dan masa yang akan datang.
Tapi seiring berjalannya waktu, cita-cita lama itupun terkubur dalam jiwa bertahun-tahun lamanya, terkubur oleh comfort zone yang menyelubungiku, sebuah keadaan yang seakan membuatku nyaman ternyata menghancurkan ku.
Confort zone yang membuatku tuli atas nasihat dan saran dari kaka dan abangku untuk membangun bisnis sendiri, supaya bisa seperti mereka.
Confort zone yang menginabobokan ku dalam penjara kemiskinan alias ekonomi yang pas-pas an.
Tapi cita-cita itu muncul kembali saat ketika aku dihujani dengan kata-kata makian dan sumpah serapah pak bos. Saat itu hatiku terluka, hatiku menangis, ingin rasanya aku berlari berteriak dan menangis sejadi-jadinya di tengah hujan yang sangat deras hingga tak seorangpun yang mengetahui bahwa hatiku terluka.
Ku ingin berlari ke pelukan mama dan papa ku saat itu juga, menangis sekuat yang aku bisa.
Mungkin karena dari kecil aku tidak pernah mendengarkan makian seperti itu, tapi sebagai bawahan, aku hanya bias diam dan menunduk lemas. Bagaimanapun aku harus mematuhinya sebagai bos ku.
Seandainya aku tidak dipermalukan di depan semua karyawan, mungkin hatiku tak sesakit ini, seandainya hanya empat mata dia menegurku, mungkin tak sedalam ini rasa sakit yang kurasa.
Ku tak mampu berkutik, ku tak mampu mengucapkan sepatah katapun pembelaan diri, karena bagaimanapun bos tidak pernah salah, dan itu akan percuma saja.
Walau pahit, akan tetap aku jalani hingga saatnya nanti aku menjadi pengusaha dan aku tak akan melakukan hal yang sama kepada karyawanku nanti, itu janjiku.
Tapi bagaimana aku bias jadi pengusaha jika modal saja tidak punya ? bahkan gajiku hanya cukup untuk makan saja tanpa ada sisa setiap bulannya.
Minta modal sama mama, malu….
Bagaimana aku bias membangun usaha jika aku sendirian ?
Ok…saya harus cari partner yang benar-benar se- visi dengan ku, tapi dengan siapa yah ?
Oh ia….aku baru ingat, waktu itu aku dan heni pernah membicarakan akan membangun sebuah bisnis beberapa tahun lalu, hanya saja terhalang oleh modal yang tak memadai.
Heiiii…..honey…”sapaku di telepon”
Hei……long time no see….” Seru heni membalas dari seberang.
By the way… kamu apa kabar ? “ tanyaku ingin tau kabarnya yang sebenarnya “
Aku baik-baik aja nih, oh ia..kamu apa kabar ? “ Tanya heni balik..”
Aku kabar baik hen…
Tumben banget loe telpon gue, ada apa ? biasanya Cuma cumi….” Ledek heni…
Gue kangen banget sama loe…kira-kira kapan kita bias ketemuan ?
Gue tau nih pasti ada maunya “ tebak heni…”
Nggak juga sih, hanya ingin bertemu kamu aja, kan udah satu tahun ini kita tidak pernah ketemu…
Ia juga sih, boleh deh nanti hari sabtu di café bumbum yah…” seru heni antusias “
Ok deh, sampai hari sabtu yah hen….” Seru ku membalas sembari menutup telepon dan meletakkannya di atas buku hitungan prediksi bisnis yang aku inginkan. Buku yang akan aku tunjukkan untuk heni sabtu nanti dengan harapan heni mau gabung bersamaku.
***
Sabtu yang di tunggu-tunggu pun tiba membawa sinar terang sang harapan, dan aku sengaja dating lebih awal untuk mempersiapkan semuanya, memesan makanan dan segala hal yang diperlukan untuk ngobrol lebih lama di café ini.
Hei…..kinan….” seru heni begitu melihatku sibuk memeriksa buku hitungan itu, memastikan bahwa semuanya telah finish “.
