NASI SAMPAH

Manfaat-Sampah-300x224Hidup ini keras seperti batu, pahit seperti empedu dan kejam seperti ibu tiri. Tapi kita harus bisa mengubah batu itu jadi roti dan empedu itu jadi gula.
Apa mau jadi penyihir ????
Bukan-bukan…maksudnya itu kita harus mengubah sendiri nasib kita. Itulah yang selalu ayah katakan setiap hari, hingga bosan mendengarnya.
Tapi jika begitu, kenapa ayah nggak bisa mengubah nasibnya ???
Pendidikan punya, tampang punya, hmmmmm….
Ok baiklah ” bujukku dalam hati “.
Berteman dengan sampah, makan nasi sampah, pakai baju sampah.
Tentu semua nya membujukku untuk bersungut-sungut.
Apa Tuhan salah menciptakan ???
Apa aq harus mati miskin ???
Tidak…tidak…tidak…
Nasibku ada di tanganku dan berkat adalah milik Tuhan, aq harus berubah.
Hmmm apa berubah jadi superman ????
Atau jadi pesulap ????
Pesulap ???? Itu ide bagus , ” jadi pesulap “.
Menyulap daun jadi duit ??? ” tentu tidak ”
Tapi menyulap sampah jadi duit.
kedengarannya sih keren, tapi bagaimana caranya ???
Woi……bengong aja loe…” teriak Redo mengagetkanku dari belakang “.
Hi do…”sapa ku datar…”.
Tumben banget loe sore-sore nangkring disini ? biasanya loe dah mulung di jembatan !!! Ada masalah ???
Nggak ada do..” jawab ku singkat dengan tetap memandang ke arah gedung pencakar langit itu. Tempat yang aku inginkan, tapi bagaimana caranya ??? Makan aja syukur…pasti gedung tinggi itu alias apartemen itu mahal banget deh harganya.
Huffff…..
Do…kira-kira kita bisa tidak yah suatu hari nanti tinggal disana ” tanyaku mengancungkan tangan ke arah gedung tinggi itu.
Gue sih yakin ver…asal kita mau kerja keras.
Tapi kerja keras aja nggak cukup do, buktinya aja tiap hari gue bekerja keras mulung pagi sore, tapi nggak ada yang berubah tuh, dapat makan aja sudah syukur, boro-boro mau tinggal di gedung tinggi, nggak kedinginan aja tiap malam udah syukur do ” seru vera dengan nada pesimis “.
Loe jangan pesimis gitu dong ver, tampang loe punya, pintar ia, suara bagus, apalagi coba ???? Itu aja udah cukup buat modal gaet suami kaya ver…
Do…do…orang kaya tuh nggak suka orang tidak berpendidikan dan kumuh kaya gue ini, boro-boro di lirik, nggak di usir aja udah syukur.
Tapi tenang ver, gue ada solusinya ” seru Redo menunjukkan selembar kertas “.
Apa ni ???
Ini tuh formulir pendaftaran masuk indonesian idol Ver, tadi ada yang bagiin gitu pas gue pulang manggul di pasar, tiba-tiba aja gue kepikiran loe.
Hmmmm….tapi kan suara gue pas-pas’an do, terus baju nya gimana ? Terus ????….
Stop…stop…stop….cukup komplen nya, sekarang isi formulirnya supaya besok aq bisa kembaliin lagi.
Tapi do….????
Ngak pake tapi….” perintah Redo sedikit keras “.
Baiklah ” seru vera meraih pulpen yang ditangan Redo dan segera mengisinya ”
Redo…teman terbaik vera dari sejak kecil, mereka di besarkan di lingkungan yang sama di pinggiran kali.
Redo orang yang pintar, baik, dan tulus, sayang orang tuanya tak punya modal menyekolahkannya, dia putus sekolah sejak dari SMP.
