Musuh dalam Selimut


DSCN2817SAHABAT PENGHIANAT

Sungguh sulit bagiku menerima semua kenyataan ini, aq nggak menyangka sahabatku sendiri yang sudah aq anggap sebagai saudara, ternyata tega menusuk aq dari belakang. Diam-diam dia mencintai pacarku tapi bukan hanya itu saja, yang paling membuatku sakit hati dia berusaha untuk mennganggu hubungan aq dengan jefry pacarku dan menjebaknya dengan cara yang memalukan. Tak pernah terpikir olehku dia bisa melakukan hal senekad ini, Seandainya saja orang lain yang membuat hal seperti ini mungkin aq nggak sesakit ini, ya Tuhan berilah aku hati damai untuk mengampuninya.

Bulan desember rencana busuknya mulai ketahuan dengan gerak geriknya yang mencurigakan, dia malah diam-diam mengirimkan sms ke jefry dari hp q sendirin tanpa sepengetahuan aku, mengajak jefry ketemuan atas nama aq. Yah Jelas saja jefry datang karna dia pikir saya yang sms dia. Dua sampai tiga kali hal itu terjadi, jefry mulai mengeluh sama aku tentang sikapnya nency, tapi aq berusaha menyakinkan jefry untuk tidak curigainya.

Tapi rasa curiga jefry pun memuncak dalam pertemuan yang keempat kalinya.

Nency kenapa kamu ada disini? Putri yang minta ketemuan kok jadi kamu yang datang sih?

Katanya sih putri lagi sibuk urusan kampusnya, jd aq deh yang disuruh nemuin kamu disini.

Nggak mungkin, putri pasti ngomong kalau dia ada urusan.

Dengan nada rendah akhirnya nency mengakuinya. Maaf ya jefry, sebenarnya gua sendiri yang sms kamu tanpa sepengetahuan putri, soalnya aku kangen sama kamu. Sudah terlalu lama aku menyimpan rasa ini bahwa aku sangat mencintai kamu.

Kamu ngomong apa barusan? Tanya jefry dengan nada tinggi, Tega sekali kamu menghianati putri yang sudah baik banget sama kamu. Dan kamu ingat satu hal, aku tidak akan pernah berpaling dari putri apapun yang terjadi ngerti kamu bentak jefry sambil berlalu meninggalkan nency di cafe sendirian.

***

Sebagai seorang pemimpin di sebuah organisasi kampus, aku punya segudang kegiatan jadi untuk bertemu jefry di kampus itu adalah hal yang sangat langka. Tapi siang ini jefri menghampiriku dengan wajah serius.

Hei sayang tumben datang ada apa? Kok mukanya serius gitu? Nggak biasanya?

Sayang, nency itu bukan sahabat yang baik buat kamu. Jadi mulai dari sekarang kamu jangan bersahabat lagi sama dia, dia menusuk kamu dari belakang.

Kamu kenapa sih sayang datang-datang langsung ngamong seperti itu? Kamu ada masalah sama nency?

Tau nggak sih sayang, semalam itu untuk yang keempat kalinya dia minta ketemuan sama aku di cafe pavorit kita, dan bukan hanya itu saja dan yang lebih parahnya lagi dia mengungkapkan cintanya sama aku. Siapa yang nggak kesal coba?

Sayang, kamu nggak boleh egois begitu dong, semua orang itu berhak mencintai siapapun termasuk nency. Jadi kamu nggak usah sewot begitu yah, kan ada aku yang selalu menemanin kamu. Jawabku mencoba menenangkan jefry.

Tapi sayang ini serius…..

Ya udahlah sayang soal ini nggak usah di anggap serius. Jadi sekarang kamu pulang yah, soalnya acaranya sudah mau dimulai. Tapi ingat jangan pikir macam-macam soal ini ok…

***

Begitu aku sampai dirumah, aku terkejut mendapati nency sudah duduk santai di ruang tamu rumahku. Hai nency ada apa tumben kerumah ku malam-malam? tanyaku berusaha ramah sambil melempar tas ke dalam kamar.

Kamu ada acara nggak sama jefry hari sabtu?

Nggak ada sih, yah paling ke geraja aja. Ada apa emang?

Boleh nggak aku bareng sama jefry nanti? Soalnya ada teman lama aku yang ulang tahun jadi diwajibkan bawa pasangan, tau sendiri kan put aku belum punya pacar please bantuin aku dong, aku janji ini yang terakhir aku minta bantuan.

Tapi kenapa harus jefry? Kan masih banyak teman kita yang lainnya. yah kamu tau sendirilah jefry kan nggak senang sama kamu?

Yah karna jefry itu ganteng, tinggi, berwibawa, jadi nggak malu-maluinlah kalau dibawa kepesta, tapi kan putri kalau kamu yang minta jefry, dia pasti mau. Please pinta nency dengan wajah memohon.