Hei…” teriakku melambaikan tangan dan spontan berdiri .
Udah lama nunggu ? “ Tanya heni membalas pelukanku “
Nggak kok, baru 5 menit “ jawabku santai sembari duduk dan meraih gelas yang ada di depanku.
Dan tanpa membuang banyak waktu, aku menjelaskan pada heni semua yang telah aq rencaakan, dan praise the lord heni setuju untuk bergabung dalam hal memulai bisnis dengan satu syarat “ kita berdua tetap di tempat kerja masing-masing hingga saat dimana usaha kita mulai bias berdiri “.
Ternyata jadi pengusaha itu tidaklah gampang, suka dukanya begitu banyak, ternyata tak semudah yang aku pikirkan selama ini.
Di tolak, diabaikan, diusir, dibentak hanyalah sebagian dari perjalanan awal, sesungguhnya berat.
Pertama saat mencari tukang jahit, semua beralasan, ada yang ingin jadi tukang jahit keliling selamanya, ada bentrok dengan honor dan adapula yang tidak begitu berpengalaman dalam hal menjahit.
Tapi pada akhirnya kita menemukan seorang penjahit yang terbilang cukup mahir yang mau ikut bergebung dengan kita setelah mendengar penjelasan tentang bisnis yang akan kita jalankan, yups….itu taking jahit yang ke 50 kita temui.
Yang kedua saat mencari kain gulungan yang murah, harus rela desak-desakan di toko grosir dan tawar habis, panas, lapar dan tak jarang kami kena semprot ocehan pedagang kain itu.
Sedih, capek, lelah, semuanya campur aduk.
Keputusasaan itu rasanya begitu dekat, hingga membuat ku sress tingkat dewa.
Apa semua pengusaha itu melalui jalan seperti ini juga ???
Hen….kamu yakin nggak sih soal usaha kita ini ? “ tanyaku terbaring lelah di kasur “.
Aku sih yakin, tapi klo lihat kamu seperti ini juga saya kasihan, kan kamu belum pernah secapek ini, maklumlah anak manja “ jawab Heni mencoba untuk memahami keraguan ku “.
Heni memang perempuan tangguh, pekerja keras dan disiplin. Beda dengan ku, aku cewek manja yang nggak bisa apa-apa, yang gampang lelah dan terluka.
Gimana kalau libur lebaran ini kita refresing ke medan ? liburan sekalian cari inspirasi disana, gimana menurut mu ? “ Tanya heni berusaha ingin mengembalikan semangatku “.
Itu mah namanya nggak liburan, itu namanya pulang kampong “ jawabku kesal”.
Itu dia maksudnya….
Tapi boleh juga sih ….
Tuh kan…apa gua bilang ??? sekalian kita nyobain bandara baru di silangit “ seru heni begitu bersemangat”.
Baiklah “ jawabku mengiyakan hanya untuk tidak menghancurkan semangatnya “.
****
Akhirnya libur lebaran pun tiba dan semua sudah ready dan tinggal berangkat, tapi jujur sungguh aku tak begitu antusias pulang kampong hari ini, beda dengan tahun – tahun sebelumnya, karena aku belum bisa membahagiakan ayah dan ibu. Yah …minimal aku tidak membebani mereka dengan nasibku yang belum jelas.
Huffff…..
Kinan ….loe ngelamun yah ???
Nggak kok…
Buktinya aja dari tadi kamu nggak ngeliat tuh cowok dari tadi ngeliatin kamu mulu “ seru heni berbisik “.
Siapa ? “tanyaku dan melihat ke sekeliling “
Yang pake baju semi jas dengan kaos putih di dalamnya “ tunjuk heni kearah laki-laki yang berdiri tidak begitu jauh dari kami, sepertinya dia pilot “ tebakku dalam hati dengan memandang sekilas ke arahnya dan kemudian berpaling“.