Redo pernah punya ide yang brilian dalam hal pengolahan sampah alias menyulap sampah jadi duit, tapi sayang ide tinggal ide dan telah membusuk dalam hatinya karena tak punya modal. Ingin sekali rasanya membantunya tapi apa daya tangan tak sampai, tapi suatu kelak cita – cita nya akan terwujud aku janji. Akan kulakukan yang terbaik untuk memenangkan kompetisi ini ” seru vera dalam hatinya dan menatap lekat ke mata Redo.
Helllo…klo mandangin gue terus kapan selesainya nih ? ” seru Redo menyadarkanku dari lamunan indah itu “.
Do…seandainya yah ide kita itu bisa terealisasikan, pasti ita bisa tinggal di gedung tinggi itu ” seru vera dengan terus menatap ke arah redo tanpa berkedip sekalipun.
Makanya loe harus menang vera cantik…biar semua mimpi kita terlaksana.
Ia gue janji, aku akan membawa hadiah juara satu itu pulang untuk kita.
Nah gitu dong, ini namanya baru vera yang sebenarnya …
****
Proses seleksi pertama pun akan di mulai hari sabtu sore di aula yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal kami.
Terharu…sedih…bangga ..bercampur aduk melihat ketulusan dan pengorbanan Redo dalam mendukung ku dalam kompetisi ini, kesetiaannya tak pernah berubah dan ketulusannya akan selalu dalam hati, dan takkan aku lupakan itu “itu janjiku…”
Redo mempersiapkan segala hal yang aku butuhkan, dari mulai baju, sepatu, accesories. Padahal aq tau dia tak punya cukup uang untuk itu.
Dan yang paling surprise, Redo jadi salon dadakan, padahal dia baru mempelajarinya di youtube 3 hari lalu di salah satu runah warnet tak jauh dari rumah ku, semua dilakukannya untukku.
Tak ada kata yang sanggup melukiskan semua ini, hanya ucapan syukur yang tak terkira kepada Tuhan memberikan ku malaikat tak bersayap nan rupawan itu.
Tapi keputusasaan itu menghampieiku kembali, bagaimana tidak ???? Dari pagi antri diantara ratusan orang yang memiliki suara-suara yang bagus dengan style fashion yang trendi plus tampang keren.
Ver…nggak usah membandingkan dengan orang lain, kamu itu istimewa ” puji Redo, sepertinya dia tau apa yang sedang kupikirkan “.
Sekarang kamu harus fokus dan berdoa, karena sebentar lagi giliran kamu , ” seru Redo mengingatkan “.
Peserta berikutnya silahkan masuk ” seru salah satu MC nya “.
” hodo ito na hupillit i…sian sasude nahutanda ”
” ulini rupami, denggan ni basami do mambaen holongku tu ho ”
” modom pe au sae hasean do, lao mamikkiri di ujung na “.
” jakkonon mu do au, ingoton mu do au hasian, alusi au…”
” dokkon ito na holong toha mi, na paposson rohakki da hasian… ”
” husippon mai tu sude dongan mi, roha mi naung dilehon ko tu au…”
” hasian….”.
Suasana hening begitu selesai menyanyikan lagu itu, ada rasa deg-deg an dan takut bercampur aduk jadi satu, entah kenapa mulut ini menyanyikan lagu itu, lagu favorit Redo yang hampir setiap malam di nyanyikanya untukku sebelum pergi tidur ” padahal bukan itu lagu yang ku siapkan untuk kompetisi ini “.
Tak ada pilihan lain selain pasrah, dan aku tak menyesal sedikit pun menyanyikan lagu itu”.
Prok…prok…prok…suara tepuk tangan ketiga juri membuatku semakin grogi dan gemetaran.
” great…., ini dia yang saya tunggu , ” seru salah seorang juri ”
” dari mana saja kau tadi..seru juri yang lainnya menanggapi dengan meniru logat batak, yang memang meledekku sebagai orang batak “.
” kita duet yah di reff… pinta seorang juri yang kebetulan sama satu suku dengan ku alias orang batak toba, yups…he is name Judika sihotang, yang juga penyanyi idolaku. Tak menyangka bisa bertemu muka dengannya, sungguh ku tak menyesal seandainya tidak lulus di tahap ini “.
