Handphone

harga-samsung-galaxy-s6Setahun telah berlalu setelah kehilangan HP kesayangan ku di bandara waktu pulang kampung, namun entah kenapa aq selalu punya harapan kalau HP itu akan kembali lagi ketanganku.

Hmmmm….apa itu mungkin ??? Entahlah…..

Yang jelas kejadian itu membuatku kapok untuk naik Lion Air, sungguh sangat membekas dihati. Semua data rahasia perusahaan yang berupa pasword berbagai account resmi perusahaan tempat dimana aq bekerja ada di dalam HP itu, dan aq sangat takut kalau itu sampai bocor….

Tapi mau bagaimana lagi ????

Woi…..” seru bang Kiki  menyadarkanku dari kenangan HP itu…

Ya….” jawabku datar tanpa menoleh….”

Ada apa sih dek ???? Jangan bilang kalau kezia masih kepikiran tentang HP kamu yang hilang dibandara ” seru bang Kiki menebak…”

Yah….jawabku singkat…

Oh my God…..kezia….abang kan udah beliin kamu HP yang lebih bagus…kenapa masih memikirkan itu lagi sih ??? ” protes bang Kiki geram…”

Ia…aq tau bang…tapi bagaimana kalau data di dalamnya bocor ke pencuri itu…

Kezia…..” tegur bang kiki dengan tatapan nya yang sangat tajam “.

Ia…ia…nggak lagi kepikiran itu, kezia janji…” seru ku meyakinkan bang kiki, walau sebenarnya aq masih tetap memikirkan nya “.

Nah gitu dong…itu namanya baru adek ku yang paling cantik ” puji bang kiki sembari menyodorkan amplop putih ke tangan ku.

Apa ini ??? ” tanya ku heran…

Itu print out tiket kita sabtu nanti pulang kampung….

Waw….kita naik garuda bang ??? ” tanyaku begitu mengeluarkan tiket dari dalam amplop.

Ia…” jawab bang Kiki cuek “.

Terimakasih abang ku yang paling ganteng sedunia….” seruku memuji bang kiki dan mencium pipi nya yang sedikit berbulu itu “.

Bang kiki…adalah abang ku satu satunya, dan aq adek satu-satunya juga, itu artinya kami hanya 2 bersaudara.

Dia salah satu laki-laki kesayangan ku setelah ayah….

Hmmmm….dia sangat manis, selalu memperlakukanku lembut tapi tegas seperti saran ayah…supaya aq tidak manja

Sebenarnya bang kiki punya usaha di medan, tapi karena aq ngotot ingin kuliah dan sambil kerja di jakarta, bang Kiki pun ikut hijrah kejakarta dan membangun cabang usahanya di jakarta juga dan membeli rumah di depok dekat kampus ku.

Sebuah pengorbanan yang tak mudah menurut ku…

Tapi mau bagaimana lagi ??? Bang kiki selalu kalah tiap kali berdebat dengan ku..karna aq keras kepala, apa yang sudah kuputuskan tidak bisa di ubah siapapun. Dan bang Kiki tau banget soal itu, makanya tanpa pikir panjang dia langsung ikut hijrah ke jakarta.

Tapi selama ini bang kiki belum punya pacar, dia selalu jalan bareng denganku kala belanja, hangout ataupun sekedar picnic ke tempat wisata. hhhmmmm apa tidak ada wanita yang suka dengannya ???

Tidak mungkin ???

Sebagai adeknya saja aq terpesona dengan kebaikan dan kegantengannya, apalagi dengan wanita lain ??? ” tanyaku dalam hati…”

Hei….ada apa sih kalian berdua asik banget ngobrolnya, sampai nggak sadar kalau aq datang ” seru bang Andre ikut bergabung duduk di sofa ruang tamu, dia teman sekaligus orang kepercayaan bang kiki di perusahaannya,

Dia sudah seperti abang juga untukku, sama seperti bang Kiki.

Bang kiki punya pacar tidak ” tanyaku berbisik , supaya tidak kedengaran bang kiki .

Nggak punya …

Bagaimana bisa ???

Sebenarnya sih banyak yang suka sama dia, tapi dia aja yang nggak mau, karena dia terlalu mengkwatirkan mu.

Kok bisa ???

Yah…bisa aja…kiki pikir kalau dia sudah punya pacar nanti, dia takut tidak punya waktu lagi memperhatikanmu.

Oh…gitu…” jawabku singkat ”

Hei…kalian berdua ngomongin saya ???” Tanya bang kiki mengagetkan ku ”

Nggak bang…” jawabku singkat…”

Ngomong-ngomong kalian mau pulang kampung ??? ” tanya bang Andre begitu memperhatikan kertas yang ada di tangan ku ”

Ia…” jawab ku singkat “.

Kenapa nggak ngajak -ngajak ? Aq juga kan mau ikut pulang kampung…” seru bang Andre protes “.

Pulang kampung kemana ? loe kan nggak punya kampung ” tanya bang Kiki mengerutkan keningnya.

Maksudnya pulang kampung ke kampung kalian juga…” jawab bang andre pelan, karena takut tidak di ijinin bang Kiki untuk ikut “.