Itu mah biasa hen, cuekin aja, namanya juga orang punya mata yah pasti melihat lah…
Atau mungkin dia terpesona dengan kecantikan ku, seru ku bercanda untuk mencairkan suasana dan mengalihkan perhatian heni dari laki-laki itu.
Idihhhhhh…… ge..er …banget….” Seru heni mencibirku sembari mengejar langkahku menuju pintu keluar mendapatkan pak dedi, sopir yang kami sewa untuk 5 hari liburan di kampong tuk-tuk kelahiran ku.
Yah…Ki…kok langsung pergi sih, kan kita belum sempat kenalan sama tuh cowok ganteng “ protes heni masih berjalan menoleh ke belakang “.
Kalau jodoh nggak bakalan kemana, percaya sama aq “ bujukku mengurangi rasa kecewanya “.
Gimana kalau nggak ketemu ??? “ rengek heni lagi….
Oh my God….klo yang ketemu, kan masih banyak cowok yang lain yang lebih ganteng malah…seruku mulai kehabisan kesabaran dengan menarik paksa tangan heni masuk ke dalam mobil. Akhirnya dengan wajah masih kesal, heni masuk ke dalam mobil.
Cukup melelahkan perjalanan kali ini, entah kenapa mobil begitu banyak antri di parapet menunggu giliran masuk kapal fery, kapal penyeberangan satu-satunya ke kampung halaman ku.
Harus nya kita tadi lewat jalur lain aja, protes heni lagi…
Entah apa yang terjadi dengan heni, tak habis-habisnya dia protes sepanjang perjalanan begitu tak jadi kenalan dengan pria misterius tadi yang dianggapnya seganteng bintang film itu, hmmmm….ada rasa kesal sedikit terselib di jiwa seandainya menuruti permintaan heni untuk kenalan dengan pria itu, mungkin heni sudah bisa menikmati liburannya kali ini.
Setelah hamper 4 jam akhirnya kami berhasil menyeberang dengan selamat, jam 8 malam tepat saat mobil parker di depan hotel Raja Tuk-tuk, hotel milik mama dan papa.
Ki…kita kok ke hotel sih, hadeh….kan mahal…” protes heni menggenggam erat tangan ku tak mau keluar dari mobil dan ngotot ingin pulang ke rumahnya saja yang memang sedikit jauh dari rumah ku, butuh sekitar 4 jam, so aku putuskan untuk mengantarkannya besok hari sekaligus keliling samosir mencari sang inspirasi yang entah bersembunyi dimana.
Udah tenang aja, gratis untuk kita, bujukku menarik lembut tangan heni keluar dari dalam mobil lengkap dengan tas ransel kecil yang selalu menempel di punggunggnya.
Selamat malam mba…mama sama papa ada dimana ? “ tanyaku ke salah satu cewek cantik yang tidak lain adalah resepsionis di hotel mama.
Ada di rumah non, silahkan masuk aja….seru perempuan cantik itu.
Loe tinggal disini Ki ? “ Tanya heni kebingungan “
Bukan tinggal disini tapi di pavilion belakang, kalau yang ini untuk para tamu yang sedang berlibur dan menginap disini “ jawabku menjelaskan.
Tapi kenapa kamu nggak pernah cerita sih ki, kalau begitu kan nggak usah kita bersusah payah membangun usaha, “ seru heni lagi menatap kesekeliling hotel”.
Aku mau punya usaha sendiri “ jawabku singkat “.
Anak mama pulang kok nggak bilang-bilang sih saying, kan bisa di jemput sama papa, “ seru mama membawaku dalam pelukan hangatnya begitu juga dengan papa.
Oh ia ma, kenalin ini teman Kinan, namanya Heni “ seruku memperkenalkan Heni “.
Heni….tante…” seru heni mengulurkan tangan nya .
Kalian naik apa kesini “ Tanya mama dengan kwatir yang terlukis jelas di wajahnya “.
Kami nyewa mobil ma, untuk 5 hari ke depan “ jawab ku singkat membantingkan tubuh lelahku di sofa putih bersih itu “.
