16 SEPTEMBER 2012

mon4Tau nggak kenapa judul cerpen ini 16 september 2012? Mau tahu????

Gini ceritanya  : tapi no hurt feeling yah….

Selama seminggu ini rado kok nggak pernah ya ngabarin aq, telp juga nggak apalagi sms padahal bukan soal mahalnya sih sms atau telp , kalau sibuk juga nggak mungkin. Masa ia dia lupa sama aq sih? Aq kan pacarnya , apa dia udah berubah ? atau  dia punya cewek idaman lain? Kalu dia nggak ingat sama aku berarti dia nggak serius dong  pacarannya sama aq. Aduh gimana dong nih….

Huffff pertanyaan yang belum aq dapatkan jawabannya membuat sesak didada, antara rasa rindu, kesal, marah, campur aduk jadi satu…

Rasanya hati ini iri melihat orang lain pacaran kok bisa akur-akur aja yah?

Akhirnya ku menahan diri juga untuk tidak menghubunginya dahulu, kuingin melihat responya seperti apa nanti kl ketemu di gereja. Kalau dia memang sayang benaran sama gue pasti dia samperin aku, atau jika sebaliknya maka tak bisa dipungkiri hubungan kita akan berakhir, karna buat apa punya pacar kalau Cuma status doang nggak ada artinya mending nggak punya pacar sekalian. Gerutuku dalam hati…

Hari minggu yang aq tunggu-tunggu akhirnya tiba, dengan dandanan yang cantik aq mantap melangkahkan kaki memasuki gang tempat  aq akan beribadah, kutak menyangka sebelumnya akan berpapasan dengan rado pas saya membeli aqua gelas di warung dekat gereja. Tapi apa reaksinya rado, dia membisu seribu bahasa yah seakan-akan kita tidak pernah dekat sebelumnya, sebentar dia berhenti didekat ku dan kemudian berlalu begitu saja yang semakin membuat hatiku sakit.

Akhirnya rendy temannya rado memnghampiriku dengan pertanyaan sederhana, tak terlukiskan lagi bagaimana marahnya aq. Tapi aku berpikir mungkin pulang gereja dia akan samperin aq kerumah atau nelp, tapi apa??? Dia menganggapku tak ada.

Ini saatnya aku mengambil keputusan, karena sudah tidak bisa ditolerir lagi hal seperti ini. Walau aq tahu aku akan sakit hati dan merasa kehilangan mungkin itu lebih baik daripada harus makanhati setiap hari menghadapi tingkahnya yang super cuek.

Hallo rado, lagi apa? Kamu lagi sibuk apa nggak???…

Ada apa nelpon???

Apa aq  nggak bisa nelp kamu lagi?

Bisa sih tapi aq lagi nggak mood.

Oh gitu yah, tapi aq Cuma minta waktu kamu sebentar kok buat dengarin penjelasan aq.

Emangnya mau ngomong apaan?

Kok kamu nggak pernah hubungi aq lagi sih? Apa aq nggak pernah yah terlintas di pikiran kamu?

Kamu juga sih yang terlalu banyak nuntut.

Emangnya aq nuntut apa sih sama kamu? Aku kan nggak minta macam2 dari kamu, aq Cuma minta perhatian dan cinta kamu. Itu aja kok

Tapi kan aq sibuk, ngertiin aq dong.

Sesibuk apa sih kamu sampai nggak sembat barang sepuluh menit menelpon aq?

Nggak sibuk2 juga sih tapi pulsa aq juga nggak ada.

Kamu kan kerja, masa nggak ada duitnya sih buat isi pulsa?

Malas ngisi pulsanya, oh ia kamu mau ngomong apa tadi? Soalnya aq mau istirahat dulu nih capek…

Oh gitu, aq Cuma mau minta hubungan kita berakhir sampai disini aja yah, aq dah ngak kuat dengan sikap kamu, aq merasa kamu nggak sayang benaran sama aq.