Ya udah nanti saya coba dulu yah ngomong sama jefry.

Yesss emang kamu sahabatku yang paling baik, teriak putri melangkah pergi meninggalkan rumahku.

***

Untung hari jumat ini nggak ada kegiatan kampus, jadi aku bisa mampir ke rumah jefry.

Sore sayang teriakku begitu nyampe di depan pintu gerbang rumahnya jefry berlari dan melebur dalam pelukan  hangatnya kekasihku.

Tumben yang kok nggak sms dulu?

Surprise dong sayang.

Oh ia, sayang hari sabtu kamu ada acara nggak?

Nggak ada sih, emangnya kenapa yang?

Temanin nency yah ke tempat ulang tahun temannya, please…. soalnya semalam dia datang kerumah memohon supaya kamu mau. Janji sayang, ini adalah yang terakhir kalinya nency gangguin kamu.

Kenapa sih sayang kamu itu terlalu baik sama orang, tapi karna kamu yang minta dengan terpaksa aku akan lakukan walaupun aku benci sama nency.

Makasih ya sayang, kamu baik banget.

***

Seperti biasa jefry selalu pamit sama aku kalau dia mau pergi kemanapun, sabtu sore ini pun jefry mampir ke rumah untuk pamit.

Sayang aku pergi yah teriaknya dari depan pintu gerbang rumahku, yang kebetulan kita sekeluarga lagi menikmati teh di teras rumah.

Hati-hati ya sayang, tapi ingat nanti jemput aku jam 11 di gereja ya dan jangan sampai telat.

Beres tuan putri, jawab jefry melajukan motornya pergi.

Aku beruntung sekali punya pacar seperti jefry, selain ganteng, pintar, baik, dan tidak sombong. Dan pastinya tidak sekalipun dia menolak permintaan aku dari tiga tahun yang lalu hubungan kita sampai sekarang, itu membuatku semakin cinta sama dia.

Jam sudah menunjukkan jam 11 malam, tapi jefry belum datang juga. nggak pernah dia telat sekalipun tapi kenapa malam ini telat? Pasti ada yang nggak beres nih??? Tanyaku dalam hati.

Semua anak muda/mudi gereja sudah pada pulang, tinggal aku dan sepupu q henri yang sengaja ikut menemani aku karna dia kwatir.

Putri pulang sama aku aja deh ajak henri setengah memaksa.

Tapi sepertinya ada yang nggak beres nih henri, sekarang kita mampir ke tempat kos nency dulu yah sebentar jawabku mengiakan ajakannya henri.

Dan anda tahu apa yang terjadi???

Begitu aku membuka pintu kamar nency yang tidak tertutup rapat, aku terkejut bukan main melihat pemandangan di depan ku yang tidak lajim dilakukan seorang anak gadis. Nency tanpa sehelai baju pun di tubuhnya siap melakukan aksinya mencoba melepaskan baju di tubuh jefry yang terbaring tak berdaya di tempat tidur, mungkin nency sengaja membuat jefry mabuk berat supaya dia bisa menjebaknya dengan cara kotor ini,

Tapi untunglah kami datang tepat waktu.

***

Nency……teriakku dari pintu saking shocknya melihat kejadian itu, keterlaluan kamu ini. Aku nggak menyangka kamu bisa melakukan hal memalukan seperti ini, dimana akal sehatmu? Sahabat yang selama ini aku percaya ternyata tega menghianatiku dari belakang.

Maafin aku putry, aku khilaf. Aku dibutakan dengan rasa cintaku, jujur aku sangat mencintai jefry pacar kamu tapi dia tidak pernah merespon aku, karna dia benar-benar cinta sama kamu jadi aku menjebaknya dengan cara seperti ini. pLease maafin aku putry pinta nency berlutut di depanku.

Semuanya sudah terjadi, aku terlajur kecewa sama kamu, jawabku ketus sambil membantu henri menggotong jefry keluar dari kamar nency menuju mobil.

***

Sayang gimana pestanya tadi malam? Asik nggak? Tanyaku keesokan harinya pura-pura tidak tahu apa yang sudah terjadi.

Bete tahu yang kalau nggak ada kamu.

Tapi tadi pagi kok aku sudah ada dikamar sih? Apa yang terjadi sama aku semalam? Tanya jefry kebingungan.

Lihat aja sayang foto-foto di BB aku, nanti juga kamu tahu apa yang terjadi.

Oh my God, parah nih nency teriak jefry begitu melihat foto itu. Kan aku sudah ngomong kemarin kalau nency itu bukan sahabat yang baik buat kamu. Nggak percaya sih….

Maaf ya sayang karna aku nggak percaya kemaren-kemaren itu sama kamu, lewat peristiwa ini  aku jadi tahu sekarang siapa yang benar-benar sahabat yang baik buat aku……

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s