Anak mama emang udah punya banyak uang sekarang makanya nggak minta mama jemput ? ka nada mobil hotel “ seru mama sedikit kecewa “.
Nggak sih ma, Cuma nggak mau merepotkan saja, kan mobil hotel juga pasti banyak yang sewa nanti “ bujukku mengurangi kekecewaan di hatinya”.
Abang sama kakak, tau Kinan pulang kampung ?
Nggak lah ma, aku pulang diam-diam, malas soalnya diledekin mulu mam, mentang-mentang aku nya kere.
Jangan begitu dong saying ku, udah omongan kakak sama abang mu jangan di ambil hati, jadikan itu motifasi, mama sama papa yakin kok klo Kinan nantinya akan jadi sukses.
Doain yah mama…” seruku memeluk manja mama.
Mam…lapar…..rengekku begitu di pelukan mama.
Hm…. Kebiasaan nih boru nya mama selalu saja lapar kalau lihat mamanya “ seru mama menatahku berdiri dan mengajak ke dapur hotel untuk memasak makanan untukku.
Ia dong ma, soalnya mama tuh koki terhebat diseluruh dunia “ pujiku tetap nempel dalam pelukannya”.
Mam….gimana hotel kita liburan ini ? apa semua kamarnya penuh ? “ tanyaku sembari menemani mama masak”.
Puji Tuhan, hotel kita laris manis, baru aja tadi sore seorang laki-laki ganteng nginap disini, tak lama sebelum kalian datang.
Tumben mama ngelirik orang ganteng, apa kegantengan papa sudah luntur ??? “ ledekku mendekat dan mencicipi masakan mama”.
Nggak dong saying, papa tuh paling ganteng seluruh dunia, paling baik, paling…paling…pokoknya semuanya yang terbaik deh ada sama papa.
Hm…hm…hm…sepertinya ada yang puji-puji kegantengan papa nih, seru papa masuk ke dapur ikut bergabung dengan kami, tapi Heni tidak ikut, karena dia sudah tepar di sofa. Mungkin dia lelah….lelah protes sepanjang perjalanan karena nggak jadi kenalan degan laki-laki misterius itu.
My family is my idol…ingin jadi seperti mereka tetap mesra hingga usia senja, tak pernah sekalipun terdengat olehku pertengkaran ataupun bentakan, papa dan mama saling memuji satu sama lain. Mereka berdua benar-benar jadi contoh yang baik untuk anak-anaknya dan bukan hanya untuk anaknya saja tapi juga pada lingkungan sekitarnya. Banyak orang yang iri sama aq, mereka iri karena aku punya keluarga yang harmonis dan dermawan.
Namun tak banyak orang yang tau tentang ekonomi keluarga ku yang terbilang mapan, termasuk Heni teman satu sekolahku di SMA, karena kami diajarkan untuk hidup sederhana namun tetap bisa berbagi.
Ah rasanya seluruh hidupku tak cukup untuk menceritakan kekagumanku pada papa dan mama.
Hehehehehe….kedengaran sedikit lebay sih seperti kata anak-anak muda jaman sekarang, yang artinya berlebihan. Tapi memang itu keyataan yang ada.
Hamper seluruh kecamatan mengenal papa dan mama, dan hanya orang-orang terdekat saja yang mengenal ku sebagaimana diriku, selainya mengenalku sebagai anaknya pak Lukas.
Tada……….makannya telah siap, seru mama menyadarkanku dari kekaguman.
mmmmmm…waw…enak banget ma “ pujiku lengsung meraih piring yang disiapkan mama untukku beserta isinya.
Eitssss ….berdoa dulu “ seru mama mengigatkan ku.
Anak gadisnya papa, sepertinya kelaparan nih ma, sampai lupa untuk ajak temannya “ seru papa meledekku”.
Ooh my God, aq lupa, hmmmmm nih efek masakan mama yang luar biasa enak nih pa “ jawabku ngeles…”.