Tapi kalau aku tidak lolos ???? Bagaimana dengan nasib kami ???
Aq telah menjanjikan trofi kemenangan untuk Redo. !!!!
syukur seleksi pertama ini atas seijin Tuhan semua juri say Yes dan aq boleh melaju ketahap berikutnya, itu artinya persaingan semakin ketat.
Capek…lelah…dan hampir putus asa menghampiriku dalam sesaat, Namun satu hal yang tak pernah jauh dari ku, yups…he is my best friend, my best brother, and my best…best…bes…best..forever more.
Hadeh….tak semudah bayangan ku selama ini, segala yang terbaik yang ku punya telah ku lakukan, meskipun harus pulang malam ini berhenti di 5 besar mungkin sudah jalannya seperti ini dan mungkin saja hadiah itu tidak di perubtukkan bagi ku, bujukku dalam hati setelah pengumuman peserta out hari ini dan hanya bisa diselamatkan oleh will card.
Dan ternyata sekali lagi aq diselamatkan oleh salah satu juri yang sedari awal telah terhipnotis oleh suara q ” begitu katanya “.
Hingga akhirnya langkahku tiba di malam penentuan juara 1 dan 2. Sukacita yang tak terlukiskan oleh ku, tinggal selangkah lagi cita – cita kami terwujud “nasi sampah “.
Nasi sampah ???? ” tanya MC nya memastikanku tidak salah ucap ” 3x lagi dia mengulang pertanyaan yang sama untuk memastikan bahwa dia tak salah dengar.
Bagaimana bisa ? ” tanya salah satu juri “.
Akhirnya untuk pertama kalinya aq mengatakan semuanya dengan sangat detail, ditambah lagi dengan tanyangan visual yang memang sengaja di rekam oleh pihak penyelenggara kompetisi untuk mengetahui kehidupanku yang sebenarnya. Mereka tak percaya kami hidup di pinggiran kali nan kumuh itu .
Bagaimana bisa kamu hidup disana ???” Tanya seorang juri menitikkan air mata, antara kasihan dan terharu, tidak taupastinya “.
Namun satu hal yang pasti, aq tidak ingin dengan rasa kasihan orang lain, aq ingin menang murni oleh karena kemampuanku dan pilihan para pemirsa di rumah.
” juara ataupun tidak, kamu akan saya kontrak ” seru seorang juri yang juga merupakan pemilik salah satu Ph yang sangat terkenal bertangan dingin itu “.
Hmmmm…apa ada kulkas di tangannya ,?????
Tidak…tidak..tdak…maksudnya itu dia selalu berhasil mengorbitkan para artis menjadi di kenal oleh masyarakat banyak.
Tentu aq sangat bersyukur akan hal itu, namun entah kenapa??? Sedari tadi mataku tak bisa lepas dari panggung dimana sang juara akan berdiri nantinya.
Dengan menunggu pengumuman pemenang, apa ada yang ingin kamu katakan ? ” tanya MC nya seakan dia tau s3mua yang ada dalam pikiranku.
aku hanya ingin mengucapkan betapa bersyukurnya aku punya malaikat ” jawabku singkat “.
Malaikat ????” Tanya MC nya penasaran…hmmmm…tentu bukan MC namanya kalau tidak berhasil meng-kepoin para peserta.
” malaikat yang tak pernah jauh dari ku ”
” malaikat yang selalu ada disaat yang kubutuhkan ”
” penghibur disaat ku sedih, penyembuh disaat ku terluka ”
” malaikat yang menghangatkanku dari dinginnya malam oleh dekapan kasih sayangnya “.
” he is my Redo…”.
Redo ???? ” panggil MC nya dengan begitu lantang diikuti dengan sorotan lampu mencari orang yang bernama Redo.
Tonight he is so handsome..lebih dari biasanya dengan kaos polo putih dan denim warna biru dengan sepatu sniker yang semakin menyempurnakan penampilannya malam ini, aq tau semua itu dilakukan oleh kru media penyelenggara.
