CINTA ITU KAMU

Types & Characters

Lelah menyuruhku untuk menyerah dan mencari cinta yang lain, tapi bagaimana aku bisa ????

Bagaimana aku bisa mencari cinta yang lain, jika bayang mu selalu mengikutiku, pikiranku hanya berpusat  pada mu, dan  di hatiku telah terukir nama mu seorang.

Tak hentinya namamu selalau ku sebut  di setiap sujud ku, membujuk yang kuasa untuk membisikkan kata cinta untuk mu, tapi tak satu pun doaku terjawab, Tuhan seakan enggan untuk mendengarkan ku, kau semakin menjauh dan menjauh dan memilih cinta yang lain dan mengaggapku tak ada.

Apa kamu tau bagaimana perasaan ku saat melihatmu tersenyum dan menatap mesra diri nya ?

Kau tidak akan pernah tau itu, karna kau tidak pernah di posisi ku…

Tapi itu pun tidak mengurangi rasa cinta ku untuk mu, aku menunggu mu putus dari nya…

Apa sikap ku itu pantas ?

Tidak….itu sungguh tidak pantas…

Apakah sikapku itu boleh di bilang egois ?

Yah…itu mungkin egois meurut mereka yang tidak pernah merasakan seperti apa rasanya ada di posisiku.

Tapi bagaimanapun kerasnya usaha ku,  hasilnya tetap nihil.

Yang kuharapkan tak kunjung berujung, tiga tahun penantian ku sia-sia, kau masih saja tak pernah menganggap ku ada.

Apa aku harus menyerah ????

Ia….menurutku itu tidak terlalu buruk….

Menyerah adalah satu – satunya pilihan terbaik, setidaknya itu baik untukku, dan itulah kata-kata yang selalu di ucapkan Nai untuk  ku sejak pertama, yah….walau sesungguhnya aku tak akan pernah bisa menghilangkan bayang nya dari  pikiranku.

Nai…bagaimana yah caranya menghilangkan bayang nya dari pikiranku ? “ keluhku ke Naila sahabat ku “

What ??? are you serius ??? “ seru Nai seakan tak percaya akan kata-kataku “

Apa ini Karin sahabat ku ? “ seru Naila meletakkan kedua tangannya di pipiku dan menatap mataku dengan penuh haru “

What happen ??? its me Naila…” seruku dengan masih heran akan sikap Naila terhadapku “

Thank God, sahabatku telah kembali … “ seru nya memanjatkan doa menatap langit – langit putih kamar tidur ku dan memelukku dengan begitu erat …“

Ok… Karin….aku siap membantu mu…” seru Naila melepaskan pelukannya “

Tapi bagaimana caranya ??? “ Tanya ku sedikit bingung…”

Hmmmm…menurutku kau harus mulai aktif lagi fotografi, dengan begitu kau akan sibuk dan waktu untuk memikirkannya akan berkurang, hingga seiring  waktu yang akan menghapusnya dari pikiran mu “.

Apa menurutmu itu akan berhasil “ tanyaku tak yakin….”

Pasti berhasil “ seru Naila menimpali dengan begitu percaya diri “ yah…setidaknya itu boleh kau coba, “ seru naila memelankan suaranya dan menatap ku lembut “

Tapi Nai…. ????

Stop…..no complain and just do it “ seru Naila tegas “.

Ok…..” jawab ku dengan masih tak yakin dengan diriku sendiri “….

*****

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama kembali berkunjung ke pantai ancol seorang diri, dengan sebuah kamera ditangan dengan topi putih dan kacamata hitam, di bawah guyuran hujan deras.

Dan untuk pertama kalinya aku suka hujan, dan menari di bawah hujan adalah satu hal terbaik yang pernah aku lakukan, setiap tetes hujan menghapuskan segala kepenatan di jiwa, mungkin orang lain menganggapku aneh, mungkin juga menganggapku  stress atau semacamnya, tapi yang jelas aku suka hujan.

Tapi ternyata hal itu mengundang kekaguman dari seorang fotografer terkenal, dan mengambil foto diriku di tengah hujan yang dipoles apik oleh tangan dingin sang fotografer handal.