Aq panggil heni dulu yah ma, pa, makanan Kinan jangan di makan “ seruku mengingatkan “.
Ia…ia…..” jawab mama dan papa serentak.
Hen…ba.ngun,,, makan yo….” Teriakku membangunkan heni yang tertidur pulas “
mmmmm…..kamu aja yang makan, aq ngantuk “ jawab heni memperbaiki posisi dan membelakangiku.
Baiklah … seruku berlalu dan menghampiri mama dan papa kembali.
Heni nggak mau makan pa, katanya ngantuk.
Ok…berarti anak papa puas nih makan sendiri “ canda papa lagi “.
Dan tak berselang lama, makanan yang dipiring pun ludes. Mmmmm…kenyang “ terimakasih yah ma seruku mencium pipi kanannya dan bergegas menaruh piring kotornya di westafel.
Oh ia, saying kamu masih ingat tidak dengan amang boru Ridwan ??? “ Tanya papa begitu aku kembali duduk di meja makan.
Yang mana pa ?
Tetangga kita dulu loh nang, yang pindah tugas ke Jakarta itu, papanya Andi yang sering kamu panggil dengan sebutan embul “ seru papa berusaha mengigatkan ku ke memori masa lalu.
Oh ia pa aku ingat, emang kenapa pa ? Tanya ku datar….
Anaknya lagi nginap di hotel kita loh nang, dilantai 2.
Oh gitu, ngapain katanya pa ? bukannya semua keluarga mereka udah pindah ke Jakarta ?
Ia sih, katanya Andi mau temu kangen sama anak gadisnya papa.
Apa ???? si embul itu pa ? “ nggak mau ah pa, gendut banget “ seru ku mengelak.
Tapi sekarang udah ganteng loh nang, badannya atletis, itu tuh yang di bilang mama cowok ganteng yang nginap di hotel kita tadi sore sebelum kalian dating.
Serius pa ganteng ?kerja dimana pa ? pengsaha tidak ?
Serius dong saying, dia sih katanya sebagai pilot sekarang tapi selain itu dia juga punya butik sendiri.
Oh ia ???? boleh juga tuh pa “ seruku antusias begitu mendengar dia memiliki butik, itu artinya aq bisa dapat inspirasi dari sana dan bisa memasarkan baju produk kami nanti disana”.
Tunggu…tunggu…tunggu…sejak kapan anak gadisnya papa matre begitu ? “ Tanya papa mengingatkan ku untuk tidak menilai apapuun hanya dari uang “
Hehehehehhe…maaf papa, maksud kinan tuh bukan begitu, tapi kan kinan sama heni dalam waktu dekat ini akan bangun bisnis yang bergerak dibidang design baju, lebih tepatnya tuh buka butik, tapi kita masih bingung pa, cari inspirasinya dari mana ???
Kinan….” Seru Heni mengingatkanku, bahwa itu adalah rahasia “.
Upppssss…keceplosan “ jawabku segera mengalihkan pembicaraan “.
Nggak apa-apa dong nang, kan papa juga harus tau, siapa tau papa bisa bantu “ seru papa antusias “.
Kenapa sih kinan nggak mau di bantu sama papa ?
Papa kan punya uang …..
Ia sih pa, kinan tau, tapi ini bisnis kinan sama heni, jadi harus kita sendiri yang berusaha “.
Hmmmm….papa bangga sama kinan, sekarang manjanya sudah sedikit berkurang, buktinya aja sudah nggak mau minta bantuan papa, padahal dulu tuh, apa-apa selalu ke papa, sedikit-sedikit selalu ke papa, tapi papa kan jadi kangen nang, anak gadisnya papa terlalu cepat dewasa. “ seru papa terharu menitikkan air mata”
Kok papa menangis sih ? kinan akan tetap saying kok sama papa, percaya sama kinan “ seru hanyut dalam pelukan hangat sang pahlawan ku”.