Apa kalian berdua punya hubungan spesial ??? ”
Lebih dari spesial ” jawab Redo mengiyakan dengan tetap menatap ku dengan begitu dalam.
Waw……its was amazing ” teriak MC nya semakin membuat suasanaya rame “.
Katanya Redo punya lagu yang selalu dinyanyikan untuk Vera, apa boleh dinyanyikan sedikit ? ”
Tentu…”jawab redo mantap…”
” hodo ito…. nahupillit i sian sasude nahutanda, denggan ni basami, ulini rupami domambaen rohakku tuho, dokkon ito naholong rohami napaposson rohakki da hasian… husippon mai tusude dongan mi rohami naung dilehon ho tuau hasian…”.
” lembut suara redo menyanyikan lagu itu dengan penuh perasaan dan menggenggam erat tangan ku “.
Waw…romantis sekali ” seru MC nya “.
Kalian berdua temui saya nanti di belakang setelah ini yah ” pinta salah satu juri yang tadi memintaku bergabung bersama mereka “.
Ada apa ini ? Kok main belakang-belakang ??? ” seru MC nya bercanda.
Sayang banget kan kalau suara redo hanya untuk vera saja, kenapa tidak ke semua orang ? Suaranya bagus dan saya yakin mereka akan jadi pasangan duet yang fenomenal nantinya.
Baiklah…nampaknya sudah mulai ngomongin bisnis ” jawab MC menimpali “.
Kenyataannya toh…” jawab juri tadi tidak mau kalah.
Ok baiklah…urusan belakang nanti saja, sekarang kita saksikan pemenang indonesian idoll tahun 2015 adalah…….
Deg..deg..an…menunggu pengumuman dengan bergandengan tangan erat dengan kiki teman ku di grand final.
Vera………..” teriak MC nya dengan sangat lantang “.
Semua terasa seperti mimpi, mimpi indah yang tak pernah terbayang oleh ku. Ku tak ingin bangun dari mimpi ini ” bisikku dalam hati dengan masih membisu namun air mata mengalir deras dipipi “.
Senang yang bukan main, akhirnya kehidupan ku, kehidupan keluarga ku berubah sejak malam itu, kini impian ku untuk tinggal di gedung tinggi kini tercapai, bahkan lebih dari situ, kami bisa mewujudkan ide yang telah lama tertanam di jiwa ” nasi sampah “.
Kini kami kembali bukan untuk menjadi sekedar pemulung, tapi kembali sebagai pemulung berdasi, dan bersamaan dengan itu otomatis nasib para pemulung di lingkunganku dulu kini berubah, aq bersyukur bisa melakukan lebih dari yang terpikir oleh ku.
Aq dan Redo kini jadi pasangan duet romantis dan fenomenal seperti kata juri pada malam itu.
Dan bukan hanya itu saja, terlebih kami pasangan suami istri yang sangat romantis, bagaimana tidak ???
Redo memperlakukanku bak putri raja, disayangi melebihi dirinya sendiri.
Thanks Lord, engkau memberikanku malaikat tampan nan rupawan itu, suami terbaik di dunia dan ayah terbaik untuk anak kami Gideon.
Rasanya seluruh hidupku tak cukup untuk menceritakan betapa indah nya pemberian Tuhan…
Mata ini ingin menatap terus wajah nya
Tangan ini ingin merangkulnya hingga akhir hidupku.
Hmn….hmn…hmn…sepertinya istriku semakin cinta aja nih…papa ganteng yah ??? ” goda Redo dan memelukku dengan penuh cinta dan kasih sayang”.
Terimakasih yah sayang, kau membuat hidupku berwarna dan berarti, malaikat dan bidadariku ” bisik Redo mesra”.
” hidup adalah anugrah, maka jangan pernah sia-siakan orang yang menyangi kita, dan perkakukanlah orang-orabg disekitar mu dengan penuh cinta, karena mereka adalah malaikat-malaikat yang Tuhan tempatkan disisi mu “.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s