Hal itu baru aku ketahui setelah melihat foto diriku sendiri di sebuah pameran di salah satu mall, kagum melihat karya itu, ternyata ada banyak hal yang belum aku ketahui tentang diriku sendiri.

Foto yang sungguh luar biasa “ seru..seorang pria menghampiriku dari belakang dan memperkenalkan dirinya bahkan sebelum di minta“

Hei…namaku john dan aku minta maaf telah mengambil foto mu tanpa ijin “

Aku Karin, “ seru ku menyambut uluran tangan nya “

Kamera kamu bagus juga ,” seru John menunjuk kamera yang tergantung manis di leherku “

Terimakasih “ jawab ku singkat “

Apa kamu suka fotografi ?

Sedikit…

Kok bisa ???

Ini hanya sebuah pelarian yang positif menurutku…

Memangnya kamu lari dari siapa ???

Lari dari kenyataan ….

Kalau kamu ? apa ini profesimu ?

Tidak juga, ini Cuma hoby saja, lebih tepatnya hobby yang menghasilkan uang, tapi awalnya memang ini juga adalah sebuah pelarian, sama sepertimu, pelarian dari kenyataan di tinggal kekasih, untuk itu aku menyendiri dan melakukan hal ini hingga menjadi hobby.

Hmmmm…kalau begitu, apa sudah kau siapkan cek untukku ?

What ??? cek ???

Yes… kau sudah menggunakan foto ku bukan ???

Hahahahha….sorry aku lupa…tapi, apa aku boleh membayarnya dengan sebuah tiket liburan ? kamu bebas menyebutkan tempat wisata yang ingin kamu kunjungi “

Deal…..

Deal…..seru john menjabat mantap tangan ku “

Aku memilih Lombok, apa kamu sanggup….

Sanggup…..siapa takut….seru john..

*****

Dad….apa aku boleh pergi liburan bersama teman ku ???

No honey…..you can’t “ seru daddy tegas.

Mommy please….ini Cuma sekali mom…Karin bisa jaga diri kok, Karin janji…” bujukku manja di pundak mommy “

Temannya cowok atau cewek ?

Cowok dad….

What ???? seru daddy kaget….

No…no…honey….you can’t…

But he is just my friend dad,  not my boyfriend….” Seruku menjelaskan ke daddy “

No…..kalau karin ngotot mau liburan, daddy harus ikut, titik….” Seru daddy menegaskan “

Oh my God, daddy….ok……” jawab ku nyerah…..”

Apa mommy boleh ikut ? “ seru  mommy “

Yeh…itu ide bagus mom, seru  daddy…

Entah kenapa mommy dan daddy belum pernah membiarkanku liburan sendirian, sampai kapan ??? karin sekarang sudah besar “ protesku dalam hati….

****

Hei om, tante…apa kabar ? sedang apa disini ?

Hei…john, kamu mau liburan juga ?

Dad…kenal sama john ???

Tentu dong sayang, john ini kan anak sahabatnya daddy ?

Serius dad ???

Ia, memangnya Karin kenal sama john ?

Ini yang Karin certain itu loh dad, teman Karin yang mau liburan bareng….

Oh….kenapa nggak cerita dari awal sih sayang, kalau gitu kan bias ajak mommy dan daddy nya john juga.

Daddy sama mommy sudah duluan disana om “ seru John menimpal.

Petualangan pun dimulai, john menunjukkan sisi lain dari dunia ini, hari – hari ku kini lebih berwarna, john sudah sangat dekat dengan mommy dan daddy, begtu juga aku dengan mommy dan daddy nya john, dan kami sering melakukan perjalanan keluarga bersama, hingga akhirnya daddy mengusulkan sesuatu yang membuat ku kaget.

Ronal….apa menurutmu kita sudah cocok jadi  kakek “ Tanya daddy ke om ronal…

Tentu saja….

Hei anak muda, kapan beri kami cucu seru daddy ….

Daddy….” Seru ku, malu…”

Ia om…secepatnya kita akan resmikan seru john mantap…

Cinta itu kamu…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s