Bentar lagi kinan sudah menikah, terus papa sam mama ditinggal berdua, kinan sibuk sama keluarga kinan “ seru papa lagi “
Nggak usah kwatir papa, percaya sama kinan, papa akan tetap jadi malaikat nya kinan, sekalipun kinan sudah punya suami dan anak nantinya.
Janji ??? “seru papa mencium lembut pipiku “
Janji…” seruku menjawab mantap dan meyakinkan papa “
*****
Karna udaranya sangat dingin, alhasil pagi ini bangunnya agak telat sekitar jam 8 pagi, disambut dengan matahari yang sangat cantik, namun tetap dingin, membuatku enggan beranjak dari tempat tidur walaupun Heni sudah sedari tadi bolak-balik memanggillku untuk serapan pagi.
Tapi perut yang semakin keroncongan memaksaku harus kemeja makan dengan selimut yang sengaja tetap menempel ditubuh ku.
Pagi papa, pagi mama “ sapaku dengan mata setengah melek.
Pagi tuan putri “ sapa seseorang, itu suara lelaki yang belum pernah saya dengar sebelumnya membuatku benar-benar bangun “.
Papa dan mama hanya diam dan senyum-senyum, begitu juga dengan heni.
Siapa pa ? tanyaku dengan masih tetap berdiri “.
Mbak, seliimut kinan disimpan ke kamar dulu yah “ pinta papa ke salah satu pelayan “
Hei kinan, sudah nggak ingat sama ku lagi yah, seru laki-laki itu mendekat “
Siapa ??? “ tanyaku jutek “
Aku andi….”
Serius andi ? tanyaku lagi tak percaya. “ bukannya kamu yang dibandara kemaren sore itu ? “ tanyaku lagi “.
Betul banget, tapi aku dicuekin sama kamu….hmmmm kezal….
Emang kamu kenal sama aq ? “ tanyaku sembari duduk dan menyantap roti panggang kesukaan ku “
Kamu aja nggak sadar, sebenarnya kamu selalu aku pantau, aku tau kamu tinggal dimana, kerja dimana, hang out dimana, pergi sama siapa ?
Kok bisa kamu tau semuanya sih ???? serem banget….kayak mata-mata aja “ seru ku kesal “.
Nang…kok ngomongnya ketus begitu sih ? dia tuh tamu kita loh nang, dia udah jauh-jauh dating dari Jakarta Cuma ketemu kamu.
Yah tapi kan pa….
Nggak ada pake tapi saying ku, harus bersikap manis “ pinta papa menyarankan “.
Ia pa “ jawabku dengan sedikit masih kesal dan bergegas ke taman belakang yang pemandangannya langsung menghadap danau toba.
Hei…..kok masih disini aja sih ? “ seru andi menghampiri ku “
Hadeh…..sepertiinya ini mah bukannya dapat inspirasi tapi dapat emosi “ gumamku dalam hati “.
Tapi dalam marah dan kesal ku, terselib rasa haru karena Andi tetap tak bergeming dengan perlakuanku yang kasar dan cuek, tapi dia tetap baik. Dan sikap manisnya itu membuatku perlahan-lahan mulai lunak dan meyukainya, dalam artian bukan cinta tapi sudah akur dan mulai mau menemaninya untuk berkeliling samosir dan membuat liburannya berkesan.
Hingga tiba hari terakhir dimana kita akan berpisah, hmmm…sebenarnya bukan berpisah untuk selamanya sih, toh nanti kita tetap bisa ketemu di Jakarta, tapi entah kenapa ada rasa yang tidak ingin jauh darinya. Mungkin karena efek kebersamaan kita selama 4 hari ini.
Apa aku jatuh cinta ????
Tidak..tidak…tidak….
Hei…..” teriak Andi mengagetkan ku dari lamunan…
Hei…jawab ku datar dengan tetap menatap ombak yang kejar-kejaran.
Ada apa sih kok nggak semangat gitu ??? “ Tanya andi mengusap lembut rambut ku “
Nggak ada apa-apa sih, Cuma pengen sendiri aja .