Ide bagus tuh…jadi loe juga bisa ikut jagain kezia nanti di bandara supaya tidak kabur-kaburan ” seru Bang kiki melirik ke arah ku “.

Bang kiki….tegurku tegas…

Asik….seru bang Andre girang …

****

sabtu yang di tunggu-tunggu pun datang…7

Kiki…kezia….” teriak bang andre dari depan pintu, ” sepertinya dia tidak sabaran lagi ingin ikut cepat-cepat pulang kampung “.

Ia…ia…” seruku melangkah keluar bersama bang Kiki dengan tas ransel masing-masing berukuran sedang  yang menempel di punggung .

Huah…..akhirnya nyampe juga di kampung halaman setelah perjalanan 2.5 jam di udara, hmmmm membosankan ” gumam ku dalam hati “.

Tapi minum kopi sepertinya enak nih…” bisikku lagi dalam hati, melangkah menuju starbuck hingga aku pun lupa untuk pamit terlebih dahulu ke bang Kiki. ”

Mba, coffee expresso panas 1 yah…” pintaku ke salah satu pegawai yang berdiri di belakang meja kasir itu dan segera berlalu menuju salah satu meja setelah membayar tagihannya.

Hei…boleh saya ikut duduk…” seru seorang lelaki menatap ku “.

Lelaki bertubuh tegap dengan seragam pilotnya…

Ok…silahkan ” seruku cuek dan menyeruput kopi panas itu…hmmmm…nikmat…rasa lelah terbayar sudah….

By the way, apa kamu kenal dengan Hp ini ??? ” tanya nya menyodorkan sebuah HP samsung putih itu tepat di hadapan ku…

What ????? ” ini kan hp ku yang hilang??? Bagaimana bisa sama kamu ??? ” tanyaku tanpa basa-basi “. Kamu yang curi ya…???? ” tanyaku langsung menuduh…

Bukan aku….tapi salah satu kru bagasi menjualnya pada ku, katanya dia lagi butuh duit,

Kenapa kamu mau membelinya ? Ini kan barang curian ??? Itu artinya kamu juga mendukungnya mencuri ” seruku mengomel …”

Ia, gue tau sih itu salah…..tapi saat itu dia terpaksa melakukan itu karena anaknya di rawat di rumah sakit…” seru laki-laki itu membela diri “.

Sebenarnya bukan itu saja alasannya…alasan utama saya membeli Hp itu karena aq melihat ada foto Kiki disana berdua sama kamu.

Kamu kenal dengan bang kiki ???

Yah…kenal…Kiki itu satu sekolah dengan ku waktu SMA, bagaimana aku bisa lupa ???

Oh ia…??? ” tanyaku tak percaya…

Emang kamu siapanya kiki ?

Aq adeknya kiki…..

Akhirnya omborolan kami makin asik aja, sedangkan di tempat lain bang kiki kelimpungan mencari ku dan akhirnya menemukanku di starbuck itu.

Dre….kezia mana ??? ” tanya bang andre begitu sadar ku tak berada di sampingnya lagi…”

Lah…gue juga nggak tau, tadi kan sama loe…gue baru dari toilet bro…jawab andre.

Loe gimana sih ??? Loe gue ijinin ikut kan buat jagain kezia… bentak bang Kiki marah dan panik…sementara dia harus memikirkan jawaban untuk ayah yang telpon saat itu…

Hallo ayah….

Sudah sampai dimana nak ? Apa perlu ayah jemput ??? Atau Apa ayah suruh supir jemput ???

Nggak perlu ayah…biar kami naik taxi aja…

Tapi kok ayah tidak dengar suara kezia ??? Dimana adek mu ?

Mmm…mmm…kezia….kezia…

Nak…ada apa ? Kezia mana ??? ” tanya ayah lagi mastikan …

Mmmm…kezia lagi beli kopi ayah…seru bang Kiki memberi jawab dan tersadar seketika…

Kenapa aq nggak kepikiran dari tadi sih ??? Oh my God…kezia kan paling senang minum kopi….Bodoh…bodoh…bodoh… seru bang kiki kezal menepuk jidatnya.

Ki…apa kezia sudah ketemu ? ” tanya bang andre menghampiri…

Loe sudah cari di starbuck belum ? ” tanya bang Kiki …

Belum…

Ihhhhsssss….ayo….pasti kezia ada disitu seru bang kiki mengajak bang andre.

Nah..itu dia…” seru bang andre menunjuk ke arah kami “.

Dia sama siapa tuh ???

Mana gue tau…” seru bang andre mempercepat langkahnya memasuki kedai kopi itu namun belum bisa mengalahkan panjang langkah bang kiki.

Kezia…. harus nya kan pamit ke abang klo mau beli kopi ” seru bang andre memelukku dengan begitu erat..

Ia…sory..abang ku yang ganteng dan baik hati…sahut ku membalas pelukannya.

Andi ???? ” tanya bang kiki kaget begitu melepaskan pelukannya dariku dan menoleh ke arah laki-laki yang bersama ku tadi.

Hei….kiki…long time no see….” seru Andi sontak memeluk bang kiki..”