Yah kalau itu menurut kamu, ok kita putus…..

Begitu dengar kata terakhir, air mata jatuh tak terbendung. Sakit hati yang luar bisa, ternyata kehilangan seseorang yang kita sayangi itu luar biasa sakitnya……

Minggu 16 september 2012 kenangan pahit itu terjadi, akan selalu aq ingat tapi bukan berarti aku menaruh dendam sama rado. Biarlah semua ini jadi pelajaran buat aq supaya tidak terlalu gambang luluh dengan kebaikan yang hanya bersifat sementara.

Dua minggu berlalu, rasanya sakit hati ini masih membekas, sampai waktu itu aq dinasehati sama seseorang yang membuat mata ku kebuka dan menghapus semua air mata. Cukup sudah kisah kita sampai disini.

Tapi yang anehnya, yang aku sudah anggap baik-baik saja pasca kita putus itu ternyata dia masih menyimpan beribu unek-unek sama aq, aq baru tau sifatnya yang sebenarnya seperti itu.

Rado menceritakan semua tentang aku dari awal ketemu sampai akhirnya putus, ngatain aq cewek matrelah, manja lah, semena-menalah sama dia dan banyak lagi hal yang lain pokonya semuanya yang aq lakukan itu buruk dimatanya.

Mendengar cerita seperti itu sempat membuat hatiku marah luar biasa, ingin rasanya aq menamparnya sampai benyok, tapi setelah aku konsultasi sama keluarga ku akhirnya aq memutuskan untuk memaafkannya dan setelah aq pikir-pikir mungkin tidak ada gunanya marah toh juga rado sudah tidak pacarku lagi, jadi I don’t care lah….

Tapi aq tidak akan menjelek-jekan rado kesiapapun itu.

Kalau ingat kejadian itu sih lucu juga, baru kali ini aku bertemu cowok sifatnya seburuk itu, aq nggak menyangka selama ini dibalik mukanya yang sok lugu tuh dia menyimpan ketidaktulusan. Pantasen aja kalau aq minta jemput dia ogah-ogahan ternya ini jawabannya.

Memangsih sebelum aku pacaran sama rado tuh, teman aq dah menasehati aq terlebih dulu untuk tetap hati-hati dan jangan terlalu sayang, karna menurut teman q rado tuh sifatnya nggak baik, eh ternyata Prediksi nya benar.

Seminggu kemudia ibadah muda/i di gereja, mungkin orang lain merasa aneh karna aq datang sendirian karna biasanya datang berdua, ato nggak pulangnya di jemput.

hi putri akhir2 ini kok sendirian aja? Si rado mana? tanya vian begitu melihatku

kami udah putus  vian jadi sekarang sendiri terus deh.

Kok bisa sih, padahal selama ini kalian tuh pasangan serasi loh ngelihatnya.

Yah itu kan kelihatannya aja, kita karakternya sama2 keras jadi nggak bisa disatuin deh.

Yang sabar ya putri.

Thank so much ya vian, km memang teman yang baik buat aq.

Nggak usah berterimakasih putri, memang sudah kewajiban kita sebagai teman saling menguatkan.

Ok deh vian.

Pulang ibadah dijemput sama siapa?

Aq bawa motor vian, tapi minta tolong bantuin yah keluarin motor dari parkiran.

Ok deh putri, nanti kl misalnya ada apa2 atau motor kamu mogok telp aq aja yah.

Beres teman q yang baik, aq pulang duluan yah, see u…

Itulah yang namanya cinta, kita tidak tau kapan berakhirnya dan kapan mulainya sungguh sulit di prediksi.

Tapi walau begitu aku akan selalu mengingat kebaikan yang pernah dilakukannya untukku, dan pastinya kejadian ini nggak akan membuatku trauma dalam hal berpacaran,

karna hidup ini adalah belajar soal gagal itu biasa tetapi soal bangkit kembali itu adalah pilihan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s