Hmmm… ikut aku yo….aq mau ajak kamu ke suatu tempat, tapi syaratnya matanya harus ditutup.
Kenapa harus ditutup ????
Udah nggak usah banyak Tanya, surprise deh pokoknya., dijamin nggak bakalan kecewa.
Baiklah “ seruku menurut dituntun oleh nya…”
Tada………..surprise…..
Taman hotel disulap begitu romantic penuh dengan bunga-bunga, lampu-lampu yang membuatku tak mampu untuk berkata-kata, sungguh sangat indah. Tapi siapa yang mau lamaran ? “tanyaku dalam hati.
Ada banyak tamu disana, ada papa dan mama juga, ada amang boru dan namboru juga, dan juga tetangga terdekat serta para tamu hotel.
Dengan masih penuh Tanya dalam hati, sepertinya ada pest ataman nih ? tapi siapa ? kenapa aku dituntun kesini ? kenapa andi bilang surprise ???
Happy birthday to you…happy birthday to you…happy birthday…happy birthday…happy birthday to you….
Nyanyian yang membuat air mata tak henti-hentinya membasahi pipi ku, bahkan aku sendiri lupa kalau hari ini adalah ulang tahun ku, ulang tahun ke-25 sekaligus ulang tahun pertama kali dirayakan, karena biasanya hanya tiup lilin bareng mama dan papa setelah itu kita makan bersama.
Selamat ulang tahun anak gadisnya papa, seru papa memelukku dengan sangat erat dan penuh cinta, begitu juga mama. Aku beruntung dilahirkan sebagai anak bungsu, dengan begitu aku mendapatkan begitu banyak cinta, perhatian dan semua yang baik, dan mungkin itu yang membuatu selama ini jadi orang yang manja dan sedikit cengeng, tapi tentu saja punya hati emas, “ begitu kata papa dan mama”.
Hei…tuan putrid…selamat ulang tahun yah “ seru Andi mencium lembut keningku dengan kotak kado kecil yang diletakkannya di tanagan kanan ku.
Terimakasih andi, tapi ini apa ?
Itu Cuma kado kecil, buka aja “ pinta Andi menyarankan “.
Cincin…..????
Yups…itu cincin…kamu suka nggak ???
Tapi kan ini cincin emas ? mahal harganya ??
Bagiku mahal tak jadi masalah, karena itu buat orang yang paling berharga di hidup ku.
Maksudnya ? “ tanyaku heran “
Maksudnya tuh, pariban kau ini sudah lama suka sama kinan, jadi dia memohon-mohon sama amang boru sama namboru mu juga untuk dating melamar kinan. Padahal banyak kali nya perempuan cantik yang mau sama dia, tapi dia tidak mau, harus kinan katanya “ seru amang boru dengan logat bataknya yang sangat kental, membuatku sedikit lucu, sekalipun sudah lama di Jakarta tap logatnya tetap tidak bisa hilang “
Kenapa bisa begitu ?
Melamar gimana maksudnya ?
Kenapa harus aku ? “ Tanya ku menghujani amangboru dan namboru dengan pertanyaan dengan terbawa logat nya “.
Tanya sendiri lah sama pariban mu ini, sudah lama kami suruh dia untuk nikah, tapi katanya harus tunggu kinan cukup umur hingga umur 25, pusing amangboru mendengarnya.
Maaf amang boru, Kinan belum begitu mengenal Andi, lagipula kinan sudah punya pacar amongboru jadi aku tidak bisa menerima lamarannya. “ tolakku secara halus, sekalipun benih-benih rasa nyama itu telah tumbuh di sudut hati paling dalam.
Penolakanku ternyata tak membuat andi bergeming, dia berusaha begitu rupa dengan penuh cinta bahkan lebih dari sebelumnya sehingga membuat pacarku gerah dan memilih untuk mundur, sekalipun saya telah menjelaskannya panjang lebar. Tetapi dia tidak mendengarkannya, dia minder terhadap Andi yang punya tampang ok dan karir ok. Sungguh tak kuasa aku menahannya untuk tetap bersama ku, sekalipun hati ini masih bersamanya.