Keren banget loe…wah…jadi juga yah cita-cita loe…” puji bang Kiki “.

Ngeledek aja loe…

By the way…bagaimana loe bisa ketemu adek gue ??? ” tanya bang Kiki langsung ke intinya…

Lah…dek…ini kan Hp kamu yang hilang itu ??? Bagaimana bisa disini ??? ” tanya bang kiki begitu melihat hp di atas  meja ”

Tuh, teman abang yang kasih..

Kok bisa ??? ” tanya bang Ki penasaran ” dan Andi pun menjelaskannya kembali ke bang kiki seperti yang telah di beritahukannya kepadaku tadi…

Hadeh….syukur deh…kezia kepikiran terus tuh sama hp nya….gue pusing bro…udah hampir setahun juga, tapi dia tetap berharap Hpnya kembali…aneh…tapi terbukti…sepertinya jodoh…” seru bang Kiki memeriksa kondisi Hp kezia yang masih terawat itu.

Seperti reuni hari ini, awal yang baik dan pertemuan yang tepat.

Dari saat itu kezia dan andi berteman dan semakin akrab hingga akhirnya tanpa disadari rasa nyaman itu bertumbuh jadi cinta.

Bahkan bang kiki sendiri kaget kala kezia memperkenalkan pacarnya, saat dimana kezia wisuda pada bulan desember tahun berikutnya.

****

hello…bang kiki …” peluk kezia dari belakang, begitu pulang dari kampus, kebetulan hari ini dia pulang cepat karena hanya untuk mengambilkan kartu undangan untuk sabtu nanti, sehingga untuk pertama kalinya kezia berkunjung ke perusahaan bang kiki, dan itu membuat kiki sangat senang.

Tumben kesini ???? Ada apa adek ku, peluk bang kiki lembut dan mencium kening kezia….

Tada……undangan…” seru kezia menyodorkan undangan di tangan bang kiki.

Kok ada 5 undangannya ? Kan kita cuma ber empat ? ” tanya bang kiki penasaran “.

Ada deh….rahasia….” sahut kezia dan berlalu begitu saja.

Hmmmm…. kezia….

Sabtu yang ditunggu-tunggu pun datang, kezia sudah berdandan begitu cantik dan anggun membuat ayah dan ibu terkagum-kagum melihatnya, begitu juga bang kiki dan bang andre, ini pertama kalinya mereka semua melihat kezia berdandan seanggun ini, yang biasanya cuek dengan penampilan.

Waw……cantik banget ya…putri kita…” puji ayah..

Ia dong ayah….tapi ibu nggak kalah cantik kan dari kezia ??? ” tanya ibu tidak mau kalah, diikuti tawa bahagia semua nya….

ia…ia…ibu juga cantik…” puji ayah…

Pak…mobilnya sudah siap…” seru pak kadir, sopir pribadi bang kiki, memotong pembicaraan kami ”

terimakasih ya pak…sekarang pak kadir boleh pulang dan libur untuk hari ini, biar saya yang bawa mobil ” pinta bang kiki mengambil kunci mobil dari tangan pak kadir..”

Tapi…pak…

Sudah…tidak apa-apa…

Terimakasih ya pak..seru pak kadir menunduk dan pergi.

Namun begitu sampai parkiran gedung, tempat dimana wisuda kezia akan dilangsungkan, bang kiki bertemu kembali dengan Andi.

Hei…bro…ngapain loe disini ??? Apa adek loe juga wisuda hari ini ? ” tanya bang kiki menghujaninya dengan pertanyaan “.

Bukan adek gue bro…

Terus ???

Tapi pacar gue….”sahut andi mendekat disamping ku ?

Tunggu…tunggu…tunggu…maksudnya apa yah ??? Gue jadi bingung ??? Jadi yang loe maksud itu, adek gue ??? ” tanya bang kikj mengerutkan kening “.

Ia…” jawab andi tegas “.

hei….bentak bang kiki….sembarangan loe, sejak kapan gue kasih  ijin buat pacaran dengan adek gue …” serj bang kiki mendorong tubuh andi menjauh dariku, dengan tatapan tajamnya “. Dan untuk pertama kalinya aq melihatnya berlaku kasar seperti itu kepada orang lain.

Andi…tak berkutik di depan bang kiki sedikit pun, dia hanya menunduk, hingga akhirnya bang kiki merangkulnya.

hahahahaha….Hei..bro…apa loe pikir gue sungguh-sungguh marah ???

Terus ???

Gue nggak sesadis itu kali bro…

Itu artinya loe restui hubungan gue nih ??? ” tanya Andi dengan raut wajah bahagia ”

Hei….jangan senang dulu, gue baru restui kalau loe traktir kita semua makan setelah selesai acara wisuda, gimana ???

Ok…gampang…” seru Andi menjabat tangan bang Kiki disertai gelak tawa bahagia semuanya.

Hmmmm…double kebahagiaan hari ini…

Semua akhirnya happy ending…

and now I know, when Some people says ” dont worry about your soulmate, cos one day you find the one man who loving you and caring about you…”

This is the show timr….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s