Hadeh…..pusing….kenapa semua ini harus terjadi ??? pulang kampung mau cari inspirasi, tapi kenyataannya malah makin kacau semuanya.
Oh my God….
Menepi dari keramaian kota adalah caraku mengatasi semua kekacauan yang telah terjadi dan berusaha untuk membujuk hati ini menerma kenyataan bahwasanya cintaku kandas di bulan agustus, dia yang pernah bersamaku memilih untuk pergi, kini ku sepi sendiri. Sepi di keramaian, dan menangis dalam tawa.
Hello…nang, kamu dimana “ sapa papa di telepon dengan suara pelan Karena rasa bersalah telah menerima Andi di rumah yang menyebabbkan semuanya terjadi “.
Hello pa, Kinan lagi di villa ka Iren nih di bandung, ada apa pa ? “ tanyaku dengan suara yang tidak bersemangat “.
Apa kinan baik-baik aja?
Apa kinan sakit?
Sama siapa kinan kesana ? Begitulah ayah menghujaniku dengan pertanyaan dengan segudang kekwatiran.
Papa…kinan butuh waktu untuk sendiri.
Baiklah nang, hati-hati yah, nanti kalau ada apa-apa langsung telp papa atau ka iren atau bang Fredi.
Ok papa….
Hampir dua hari tidak keluar kamar, tidak makan tapi hanya minum membuat Mba Fatmi cemas dan mengadukan semuanya ke ka iren…
Tok….tok….tok…
Mba fatmi, aq lagi pengen sendiri ” teriakku dari dalam kamar “.
Ki….ini Andi ” suara dari balik pintu yang membuatku kaget dan bertanya-tanya dalam hati “.
Andi ???? Tanya ku lemas dengan sisa tenaga yang tersisa, efek 1 hari penuh tidak makan.
Kamu nginap disini juga ?
Nggak…” jawabnya singkat “.
Terus ngapain kesini ?
Khusus ketemu kamu ” jawabnya santai dan melangkah masuk tanpa minta ijin terlebih dahulu “.
Sekarang kamu makan dulu yah aq suapin ” pinta andi “.
Bukan makanan yang kubutuhkan saat ini tapi pelukan hangat untuk menghangatkan hati ku yang dingin dan hancur.
Kinan…kok kamu sedih…” tanya andi mendekat, meletakkan makanan yang ditangannya dan memelukku dengan begitu erat. Hingga detak jantungnya terasa olehku yang semakin kencang.
Kinan, kamu tau kan kalau aq sangat mencintai kamu, bukan maksud ku menyakiti mu, maaf kan aku. Tidak seharusnya aku hadir dalam hidupmu, tak seharusnya aku mengganggu hubungan mu dengannya. Maafkan aku ” pinta Andi menangis begitu tulus “.
Nggak apa-apa kok andi, mungkin cintanya tak cukup kuat untuk bersama ku.
*****
Andi…..
Tak pernah terlintas di benakku akan kegigihannya. Caranya menaklukkan hati ini, kesabarannya.
Dia membuat segala cita-cita ku terwujud….
Mungkin ini namanya cinta sejati, dia melakukan semuanya dengan penuh cinta tulus. Dia membawa terbang jauh hati ini mengarungi indahnya dan betapa berwarnanya hidup ini. Rasanya seluruh hidup ini tak cukup untuk mengungkapkan kekaguman ku padanya, dia membawa surga itu ke dalam keluarga kecil kami, dia ayah terbaik diseluruh dunia untuk anakku gideon dan suami terbaik bagiku.
Hidupku seperti mimpi, mimpi indah yang tak ingin terbangun dari itu semua.
Pilot sang pujaan hati ku….you are my angle who God send to me, you not only make me lucky wife & great mom for our little angle, but more than that…
you are so amazing…